Apa itu abses?

Apa Itu Abses? Gejala, Komplikasi dan Penyebab Abses

Diposting pada

Apa Itu Abses? dan apa saja penyebab abses?

Apa Itu Abses? Abses merupakan kumpulan nanah yang menyebabkan rasa nyeri hebat, biasanya penyebab abses adalah infeksi bakteri. Abses bisa berkembang dimana saja di tubuh. Abses teraba lembut,bengkak, seringkali berisi nanah dan disekeliling area kulit berwarna merah muda ke merah tua, terasa hangat dan menyakitkan bila disentuh. Pada umumnya abses timbul di ketiak (aksila), di sekitar anus dan vagina (Abses Bartholin), pangkal tulang belakang (abses Pilonidal), di sekitar gigi (abses gigi), dan di selangkangan. Peradangan yang terjadi di sekitar folikel rambut (tempat partumbuhan rambut) juga dapat menyebabkan pembentukan abses, yang disebut dengan bisul (furunkel).

Penyebab Abses

Sebagian besar abses disebabkan oleh infeksi bakteri, namun tempat timbulnya abses juga memiliki pengaruh terhadap penyebab abses itu terjadi. Misalnya, abses yang timbul di kulit mungkin bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau reaksi berlebihan dari kekebalan tubuh karena benda asing (exp: jarum). Bebeda dengan abses gigi yang bisa muncul karena adanya lubang pada gigi maupun kebersihan gigi. Hal ini muncul ketika seseorang sedang makan, kemudian makanan tersebut dipecah menjadi gula dan bercampur dengan kalsium dari air liur yang menyebabkan mulut menjadi lebih asam. Sehingga keasaman tersebutlah yang menyebabkan lemahnya gigi dan membentuk lubang pada gigi. Selain itu, abses juga bisa muncul setelah tindakan pembedahan (operasi). Besar kecilnya sayatan pada saat operasi mempengaruhi tingkat keparahan pada infeksi. Namun, terjadinya abses juga berkaitan dengan system kekebalan tubuh.

Penyebab abses
Telepon : 0813-8635-7761
Email : pandawaklinik@gmail.com

Macam-Macam Abses

Abses terbagi menjadi dua tipe yaitu abses kulit merupakan perkembangan abses yang terjadi di bawah kulit dan abses internal (dalam) yang berkembang di dalam tubuh, di organ atau di ruang antar organ. Sebagai contoh dari abses internal (dalam) adalah jika usus pecah akibat dari usus buntu, maka bakteri akan menyebar ke dalam perut dan menyebabkan terbentuknya abses.

Tanda dan Gejala Abses

Tanda dan gejala utama yang terjadi pada abses antara lain kemerahan, panas, bengkak, nyeri serta hilangnya fungsi, mungkin juga bisa terjadi kenaikan suhu tubuh (demam) hingga menggigil. Abses internal lebih sulit untuk diidentifikasi, tetapi tanda-tandanya akan muncul rasa sakit didaerah yang terkena, suhu badan tinggi (demam), dan umumnya pasien merasa tidak sehat. Abses internal jarang bisa sembuh sendiri, jadi perlu tindakan medis atau segera bawa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat jika muncul gejala tersebut.

Abses akan teraba hangat dan merah ketika disentuh. Namun perlu diketahui bahwa abses ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri dan mampu menyebarkan/ menularkan ke orang lain. Setelah menyentuh abses tersebut anda sebaiknya segera mencuci tangan agar tidak terjadi penularan di area lain.

Factor resiko terjadinya abses adalah pada orang-orang yang memiliki system kekebalan tubuh yang buruk/lemah, misalnya pada penderita HIV atau kemoterapi, pada penderita diabetes pun mungkin bisa menimbulkan abses. Pasien dengan riwayat peradangan lain bias juga menimbulkan abses, serta infeksi yang disebabkan oleh bakteri stafilokokus.

Komplikasi Abses

Komplikasi utama terjadinya abses adalah penyebaran abses ke jaringan yang berdekatan atau jauh dan kematian jaringan yang luas (gangren). Bakteri yang menyebabkan abses dapat pula menyebabkan sepsis (kondisis medis yang serius di mana terjadi peradangan di seluruh tubuh terjadi akibat dari infeksi) dan dapat menyebabkan kematian pada pasien.

Pencegahan Abses

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari timbulnya abses adalah mencuci tangan dengan teratur sebelum maupun sesudah tindakan/aktivitas, gunakan handuk secara terpisah, jangan memeras sendiri nanah dari abses karena dapat menyebarkan bakteri ke area kulit yang lain dan sebaiknya langsung buang benda untuk membersihkan nanah serta cuci tangan untuk menghindari penyebaran bakteri. Ketika melakukan pencukuran, berhati-hatilah agar tidak melukai kulit, dan segera kunjungi dokter atau unit gawat darurat  apabila teraba sesuatu yang tidak normal di bawah kulit.

Konsultasikan kepada kami jika anda mengalami gejala diatas. Klinik Pandawa salah satu klinik yang menangani masalah penyakit kulit dan kelamin siap membantu anda. Silahkan klik gambar dibawah ini untuk konsultasi dan anda akan langsung terhubung dengan kami melalui whatsapp.

Klinik Pandawa
Telepon : 0813-8635-7761
Email     : pandawaklinik@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *