CARA MENGHILANGKAN MILIA, “JERAWAT BAYI” YANG MENGGANGGU

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

 

Cara menghilangkan Milia
Milia berbentuk seperti jerawat, yakni berupa benjolan kecil berukuran 1-2 mm dan berwarna putih

 

 

Bila di wajah Kamu terdapat benjolan kecil-kecil di area wajah, mungkin Kamu terkena penyakit kulit Milia atau jerawat bayi. Tapi Kamu tak perlu khawatir, karena cara menghilangkan Milia tidaklah terlampau sulit.

Apa itu Milia? Milia adalah penyakit kulit yang kerap disebut “jerawat bayi”. Biasanya,  Milia muncul pada bayi yang baru lahir. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah kista milium. Milia biasanya sering menyebabkan ketidaknyamanan. Walhasil Kamu dianjurkan untuk menjalani pengobatan.

 

Gejala Milia

Milia berbentuk seperti jerawat, yakni berupa benjolan kecil berukuran 1-2 mm dan berwarna putih menyerupai warna mutiara atau putih kekuningan. Milia biasanya muncul secara berkelompok di daerah hidung, mata, dahi, kelopak mata, pipi, dan dada. Bila cuma terdapat satu benjolan, maka istilah yang diaplikasikan ialah milium.

Milia seringkali tak menimbulkan gejala tertentu, kecuali munculnya benjolan-benjolan kecil pada kulit. Khusus milia eruptif (eruptive milia), benjolan yang muncul akan berkembang cepat dalam beberapa pekan.

 

Penyebab Milia

Sebuah milium dapat terbentuk dari protein bernama keratin yang terperangkap di dalam kelenjar pilosebasea pada kulit. Penyebab lain munculnya milia yakni terjadi gangguan pada kelenjar pilosebasea, contohnya dampak luka bakar. Milia bisa digolongkan ke dalam beberapa jenis, diantaranya :

  • Neonatal milia, ialah istilah untuk milia pada bayi baru lahir dan biasanya muncul di zona hidung, pipi, kulit kepala, hingga Situasi ini tergolong awam dan dianggap normal.
  • Primary milia, ialah milia yang muncul pada usia anak-anak dan dewasa. Umumnya muncul di zona dahi, kelopak mata, dan di sekitar alat kelamin. Situasi ini dapat menghilang dalam kurun waktu beberapa pekan hingga beberapa bulan.
  • Secondary milia, ialah milia yang muncul dampak kerusakan pada lapisan kulit, contohnya karena luka bakar. Selain itu, pemakaian krim kulit yang mengandung kortikosteroid juga dapat menjadi pemicu munculnya milia.
  • Milia en plaque, ialah milia yang muncul pada plak di kulit, ialah bercak kulit yang melebihi 1 cm dan kelihatan dampak peradangan. Milia en plaque ialah kasus langka dan biasanya muncul di kelopak mata, belakang telinga, pipi, atau rahang. Milia en plaque biasanya menyerang perempuan usia paruh baya.
  • Multiple eruptive milia, ialah milia yang juga tergolong langka dan biasanya muncul di zona wajah, lengan atas, serta tubuh bagian atas lainnya termasuk Milia jenis ini muncul dalam format bergerombol dalam kurun waktu beberapa pekan atau bulan.

 

Diagnosis Milia

Milia tak menampilkan gejala khusus kecuali penampakan fisik berupa benjolan berwarna putih seperti warna mutiara atau putih kekuningan yang menyerupai jerawat. Tapi pada beberapa penderita, milia juga dapat disertai rasa gatal.

Pemeriksaan lanjutan biasanya tak dibutuhkan, tetapi bila pasien dicurigai mengalami milia en plaque atau diagnosis masih belum diketahui pasti, direkomendasikan untuk melaksanakan biopsi kulit, ialah mengambil sampel kulit yang mengalami kelainan untuk diperiksa di bawah mikroskop.

 

 

Pengobatan Milia

Cara menghilangkan Milia dapat dihilangkan dengan menggunakan jarum untuk mengeluarkan isi yang ada di bagian bawah kulit. Tapi tak direkomendasikan untuk melaksanakannya sendiri karena dapat menyebabkan luka, kerusakan pada kulit, atau infeksi.

Untuk menangani milia yang terinfeksi, menyebar luas atau menetap, dapat dikerjakan terapi laser oleh dokter ahli kulit Kami. Selain laser, dapat juga dikerjakan pengikisan lapisan kulit teratas (dermabrasi), peeling, atau krioterapi, ialah menggunakan nitrogen cair yang berfungsi untuk membekukan dan menghancurkan milia.

Sedangkan untuk mengobati kasus milia seperti milia en plaque, dapat diaplikasikan isotretinoin yang dioleskan pada kulit atau minum obat antibiotik.

Milia pada anak-anak dan orang dewasa memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh dibandingkan pada bayi. Dianjurkan untuk menemui dokter jikalau milia tak kunjung hilang atau telah mengganggu.

 

Cara Menghilangkan Milia di Klinik Estetika Pandawa ?

Bagaimana cara menghilangkan milia? Klinik estetika pandawa adalah salah satu klinik estetika dan skin care terbaik yang ada di Jakarta. Klinik estetika pandawa melayani berbagai macam masalah penyakit kulit dan lainnya salah satunya adalah masalah Jerawat bayi atau Milia. Kehadiran Milia  membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri.

Namun klinik estetika pandawa bisa mengatasi masalah Milia atau Jerawat Bayi secara cepat dan efektif dengan berbagai perawatan seperti terapi nano fraksional venus versa, dan perawatan laser 

Silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kami untuk menentukan perawatan apa yang lebih cocok untuk masalah kulit Anda.

Semua pasien dengan berbagai keluhan dan kelainan kulit seperti acne, acne scar, hiperpigmentasi, freckles, stretch mark dan lain-lain akan dilayani oleh para dokter ahli kecantikan, dokter ahli estetika dan dokter ahli kulit kelamin. 

Kami memiliki banyak pasien dengan kasus jerawat, stretch mark, penuaan dini seperti keriput, kulit kendur, pigmentasi dan lain-lain. Kebanyakan pasien puas dan sembuh dengan pelayanan medis dan perawatan yang Kami berikan.

Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami di bit.ly/2VdMqLL atau Whatsapp/SMS/ Telp hubungi di 0821-1141-0672. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *