Ciri-Ciri Penyakit Sipilis Ini Perlu Anda Waspadai!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

ciri-ciri penyakit sipilis

 

Penyakit Sipilis merupakan salah satu penyakit yang dapat menular ke orang lain melalui hubungan seksual. Penyakit sipilis ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri Treponema Pallidum. Bakteri tersebut masuk dan menginfeksi seseorang melalui cairan tubuh, darah, luka pada vagina, penis, mulut ataupun anus. Oleh karena itu, Anda perlu mendeteksi gejala penyakit ini sedini mungkin. Ciri-ciri penyakit sipilis juga dibagi menjadi empat tahapan.

Penyakit sipilis atau raja singa ini ditandai dengan adanya rasa nyeri yang luar biasa pada alat kelamin, anus ataupun mulut.  Penyakit sipilis ini bisa menular dari orang ke orang melalui kulit maupun selaput lendir yang memiliki kontak luka tersebut.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui ciri-ciri penyakit sipilis demi mendapatkan penanganan yang tepat. Mari kita simak lebih lanjut ciri-ciri penyakit sipilis.

 

Mengenal Penyakit Sipilis

Sama dengan Penyakit menular kencing nanah, Sipilis yang merupakan infeksi menular seksual dapat menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi sipilis. Bagi Anda yang kebiasaan bergonta-ganti pasangan, maka mau tak mau semakin berisiko pula mengidap penyakit kelamin ini.

Bakteri Treponema Pallidum pada sipilis ini masuk dan menginfeksi seseorang melalui luka di vagina, penis, rektum (anus), bibir maupun mulut. Penularannya pun dapat menyerang melalui cairan tubuh seperti darah. Dengan demikan penyakit ini bisa menyebar karena penggunaan jarum suntik yang tidak steril, seperti tato, piercing, bahkan penggunaan narkoba.

Gejala utama pada sipilis dengan luka di area kelamin memang sering kali tak terlihat dan juga terasa sakit, sehingga sering tak disadari oleh penderitanya. Meski demikian, pada tahap inilah, infeksi sudah bisa ditularkan pada orang lain.

Tanpa penanganan yang tepat, sipilis dapat merusak organ otak, jantung, dan beberapa organ lain. Pada wanita hamil, infeksi kelamin ini dapat menyebabkan kondisi janin tak normal, bahkan kematian bayi. Selain itu, sipilis dapat juga ditularkan dari ibu ke bayi pada saat proses persalinan.

 

Faktor Risiko terinfeksi Penyakit Sipilis

Bagi  yang gemar bergonta-ganti pasangan bisa berpotensi lebih mudah terinfeksi penyakit Sifilis. Pasalnya, penyebaran penyakit ini sangat mudah ditularkan melalui aktivitas seksual. Selain itu, hubungan seksual yang tak aman juga bisa semakin mempermudah penularannya. Begitupun, pada kaum penyuka sesama jenis.

Faktor risiko yang lebih tinggi juga dibawa oleh penderita HIV dikarenakan lebih rentan terhadap penularan dan menjadi penyebar sipilis. Karenannya, sekali Anda tertular sifilis, bukan berarti Anda akan kebal terhadap infeksi sejenis. Tetapi, parahnya Anda bisa terinfeksi lagi dan lagi.

Penyakit sipilis ini dapat disembuhkan apabila segera melakukan pengobatan. Namun, apabila penyakit ini dibiarkan maka juga bisa menyebabkan komplikasi yang fatal.

 

Ciri-ciri Penyakit Sipilis

Agar Anda tak terinfeksi penyakit kelamin ini, baiknya Anda juga tau ciri-ciri penyakit sipilis. Sangat penting untuk mengetahuinya agar si penderita bisa segera melakukan penanganan untuk mengobatinya, juga menghindari pasangan Anda tertular lebih dalam. Berikut ciri-ciri penyakit yang bisa diwaspadai:

  1. Penyakit Sipilis Primer

Ciri pertama pada penyakit sipilis ini terdapat luka kecil, tidak menimbulkan rasa sakit, kencang, kering, dan bulat yang disebut chancres. Luka ini muncul sekitar 3 minggu setelah paparan. Luka ini dapat muncul dimana pun seperti di sekitar mulut, alat kelamin, maupun dubur.

Banyak orang yang menderita sipilis tidak memperhatikan chancres karena biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, dan mungkin tersembunyi. Chancres tidak menyakitkan, tetapi sangat menular. Rata-rata, sakitnya muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi, tetapi bisa memakan waktu antara 10 dan 90 hari untuk muncul.

Chancres tersebut akan menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, tetapi, tanpa pengobatan, penyakit ini dapat berlanjut ke fase berikutnya. Penyakit sipilis ditularkan melalui kontak langsung dengan luka. Hal inilah biasanya terjadi selama aktivitas seksual, termasuk seks oral.

  1. Penyakit Sipilis Sekunder

Dalam beberapa minggu setelah timbulnya chancres atau luka, seseorang yang menderita sipilis akan mendapatkan ruam yang dimulai pada batang tubuh dari leher sampai pinggang, termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Ruam ini biasanya tidak menimbulkan rasa gatal dan disertai luka seperti kutil di mulut atau area kelamin. Ruam ini juga dapat menutupi seluruh tubuh Anda.

Beberapa orang juga mengalami kerontokan rambut, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, penurunan berat badan, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Tanda dan gejala ini dapat hilang dalam beberapa minggu atau berulang kali datang dan pergi selama setahun. Sipilis sekunder yang tidak diobati dapat berlanjut ke tahap laten dan lanjut.

  1. Penyakit Sipilis Laten

Jika sipilis sekunder tak ditangani segera, penyakit ini berpindah dari tahap sekunder ke tahap tersembunyi (laten). Tahap laten dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Selama masa ini tubuh akan memendam penyakit tanpa gejala.

Gejala primer dan sekunder menghilang, dan tidak akan ada gejala nyata pada tahap ini. Namun, bakteri tetap ada di dalam tubuh. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun sebelum berkembang menjadi sipilis tersier.

  1. Penyakit Sipilis Tersier

Sekitar 15% hingga 30% orang yang terinfeksi sipilis yang tidak mendapatkan pengobatan akan mengalami komplikasi yang dikenal sebagai sipilis tersier (terlambat). Sipilis tersier sendiri baru dapat terlihat 10 hingga 30 tahun setelah timbulnya infeksi, biasanya setelah periode laten, dimana tidak ada gejala.

Sipilis tersier dapat mengancam jiwa. Gejala tahap ini menyebabkan komplikasi kerusakan pada jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan persendian, pembengkakan jaringan lunak yang terjadi di bagian tubuh mana saja, serta kerusakan organ Anda.

Penyakit sipilis tersier bisa menyebabkan komplikasi lain berupa kebutaan, pendengaran berkurang, hilang ingatan, penghancuran jaringan lunak dan tulang, gangguan neurologis seperti stroke atau meningitis, dan penyakit jantung.

Ada beberapa pencegahan diantaranya, berhenti bergonta-ganti pasangan, dan memiliki satu pasangan tetap, membicarakan secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin yang pernah dialami bersama pasangan, melakukan hubungan seksual yang sehat dan wajar. Dengan demikian, menjalani pemeriksaan atau skrining terhadap penyakit sipilis ini juga perlu dilakukan secara rutin pada orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi mengalami penyakit ini.

 

Penanganan Penyakit Sipilis di Klinik Pandawa

Apabila Anda merasa sudah memiliki gejala dan ciri-ciri penyakit sipilis yang sudah dipaparkan di atas tadi, Anda bisa segera mengambil tindakan dengan melakukan pemeriksaan ke klinik spesialis kulit dan kelamin terpercaya.

Klinik Pandawa memiliki dokter spesialis kelamin yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit sipilis dan penyakit menular seksual lainnya. Telah banyak pasien yang telah berhasil disembuhkan dan merasakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan. Fasilitas yang dimiliki oleh Klinik Pandawa antara lain ruangan full AC yang nyaman, parkir luas dan gratis, tersedia laboratorium, apotek, memiliki alat medis berteknologi modern dan canggih.

Untuk mendapatkan informasi dan penanganan lebih lanjut segera lakukan konsultasi dengan dokter kami secara online di 0821-1141-0672/ 021-62313337 SMS / WA/ telpon atau klik layanan kami disini. Segala rahasia medis terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paste your AdWords Remarketing code here
klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman