AWET MUDA DENGAN TERAPI HORMON

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

terapi hormon

 

Sudah rajin berolahraga dan diet secara benar, tapi tubuh masih cepat lelah, gampang sakit, banyak penumpukan lemak dan kerutan di wajah ? Hati-hati, bisa jadi kadar growth hormone (HGH) Anda menurun. Terapi hormon dapat menjadi solusinya, yuk simak pembahasan berikut untuk lebih tahu tentang terapi hormon.

 

APA ITU TERAPI HORMON ?

Replacement Therapy atau lebih dikenal dengan terapi hormon merupakan treatment untuk mengembalikan hormon tubuh. Semakin bertambah usia, hormon dalam tubuh pun menurun dan menyebabkan pengeriputan pada kulit tubuh, penurunan daya ingat, otot tubuh melemah, dan tubuh terasa lebih mudah lelah.

Selain untuk urusan kecantikan, terapi hormon juga diperuntukkan bagi para pasien kanker, pengeroposan tulang, nyeri tulang dan persendian, hingga penurunan fungsi seksual, dan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, kegemukan, dan jantung.

 

APA SAJA MANFAAT TERAPI HORMON

  • Mengembalikan hormon tubuh
  • Meningkatkan metabolisme
  • Mengurangi lengan yang kendur
  • Mengencangkan dan menaikkan payudara
  • Menaikkan seri wajah & kulit
  • Menghilangkan Bintik-bintik penuaan dan Flek
  • Mengencangkan perut dan membentuk pinggang
  • Menghilangkan simpton menopause/terapi hormon menopause
  • Mengurangi keriput
  • Mengurangi stress dan sakit kepala
  • Mengontrol hormon thyroxin

 

APA SAJA JENIS TERAPI HORMON PENTING YANG ADA DALAM TUBUH MANUSIA ?

  1. Hormon Estrogen

Estrogen merupakan hormon yang bertanggung jawab terhadap proses pembentukan tulang karena sifatnya yang merangsang pembentukan tulang atau osteoblastik. Sehingga, wanita yang mengalami masa menopause akan mengalami penurunan kadar estrogen dan menurun pula daya perlindungan terhadap tulangnya dan berisiko terhadap osteoporosis.

Penelitian menemukan bahwa dengan terapi hormon estrogen atau yang dikenal dengan SERM (Selective Estrogen Receptor Modulator) dapat meningkatlkan kadar kalsium dalam tulang. Terapi hormon estrogen diperlukan oleh wanita agar terhindar dari osteoporosis, sehingga Anda dapat menikmati masa tua yang sehat dan bahagia.

Anda juga dapat meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh secara alami yaitu dengan mengonsumsi sayuran seperti kedelai, brokoli, kemangi dan buah alpukat.

2. Hormon Testosteron

Fungsi biologis hormon testosteron pada pria juga sama dengan fungsi hormon estrogen terhadap tulang. Tetapi penurunan estrogen lebih drastis dibandingkan dengan penurunan testosteron pada pria.

Proses penurunan testosteron alami pada pria berjalan dengan lambat, yaitu dimulai usia 35 tahun dengan penurunan sebanyak 1 persen setiap tahunnya. Sehingga pria usia 70 tahun pun masih mempunyai kadar testosteron hingga 25-30 persen yang membuat risiko osteoporosis pada pria lebih sedikit dibanding wanita.

Pada kondisi tertentu, pria dapat mengalami penurunan testosteron yang lebih cepat misalnya pada kondisi hipogonadisme primer maupun sekunder. Pencegahan dapat dilakukan dengan terapi hormon testosteron pada pria yang diketahui mempunyai faktor resiko terhadap osteoporosis karena kondisi hipogonadismenya.

3. DHEA (dehidroepiandrosterone)
DHEA adalah jenis hormon androgen yang diproduksi terutama oleh kelenjar korteks adrenal baik pada pria maupun wanita. Penurunan DHEA dapat memicu masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kolesterol tinggi, depressi, inflammasi, gangguan sistem imun, schizophrenia, Alzheimer, diabetes, HIV, dan osteoporosis.

Seperti pada testosteron dan estrogen, penurunan DHEA juga terjadi setelah melewati usia 35 tahun. Penurunan DHEA pada wanita lebih besar dibanding penurunan DHEA pada pria di usia yang sama.  Kadar hormon DHEA pada penderita osteoporosis lebih rendah dibanding pada orang non osteoporosis. Terapi pemberian DHEA terbukti dapat mengatasi osteoporosis melalui proses perubahan menjadi estrogen maupun testosteron yang akan meningkatkan densitas tulang. Selain itu, terapi hormon DHEA juga dapat mencegah terjadinya proses inflamasi yang dapat mengakibatkan resorpsi tulang. 

4. Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone)
Hormon pertumbuhan diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior. Hormon pertumbuhan terlibat dalam pengaturan metabolisme tubuh, mempengaruhi seksualitas dan juga osteoporosis.

Ketika dewasa, jumlah hormon pertumbuhan akan mengalami penurunan yang dikenal dengan defisiensi GH (Growth Hormone). Penderita defisiensi GH akan mengalami penurunan proses mineralisasi tulang dan membuat tulang mudah patah.

Terapi pemberian GH pada kasus defisiensi GH terbukti dapat mencegah terjadinya osteoporosis. GH dapat ditingkatkan secara alami dengan tidur yang baik dan berkualitas.

 

APA SAJA MASALAH AKIBAT HORMON YANG TIDAK SEIMBANG ?

  • Penuaan Dini
  • Pecah-pecah pada kulit
  • Kulit kusam
  • Flek Hitam
  • Lingkar hitam dibawah mata
  • Berat badan naik
  • Mudah stress
  • Sakit sendi
  • Tiroid
  • Fibroid
  • Sinusitis

 

BAGAIMANA PROSEDUR TERAPI HORMON DI KLINIK PANDAWA

Di Klinik Pandawa sebelum melakukan terapi hormon dilakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui reaksi tubuh pasien terhadap obat yang akan dimasukan ke dalam tubuh pasien. Setelah itu, dokter akan menyuntikkan hormon melalui injeksin intramuscular.

Klinik Pandawa merupakan salah satu klinik spesialis estetika dan skin care terbaik yang ada di Jakarta. Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dalam bidan estetika dan skin care, obat-obatan dan peralatan medis yang lengkap dan modern antara lain laser, dermalinfusion (silkpeel), celluma, venus versa, RF, IPL, injeksi serum, antiaging, mesoterapi, terapi hormone dan terapi detoksifikasi.

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut bisa berkonsultasi online gratis kepada dokter kami dengan cara klik tombol, pada web SMS/WA/HP maka kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paste your AdWords Remarketing code here
klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami