10 JENIS PENYAKIT KELAMIN PRIA YANG SERING MUNCUL

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Penyakit kelamin adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh penyebaran kuman lewat hubungan seks atau jarum suntik yang telah terkontaminasi penyakit yang demikian. Jika sekiranya mendengar penyakit kelamin maka akan muncul hal-hal yang bervariasi dalam pikiran kita. Sudah bukan rahasia umum lagi jika seandainya sebagian besar penyakit kelamin benar-benar membahayakan dan sulit disembuhkan. Selengkapnya simak jenis-jenis penyakit kelamin berikut.

Jenis-jenis penyakit kelamin

Penyakit kelamin pria maupun perempuan cenderung ditularkan melalui hubungan seks bebas tanpa pengaman dan pola hidup yang tidak sehat seperti malas merawat diri. Berikut ini adalah berbagai jenis penyakit kelamin pria dan wanita yang paling umum diderita:

1. Gonorrhea

Jenis penyakit kelamin ini disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhea, umumnya dikenal dengan sebutan kencing bisul. Infeksi dimulai beberapa hari hingga beberapa minggu sesudah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit kelamin ini. Gejala khas pada penyakit ini adalah keluarnya cairan berwarna putih atau kuning kehijauan seperti bisul pada ujung penis dan vagina. Saat membuang air kecil bisa terasa sakit, tetapi gejala penyakit kelamin ini adakalanya sesekali tidak bisa dirasakan. Sedangkan meskipun gejala-gejala gonorrhea pada wanita umumnya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi jika tidak diobati penyakit kelamin ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan.

2. Chlamydia

Adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini umumnya mengenai wanita dan pria berusia muda yang aktif secara seksual. Gejala yang dapat dialami berupa nyeri atau rasa terbakar ketika sedang membuang air kecil, nyeri ketika berhubungan seksual, keluarnya cairan berwarna putih dari kelamin dan sulit hamil. Namun, seringkali penderita yang terkena tidak mengalami gejala yang spesifik sehingga pengobatan umumnya tidak dimulai sejak dini.

3. Herpes Genitalis

Penyakit kelamin ini disebabkan oleh Herpes Simplex Viruses (HSV), gejala herpes kelamin muncul antara 3 hingga 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin ini. Timbulnya lepuh berisi cairan yang berkelompok disertai dengan ruam kemerahan pada tempat kelamin. Penderita umumnya mengalami nyeri, perih, terasa terbakar, disertai dengan bengkaknya kelenjar getah bening pada selangkangan, dalam 5 hingga 10 hari gejala akan hilang. Herpes bertahan dalam tubuh dan dapat muncul lagi suatu setiap saat. Muncul acap kali tidak sadar bahwa dia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vagina wanita.

4. Infeksi jamur kelamin

Penyebab infeksi jamur yg sering kali menyerang kelamin adalah jamur spesies Candida albicans atau disebut juga Candidiasis, yang menyebabkan rasa gatal dan berwarna merah di bawah kulit kalamin pria yang tidak disunat. Pada wanita, akan keluar cairan putih kental seperti keju yang menyebabkan rasa gatal. Infeksi jamur ini dapat bisa disembuhkan dengan obat anti jamur topikal (oles) maupun oral (minum).

5. Sifilis

Penyakit ini disebabkan oleh kuman bakteri treponema pallidum. Penyakit kelamin sifilis muncul antara 3 minggu hingga 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin ini.
Penyakit sifilis memiliki 4 stadium :
Pada stadium primer (pertama). Gejala klinis berupa adanya lesi tukak seperti sariawan dengan perabaan keras yang tidak nyeri pada tempat kelamin. Lesi ini umumnya sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, tetapi hal yang demikian sebenarnya tidak hilang, namun penyakit akan berlanjut ke stadium kedua. Pada stadium kedua. Seandainya bercak kemerahan di seluruh tubuh, umumnya tidak disertai dengan rasa gatal dan adanya bercak kecokelatan pada kedua telapak tangan. Lesi ini juga akan sembuh sendiri tetapi seandainya tidak diobati, penyakit akan berlanjut, bertambah parah dan masuk ke dalam stadium yang lebih parah. Tahap laten sifilis adalah saat tidak ada pertanda atau gejala sifilis yang terlihat menonjol. Jika sekiranya tidak segera diobati, penderita sifilis dapat terus memiliki sifilis di tubuh selama bertahun-tahun tanpa pertanda atau gejala. Tahap Tersier. Namun penderita sifilis yang tidak diobati tidak dapat mengalami sifilis tersier. Namun, ketika terjadi, itu dapat memengaruhi banyak metode organ yang berbeda. Ini termasuk jantung dan pembuluh darah, dan otak & sistem syaraf. Sifilis tersier amat sungguh-sungguh serius dan akan terjadi 10-30 tahun setelah infeksi dimulai. Pada sifilis tersier, penyakit ini merusak organ internal dan dapat menyebabkan kematian.

6. Kutil kelamin

Kutil disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV), timbul berupa satu atau banyak kutil atau benjolan antara sebulan hingga setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit kelamin tersebut.
Pada umumnya tidak tampak menonjol pada wanita sebab terletak vagina, atau pada pria karena terlalu kecil.
Gejalanya berupa benjolan yang timbul seperti kembang kol atau jengger ayam pada penis atau dubur. Kutil kelamin ini Jenis diuji dengan lapisan cuka. Jenis penyakit kelamin ini dapat berdampak serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker serviks. Kondisi ini, kutil pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita seharusnya wajib melakukan pap smear setiap kali berganti pasangan intim.

7. Kutu kelamin

Kutu kelamin ini disebabkan Pedikulosis pubis. Ukuran kutu kelamin sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecokelatan, menetap pada rambut kemaluan genitalia. Umumnya ini dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin.

8. Tungau

Mirip dengan kutu kelamin, namun ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit. Penyakit kelamin ini disebabkan tungau sarcoptes scabies, yang menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.
Sementara itu, pakaian, seprei dan handuk seharusnya wajib dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut.

9. HIV/AIDS

Penyakit kelamin akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh.
Ini merupakan penyakit menular seksual yang paling membahayakan karena menyebabkan kerusakan pada imunitas tubuh, sehingga tubuh rentan terhadap seluruh jenis penyakit. Tetapi ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian setelah sepuluh tahun terinfeksi virus HIV.
HIV/AIDS ditularkan melalui hubungan intim dan penggunaan jarum suntik secara bersamaan.

10. Trichomoniasis

Trichomoniasis adalah penyakit menulas seksual (PMS) umum yang dapat memengaruhi pria maupun wanita. Tetapi, wanita lebih cenderung mengalami gejala. Infeksi ini disebabkan oleh parasit protozoa bersel tunggal, Trichomonas vaginalis. Bagi wanita, vagina merupakan daerah infeksi yang paling umum, sedangkan pada pria terjadi pada uretra. Penularan dapat terjadi baik melalui hubungan seksual atau kontak vulva-ke-vulva. Sementara wanita bisa terinfeksi dari pasangan seksual pria atau wanita, pria hampir selalu terinfeksi dari berhubungan seks dengan wanita.
Gejala-Gejala Trichomoniasis meliputi :
Bau tidak sedap
Keputihan berwarna kuning kehijauan Rasa sakit atau ketidaknyamanan selama hubungan seksual Nyeri saat buang air kecil. Seorang wanita dengan trikomoniasis lebih mungkin terkena HIV setelah terkena virus. Seorang wanita dengan trikomoniasis dan HIV juga lebih mungkin menularkan virus HIV ke pasangan seksual lainnya.
Itulah jenis-jenis penyakit kelamin yang penting untuk Anda ketahui. Teman mengalami gejala yang disebutkan di atas, langsung periksakan ke dokter ya, Sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami