Ini Dia Cara Terbaik Merawat Penis, Pria Wajib Tau

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Cara Merawat Penis yang Perlu Kamu Ketahui Agar Bebas dari Penyakit

cara merawat penis agar makin tokcer

Setelah membahas bagaimana cara menjaga kesehatan vagina kemarin, kini waktunya membahas bagaimana cara merawat penis. Sahabat Pandawa pasti tahu menjaga kesehatan organ intim pria maupun wanita sama baik pentingnya. Begitu juga dalam merawat penis. Tidak hanya untuk kesehatan organ reproduksi, melainkan untuk kepuasan pasangan juga.

Namun sebelum lebih jauh membahas cara merawat penis, kita cari tau dahulu bagaimana karakterisik kesehatan organ intim fisik penis yang sehat. Berikut penjelasannya dibawah ini.

 

Karakter Penis Sehat

Kesehatan organ intim penis tidak hanya dapat dinilai pada seberapa baiknya performa seorang pria di tempat tidur, tetapi dari seberapa baik fungsinya sehari-hari. Seperti berikut ini;

1. Warna. Biasanya, kesehatan organ intim penis mempunyai corak yang serupa dengan corak kulit badan seseorang. Tetapi, seseorang laki- laki bisa mempunyai penis yang bercorak 1- 2 tingkatan lebih hitam, lebih cokelat, ataupun kemerahan— apalagi lebih terang dari bagian badan yang lain.
Beberapa pria memiliki bintik-bintik hitam pada penis mereka. Bagi sebagian pria, hal ini merupakan bagian normal dari kulit mereka.

2. Tekstur. Kebanyakan penis tidak mulus. Normal bagi pembuluh darah pada penis dapat terlihat dan bahkan sedikit timbul di permukaan, terutama bila terangsang. Banyak beberapa dari penis yang sehat juga mempunyai folikel rambut pada batangnya, yang terasa semacam tonjolan kecil. Selama ukuran benjolan tidak mengkhawatirkan dan memerah, atau teriritasi.

3. Ukuran. Ukuran pada mister P bervariasi, begitu pula dengan ukuran buah zakar. Di Indonesia, rata-rata panjang ukuran mister P pria dewasa saat ereksi 12-19 centimeter. Saat ‘tidur’, panjang mister P pada biasanya berkisar 5-10 centimeter.
Saat ereksi, beberapa pria dapat memiliki tambahan centimeter, sementara yang lainnya hanya mendapat tambahan panjang 1-2 cm. Berbeda apabila saat kedinginan atau berenang (bahkan grogi), maka penis akan mengerut ke dalam tubuh.

Sementara pada testis atau buah zakar, kebanyakan pria memiliki ukuran seragam, meski ada beberapa memiliki ukuran yang berbeda di keduanya. Satu testis yang menggantung lebih rendah juga umum ditemui dan bukan merupakan kondisi medis serius.

4. Ejakulasi. Kesehatan organ intim ketika seorang pria mendapat rangsangan, ia akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Banyaknya air mani sekali saat ejakulasi biasanya kurang dari satu sendok teh, tetapi hal ini bervariasi antar pria.
Jika ejakulasi terasa sakit atau Anda tidak bisa ejakulasi, hubungi dokter. Cairan ejakulasi yang mengandung darah juga harus diperiksa.

 

 

Begini Cara Merawat Penis

Terdapat beragam cara merawat kesehatan organ intim. Berikut tips cara merawat penis yang dapat Anda tempuh.

  • Ereksi secara rutin. Disarankan untuk menjaga kesehatan organ intim dengan ereksi secara rutin. Ereksi atau mengerasnya penis sebab dipadati darah, bisa menyehatkan penis. Ini disebabkan otot halus pada penis akan mendapat oksigen yang melimpah dari darah. Tidak hanya itu, ereksi dengan teratur pula dapat melindungi bentuk penis tetap normal. Kebalikannya, apabila jarang mengalami ereksi, maka ukuran penis bisa berisiko menjadi lebih kecil 1-2 cm. Situasi ini terjadi disebabkan jaringan penis jadi kurang elastis dan menurun.Laki-laki dapat mengalami beberapa kali ereksi pada malam hari maupun siang hari. Ereksi bisa terjadi tanpa ada rangsangan sebelumnya. Jika pada siang hari pria tidak mengalami ereksi sama sekali, otak akan membantunya untuk ereksi di malam hari.

    Rangsangan dari otak untuk ereksi biasanya datang saat fase bermimpi dalam tidur. Apa pun mimpi Anda di malam hari, ereksi tetap akan terjadi. Namun, pria yang diabetes cenderung memiliki kendala untuk ereksi, sehingga dibutuhkan pemeriksaan dokter lebih lanjut.

  • Sebuah penelitian menemukan perbedaan antara kesehatan organ intim penis yang disunat dan tidak disunat dari segi kebersihan. Pada dasarnya, kulit lipatan penis ialah tempat yang aman bagi bakteri untuk berkembang dan bertumbuh. Tetapi, bakteri pada penis yang disunat mengarah lebih sedikit jumlahnya bila dibanding dengan penis yang belum disunat. Bakteri yang diartikan merupakan bakteri tipe anaerob. Bakteri ini tidak membutuhkan oksigen agar tetap hidup, alhasil dapat bertahan pada kulit penis yang tertutup celana dalam.Pada sebagian masyarakat, sunat merupakan tradisi atau anjuran agama. Tetapi terlepas dari itu, Anda atau anak lelaki Anda dapat melakukan sunat untuk alasan kesehatan. Ditambah lagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan laki-laki, terutama mereka yang aktif secara seksual, untuk melakukan sunat. Ini karena sunat berkaitan dengan penurunan risiko terkena penyakit menular seksual, seperti HIV.

 

Masalah serius yang sering dijumpai bila tak menjaga kesehatan organ intim 

Bila dari sekarang Anda tidak memperhatikan kesehatan organ intim bahkan tidak merawat organ vital, maka ada banyak permasalahan umum yang mengganggu kesehatan penis dan juga mengganggu hubungan Anda dengan pasangan.

  • Gangguan ereksi
  • Gangguan ejakulasi
  • Infeksi menular seksual, seperti gonore (kencing nanah), raja singa (sifilis), kutil kelamin dan herpes genital.
  • Fimosis dan parafimosis (permasalahan pada kulup penis)
  • Balanitis atau peradangan pada kepala penis

 

Kapan harus ke dokter?

Periksa kondisi kesehatan organ intim dengan cermat secara teratur. Apabila menyadari ada perubahan fisik atau gangguan pada fungsi penis, segera konsultasikan kepada dokter. Klinik Pandawa juga turut memberikan layanan kesehatan andrologi bagi Sahabat Pandawa yang memiliki masalah seputar reproduksi, kulit dan kelamin.

Segera hubungi layanan konsultasi dokter online kami tanpa dipungut biaya dan dapatkan informasi lebih lanjut melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman