AZOOSPERMIA, GANGGUAN SPERMA SEBABKAN SULIT DAPATKAN KETURUNAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Gangguan Sperma, Azoospermia
Azoospermia yaitu situasi di mana tidak adanya sperma dalam air mani ketika pria ejakulasi.

 

Dalam situasi normal, ketika ejakulasi pria akan mengeluarkan air mani yang mengandung jutaan sperma. Namun di situasi tertentu, jumlah air mani dalam sperma dapat berkurang atau malah tidak ada sama sekali. Gangguan sperma ini dikenal dengan istilah azoospermia. Nah, para pria patut tahu seputar situasi ini.

 

Apa itu Gangguan Sperma Azoospermia?

Gangguan sperma, salah satunya yaitu Azoospermia yaitu situasi di mana tidak adanya sperma dalam air mani ketika pria ejakulasi. Hal ini terjadi pada 5 persen dari pria infertil dan menjadi penyebab sulitnya pasangan suami istri mendapatkan keturunan.

Azoospermia juga dapat dikatakan situasi sperma kosong dan tidak mempunyai sel spermatozoa. Unsur penyebab dari adanya gangguan ini yaitu adanya sumbatan pada saluran spermatozoa (azoospermia obstruksi), atau testis yang mengalami kegagalan ketika memproduksi spermatozoa (azoospermia non obstruksi).

Sebelum mengenal penyebab azoospermia, kenali dulu bagaimana sperma diproduksi oleh tubuh.

 

Proses Pembentukan Sperma

Secara lazim, sistem reproduksi pria terdiri dari testis, prostat, penis, skrotum (buah zakar), epididimis, vas deferens, dan uretra (saluran kencing).

Sebelum menjadi sel sperma yang siap membuahi sel telor, sperma membutuhkan banyak tahapan dan waktu yang lama. Sperma sendiri diproduksi di komponen tubulus seminiferus di dalam testis pria. Cara pembentukan sel sperma di dalam testis dinamakan spermatogenesis. Sel sperma yang sudah matang kemudian akan dikeluarkan dari epipidimis lewat selang pengangkut vas deferens menuju saluran uretra.

Dalam perjalanannya, sperma yang matang ini akan melewati beberapa organ penting, seperti veskulas seminalis dan prostat. Kedua organ hal yang demikian masing-masing akan mengeluarkan cairan khusus untuk mengencerkan sperma dan menjadikan cairan lengket putih susu yang kita kenal sebagai air mani.

Nah, untuk mengeluarkan air mani tersebut atau mencapai ejakulasi, pria membutuhkan sebuah rangsangan sesuatu yang membangkitkan gairah seksualnya.

 

Gejala Gangguan Sperma, Azoospermia

Dilansir Mayo Clinic, gejala utama gangguan sperma azoospermia adalah ketidakmampuan untuk menghamili pasangan. Mungkin tidak ada tanda-tanda jelas lainnya. Namun dalam beberapa kasus, masalah mendasar seperti riwayat ketidakseimbangan hormon dalam keluarga, vena testis membesar, atau kondisi yang menghalangi lewatnya sperma dapat menyebabkan gejala.

Rendahnya jumlah sperma dalam air mani juga bisa menimbulkan gejala sebagai berikut:

1. Masalah dengan fungsi seksual, misalnya dorongan seks rendah atau kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi)
2. Nyeri, bengkak atau benjolan di daerah testis
3. Penurunan jumlah rambut wajah atau tubuh
4. Air kencing keruh setelah berhubungan seksual
5. Bentuk penis lebih kecil dari ukuran normal
6. Sakit saat buang air kecil
7. Terlambat pubertas

Gangguan Sperma, Azoospermia bisa dialami oleh semua pria. Apabila Anda mengalami beberapa gejala di atas dan kebetulan sudah bertahun-tahun menikah tetapi sulit punya anak, Anda patut mencurigai kondisi medis ini. Namun, agar diagnosisnya lebih pasti, konsultasikan hal ini dengan tenaga medis, begitu juga pasangan. Bila benar Anda mengalami azoospermia, hadapilah bersama. Diskusikan dengan dokter mengenai penanganan dan terapi yang tepat.

 

Jenis Gangguan Sperma Azoospermia

Menurut penyebabnya, gangguan air mani ini dapat dibagi menjadi tiga macam, yakni:

  1. Azoospermia pretesticuler

Keadaan ini terjadi ketika sesorang pria mengalami gangguan hormon seks yang memengaruhi produksi air mani di testis. Ada sebagian hal yang dapat menyebab situasi ini. Beberapa di antaranya seperti:

  • Kallman sindrom. Kallman sindrom yakni kelainan genetika bawaan pada kromosom X. Keadaan ini ditandai dengan rendahnya kadar hormon gonadotropin (GnRH) dan menurunnya fungsi indera penciuman. GnRH sendiri bertugas untuk menstimulus kelejar hipofisis untuk mengeluarkan hormon yang menstimulus pembuatan air mani.
  • Gangguan hipotalamus atau kelenjar pituitari di otak. Keadaan ini disebabkan pengaruh paparan radiasi atau obat-obatan tertentu, khususnya yang diaplikasikan dalam pengobatan kemoterapi. Tidak cuma itu, pengaruh alkohol, rokok, dan narkotika juga dapat memicu terjadinya gangguan hipotalamus di otak.
  1. Azoospermia testiculer

Keadaan ini disebabkan sebab seorang pria mengalami kerusakan pada struktur atau fungsi testinya. Ada sebagian hal yang dapat menyebabkan situasi ini. Beberapa di antaranya seperti:

  • Infeksi di saluran reproduksi. Seorang pria yang mempunyai riwayat penyakit epididimitis dan uretritis lebih mungkin untuk mengalami situasi ini.
  • Orchitis. Orchitis yakni peradangan yang terjadi pada salah satu satu atau kedua testis dalam skrotum. Penyakit ini dapat membikin testis atau buah zakar membengkak sebab testis terinfeksi virus gondok.
  • Cedera. Mengalami cedera di komponen selangkangan atau malah alat alat vital sebab kecelakaan atau benturan keras dapat juga menyebabkan situasi ini.
  1. Post-testicular azoospermia

Keadaan ini terjadi ketika air mani yang diciptakan di testis justru tak dapat dikeluarkan dari penis. Dalam banyak kasus, penyebab inilah yang paling tak jarang dialami pria dengan azoospermia. Ada sebagian hal yang dapat menyebabkan situasi. Beberapa di antaranya seperti:

  • Vasektomi. Vasektomi yakni cara kerja operasi pemotongan vas deferens (saluran berbentuk tabung kecil di dalam skrotum yang membawa air mani dari testikel menuju penis).
  • Ejakulasi retrograde. Saat pria menempuh orgasme, penis umumnya akan berejakulasi dengan menembakkan air mani keluar dari lubang penis. Melainkan, air mani pria dengan situasi ini justru tak keluar lewat lubang penis, melainkan berbalik ke atas sampai masuk dalam kandung kemih.
  • Azoospermia obstruktif. Keadaan ini terjadi ketika tabung yang membawa air mani dari testis ke penis mengalami penyumbatan.

 

Penanganan Ganguan Sperma Azoospermia di Klinik Pandawa

Klinik Pandawa mempunyai dokter ahli dan berpengalaman dalam melakukan pengobatan infertilitas Azoospermia. Klinik Pandawa mempunyai fasilitas yang amat memadai serta alat-alat medis yang modern dan lengkap dalam penanganan Infertilitas Azoospermia dengan berjenis-jenis penyebabnya. Klinik Pandawa sudah cukup lama melayani pasien-pasien dengan keadaan sulit infertilitas oligospermia dan penyakit andrologi lainnya.

Rata-rata semua pasien merasakan puas dengan pelayanan dan pengobatan yang dikerjakan oleh dokter Klinik Pandawa, Hampir semua pasien tak ada yang bermasalah sesudah pengobatan, dan operasi. hasil operasi dan pengobatan menjadi lebih maksimal dan efektif.

Jikalau memerlukan kabar dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online tidak dipungut bayaran ke konsultan dokter kami lewat bit.ly/2VdMqLL atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Seluruh rahasia medis terjamin.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami