Cara Menghilangkan Keloid Mengganggu Agar Sedap Dipandang

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

cara menghilangkan keloidCara menghilangkan keloid perlu diketahui oleh kita yang menginginkan penampilan terbaik setiap saat. Anda pernah punya daging ‘melendung’ yang berwarna berbeda dibandingkan warna kulit aslinya. Ya, itulah Keloid, jaringan parut berlebih yang muncul akibat bekas luka yang baru pulih. Otomatis, Keloid terlihat menonjol dan tak nyaman bila diraba. Lantas bagaimana cara menghilangkan Keloid yang efektif?

Sebelum memilih cara menghilangkan Keloid yang efektif dengan bantuan dokter, ada baiknya Anda pahami dahulu kemunculan Keloid. Termasuk, adanya faktor keturunan yang menjadi pemicunya. Simak pembahasan lengkapnya sebagai berikut.

 

Definisi Keloid

Keloid merupakan bekas luka yang tumbuh secara tidak normal. Keloid umumnya tumbuh di luar batas kulit yang mengalami luka atau cedera, sehingga terlihat melebar dan mirip dengan tonjolan pada kulit.

Keloid biasanya muncul akibat dari bekas luka yang berwarna merah, pink, atau ungu. Berbentuk oval atau lingkaran, bekas luka tersebut secara perlahan mulai menonjol dengan warna yang sedikit berbeda.

Perlahan, ukuran Keloid akan membesar dan menyebar sehingga bisa mengganggu penampilan. Kemunculan Keloid ini bisa memakan waktu 3 hingga 12 bulan. Atau bahkan lebih lama jika berada di bagian bekas luka.

Bekas luka pada kulit yang diakibatkan oleh cedera maupun setelah operasi merupakan bagian dari proses normal penyembuhan luka. Bekas luka ini akan memudar dan akhirnya menghilang seiring berjalannya waktu.

Pada keloid, bekas luka ini terkadang juga menyebabkan munculnya keluhan gatal atau nyeri dan mengganggu penampilan, bahkan terkadang dapat memengaruhi kondisi mental maupun emosi. Pada akhirnya, hal-hal tersebut dapat menurunkan kualitas hidup bagi penderita keloid.

 

Penyebab Keloid

Seperti telah disinggung sebelumnya, Keloid lazimnya muncul disebabkan oleh berbagai luka. Sebab, pada bekas luka tersebut akan ada jaringan parut atau fibrosa yang terbentuk di atas kulit.

Sebenarnya, jaringan ini lumrah muncul, karena bertugas melakukan perlindungan dan memperbaikinya. Sayangnya, terkadang jaringan tersebut ada yang terus muncul hingga menebal dan bisa melebihi ukuran dari luka itu sendiri. dan, itu ang kadang membuat risih dan ingin menghilangkannya.

Adapun jenis luka pada kulit yang bisa menyebabkan Keloid;

  • Bekas jerawat
  • Luka bakar
  • Luka bekas cacar
  • Tindik telinga
  • Luka goresan
  • Luka bedah (operasi)
  • Suntikan vaksinasi
  • Bekas jerawat
  • Luka bakar
  • Luka bekas cacar
  • Tindik telinga
  • Luka goresan
  • Luka bedah (operasi)
  • Suntikan vaksinasi

Sekadar info, dari National Center for Biotechnology Information, Keloid biasanya dialami oleh manusia dengan rentang usia 10 sampai 20 tahun. Faktor internal, Keloid merupakan turunan genetik dari orang tua ke anak.

Jadi, bila sang ayah memiliki kulit yang mudah membentuk Keloid, maka besar kemungkinan anak-anak akan rentan muncul Keloid di bekas lukanya.

 

Ciri Keloid

Ciri Keloid yang biasa ditemui adalah daging tumbuh yang menyembul, berwarna pucat dengan tekstur padat dan kenyal. Bekas luka dengan Keloid pun berbeda ketika disentuh. Akan terasa tidak rata dengan gundukan yang akan semakin menebal seiring berjalannya waktu. Yang semakin membuat tidak nyaman adalah warna gelapnya akan semakin terlihat jelas bila terkena paparan sinar matahari langsung ke bagian tersebut.

Gejala lain yang bisa dirasakan, ketika Keloid tumbuh Anda akan merasa gatal, sakit, dan nyeri pada bagian bekas luka tersebut. Tapi tak perlu khawatir, gejala ini akan hilang saat keloid sudah berhenti tumbuh. Bila sudah sedemikian gatal, sebaiknya lakukan pengompresan dengan air hangat, sampai gatalnya mulai berkurang dan berhenti.

Meski bisa tumbuh di bagian tubuh manapun, Keloid biasanya ditemui di bekas luka pada bagian dada, bahu, dan kepala. Untuk Keloid sendiri biasanya dialami oleh mereka yang memiliki kulit lebih gelap. Akan tetapi, mereka yang berkulit terang berarti bebas dari pembentukan Keloid.

 

Cara Menghilangkan Keloid Di Klinik Pandawa

Meski daging Keloid bersifat jinak, bukan berarti tak mengganggu. Sebab, dari segi estetika Keloid amat tidak sedap dipandang. Imbasnya, cara menghilangkan Keloid pun harus dilalui. Baik dengan operasi, suntikan, krim, pembalut anti Keloid ataupun sinar laser. Cuma itu? Tentu tidak! Anda juga bisa melakukan perawatan dengan Nano fractional dan Collagen stimulator untuk menghilangkannya.

Silakan Anda pilih mana yang sesuai dengan kocek yang dipunya. Tentukan cara menghilangkan Keloid yang sesuai. Jika sudah, datangi dokter yang sudah berpengalaman menangani Keloid untuk hasil yang optimal. Tujuannya, agar hasil akhir tak mengecewakan dan kulit bisa kembali sedia kala.

Klinik Pandawa merupakan salah satu klinik spesialis Kulit (Dermatology) dan Kelamin (Venereology ) terbaik di Jakarta. Klinik Pandawa Jakarta memiliki banyak pasien dengan masalah kulit seperti Keloid dengan berbagai penyebab dan komplikasi. Ada banyak pasien yang telah disembuhkan dan merasa puas dengan pelayanan kami.

Apabila membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut, silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami di link bit.ly/2VdMqLL atau hubungi  melalui whatsapp / SMS / telp 0821-1141-0672. Kami dengan senang hati melayani. Segala rahasia medis akan terjamin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *