Apakah Penyakit Fistula Ani Menular? Kenali Lebih dekat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Apakah Penyakit Fistula Ani Menular? Kenali Lebih dekat

Apakah Penyakit Fistula Ani Menular

Apakah Penyakit Fistula Ani Menular – Sahabat Pandawa, Pernahkah Anda merasa sakit atau nyeri saat buang air besar? Atau saat duduk terlalu lama? Jika iya, mungkin Anda mengalami fistula ani. Situasi ini dapat terjadi dampak tindakan operasi yang bertujuan buat mengeluarkan bengkak ataupun nanah pada peradangan anus. Nampak mengerikan, bukan? Lebih baik tahu apakah penyakit fistula ani menular? Apakah berbahaya?

Penyakit abses perianal ini yakni jenis penyakit bengkak anus yang sangat sering terjadi. Umumnya pada situasi penyakit bengkak perianal ini, akan nampak tonjolan yang bentuknya mendekati bisul di dekat anus yang bercorak merah serta terasa hangat. Sebaliknya bengkak anus yang mempunyai posisi lebih ke dalam bisa tidak nampak, tetapi lebih tidak sering ditemui terjadi pada seseorang. Bila Anda mengalami ini harus segera cek ke dokter untuk memperoleh tanganan kedokteran lebih lanjut.

Nah, dalam kasus seperti itu, peradangan pada saluran fistula bisa menyebar ke semua tubuh serta menimbulkan peradangan sistemik. Sehingga, antibiotik sering dibutuhkan untuk menyembuhkan peradangan yang terkait dengan operasi fistula. Kali ini kita akan membawa Sahabat pandawa mengenal penyal fistula ani, apakah fistula ani menular atau tidak? Apakah berbahaya untuk kesehatan atau tidak? Yuk kenali, postingan di bawah ini.

Apakah Penyakit Fistula Ani Menular? 

Fistula ani merupakan timbulnya saluran kecil antara ujung usus serta kulit di dekat anus. hal ini bisa dipicu oleh bermacam jenis, seperti tuberkulosis, Crohn, kanker, penularan seksual, ataupun pernah hadapi pembedahan pada zona anus. Nyeri pada anus serta ada lendir ataupun darah dikala buang air besar, merupakan sebagian pertanda fistula ani. Namun banyak yang bertanya apakah penyakit fistula ani menular? Penyakit ini tidak bisa menular tetapi bila didiamkan akan menimbulkan peradangan yang amat serius.

 

Apakah Berbahaya?

Bengkak pada anus memang berbahaya jika tidak segera ditangani. Maka dari itu, harus segera ditangani dengan cepat. Penyakit abses perianal ini tidak dapat menular ke pasangan Anda, tetapi jika di biarkan akan berbahaya buat kesehatan Anda, sebagian besar penyakit ini akan merasakan nyeri dan rasa sakit pada bagian kemaluan Anda.

Sebagian besar fistula ialah hasil dari infeksi pada kelenjar anus yang menyebabkan gumpalan nanah (abses) kecil. Abses ini kemudian membengkak dan membuat abses sulit keluar dari kelenjar anus. Akhirnya timbul peradangan yang membengkak hingga perineum (area kulit sekitaran anus), anus, ataupun seluruhnya, serta kemudian jadi fistula.

Rongga rektum yang terisi oleh bisul ialah bagian terakhir dari usus besar tempat tersimpannya tinja sebelum dikeluarkan lewat anus. Peradangan yang terjalin pada rectum serta kelenjar cairan pekat anus akan membuat lubang- lubang kecil yang menyebabkan bisul pada penyakit bengkak perianal.Penyakit abses perianal bisa terjalin pada pria ataupun perempuan.

 

Gejala 

  • Nyeri serta bengkak di dekat anus.
  • Terbentuknya lubang di kulit dan timbul cairan ataupun feses dari lubang itu.
  • Demam dan terasa letih.
  • Adanya perdarahan dari anus.
  • Terdapat nanah di dekat anus.
  • Tercium terdapatnya bau tajam ataupun tidak nikmat di dekat kulit anus.
  • Kulit kemerahan serta terasa perih dampak iritasi.
  • Nyeri pada anus terus menjadi parah dikala duduk ataupun batu berdahak.

Faktor atau Risiko

Fistula ani terjadi dampak bengkak anus yang tidak membaik sempurna, alhasil menyisakan saluran ataupun lubang kecil pada kulit di dekat anus. Pemicu ini yang sangat banyak terjadi pada permasalahan fistula ani. Sekitar 50 persen penderita bengkak anus beresiko hadapi fistula ani. Pemicu fistula ani yang lain merupakan komplikasi yang terjalin sesudah pembedahan di dekat anus serta sesudah radioterapi untuk kanker usus besar.

Bisakah Meimbulkan Komplikasi?

Apakah penyakit fistula ani menular? Komplikasi pada fistula ani umumnya terjalin pada periode sesudah operasi. Komplikasi ini dapat berbentuk retensi air kemih, perdarahan hebat ataupun keluarnya cairan dari lokasi fistulotomi, pembentukan bekuan darah di dalam ambeien, serta impaksi feses.

Tidak cuma itu saja, komplikasi lain umumnya bisa timbul setelah metode pembedahan, semacam stenosis anus, inkontinensia usus, atau pengobatan luka yang tertunda( tidak membaik sepanjang lebih dari 12 minggu).

Pada dasarnya seluruh pembedahan bawa resiko infeksi ketika sayatan dibuat ke dalam kulit, tercantum prosedur fistulektomi( prosedur operasi pada saluran fistula). Dalam sebagian teknik operasi fistula, metode ini bisa jadi harus diselesaikan dalam sebagian tahap.

Pengobatan di Klinik Pandawa

Walaupun tidak bisa terjangkit, apakah penyakit fistula ani menular bila tidak ditangani sejak dini saat sebelum berlarut lama serta akut. Apabila Sahabat Pandawa hadapi pertanda yang terdapat diatas, segeralah konsultasikan pada Kami.

Ditangani oleh Dokter Ahli yang professional di Klinik Pandawa, pula alat- alat kesehatan yang modern, serta fasilitas yang memadai menghasilkan Klinik Pandawa pilihan tepat untuk Sahabat Pandawa yang ingin berobat.

Apabila Anda membutuhkan informasi serta pengobatan lebih lanjut silakan konsultasikan dengan dokter kami secara Online Gratis ataupun lewat nomor 0821- 1141- 0672/ 021- 62313337 SMS/ WA/ Telepon. Seluruh rahasia medis aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman