Yuk Cari Tahu Ciri-Ciri Miss V yang Sehat Seperti Apa Disini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

CIRI-CIRI VAGINA SEHAT

 

Selain kulit, wajah, dan rambut, ada satu lagi perawatan lain yang tak boleh ketinggalan dari perhatian seorang wanita yaitu vagina ataupun miss V. Wanita harus menyadari bilamana vagina memang perlu mendapatkan perawatan khusus oleh karena miss V berada di area yang lembap di mana bisa  dengan mudah memunculkan bakteri berkembang biak. Oleh sebab itu Sahabat Pandawa harus memperhatikan ciri-ciri vagina sehat karena ini berhubungan juga dengan organ reproduksi.

Kondisi vagina yang tidak baik alias tidak sehat tentu bisa saja mengganggu kenyamanan wanita. Lantas, seperti apa ciri-ciri vagina sehat dan menjaga kesehatan vagina? Untuk mengetahuinya, simak terus penjelasan di bawah ini.

 

Vagina yang Sehat

Semua wanita wajib untuk mengetahui bagaimana ciri-ciri vagina sehat. Sebab, miss V merupakan organ reproduksi yang punya peran penting dalam berhubungan intim, membuang urin, menstruasi juga proses melahirkan.

Adapun ciri-ciri vagina yang sehat yakni tak mengeluarkan aroma kuat, keputihan atau cairan vagina tidak mengeluarkan bau tak sedap dan bewarna bening, tidak merasakan gatl yang berkepanjangan, tidak ada luka ataupun miss V lembap.

 

Menjaga Kesehatan Vagina

Sangat penting bagi seorang wanita menjaga kesehatan miss v dan memastikan dalam keadaan sehat. Bila terjadi sedikit gangguan kamu bisa mengalami masalah kesuburan, masalah seksualitas hingga bisa mengidap penyakit kelamin yang berbahaya bagi diri sendiri dan juga pasangan.

Sebab itu sangat penting mengenali ciri-ciri vagina sehat agar terhindar dari permasalahan vagina yang runyam.

 

Ciri-Ciri Vagina Sehat

Organ reproduksi wanita ini berperan penting untuk berhubungan intim, pembuangan urine, darah mestruasi, serta proses melahirkan. Makanya, menjaga vagina agar tetap sehat merupakan hal yang wajib dilakukan tiap wanita. Lalu, apa sih ciri-ciri vagina sehat?

  1. Miss V normal dan sehat dapat dilihat dari tingkat kelembapannya. Apabila terasa hangat dan lembap saat diraba, maka vagina tergolong sehat. Sedangkan jika vagina dalam kondisi kering, umumnya ini terjadi pada wanita yang telah menopause. Kelembapan inilah bisa membuat sperma bertahan hidup lebih lama di dalam vagina. 
  2. Aroma tidak menyengat. Vagina setiap wanita memiliki aroma yang khas. Aroma yang khas akan lebih tercium ketika wanita memasuki siklus menstruasi. Tak cuma itu aroma khas vagina akan mengalami peningkatan setelah wanita berhubungan intim.Aroma tak sedap pada miss V bisa menjadi pertanda vagina yang terinfeksi bakteri atau jamur. Vagina yang telah terinfeksi dapat pula menimbulkan keluhan lain, seperti gatal, perasaan terbakar pada vagina, dan keluar cairan kental berwarna hijau atau kekuningan dari vagina.
  3. Keputihan sehat. Jika tidak disertai keluhan lain (seperti perubahan warna keputihan menjadi hijau, gatal, dan rasa terbakar pada vagina), keputihan pada vagina merupakan hal normal. Selain itu, keputihan biasanya timbul saat mendekati waktu haid sampai beberapa hari haid. Namun jika sudah diikuti oleh keluhan lain, maka keputihan tersebut bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.
  4. Miss V yang sehat tidak terasa gatal. Rasa gatal pada vagina bisa menjadi tanda gangguan kesehatan. Untuk memastikannya, kamu membutuhkan pemeriksaan secara langsung pada rumah sakit terdekat agar kamu mendapatkan penanganan yang tepat. Ada beberapa gangguan kesehatan yang menyebabkan vagina terasa gatal, seperti infeksi jamur, eksim, dermatitis kontak, psoriasis dan penyakit kelamin.

 

Cara menjaga kesehatan vagina

Berikut cara menjaga kesehatan vagina yang bisa dicegah;

  • Tidak menggunakan sabun pembersih. Vagina pasalnya bisa membersihkan dirinya sendiri dengan menjaga keseimbangan jumlah bakteri baik dan kadar pH di dalamnya. Jika pH normal vagina berada di antara 3.8 sampai 4.5, mencucinya dengan sabun pembersih justru akan mengurangi keasaman pH tersebut.                                
  • Buang air kecil setelah berhubungan intim. Langkah ini dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kencing yang disebabkan oleh bakteri, sekaligus bisa menjadi momen membersihkan diri sehabis berhubungan intim.
  • Kurangi untuk tidak mencukur bulu kemaluan. Rambut yang tumbuh pada vagina pada dasarnya sangat berperan dalam menjaga kesehatan vagina. Ia melindungi area bawah vagina dari bakteri, dan juga mengurangi risiko gangguan kesehatan yang timbul akibat gesekan atau keringat.
  • Kanker serviks adalah salah satu jenis penyakit yang semakin banyak ditemukan pada perempuan. Untuk mencegahnya, kamu dapat melakukan pemeriksaan papsmear dan vaksin. Vaksin serviks akan mencegah kamu terjangkit virus HPV dan hepatitis B yang membahayakan hati.

 

Kapan harus ke dokter?

Seperti yang telah dijelaskan, setiap wanita penting mengetahui ciri-ciri vagina sehat. Vagina dirancang melindungi dirinya senantiasa bersih dengan bantuan sekresi alami (keputihan). Melindungi kesehatan sehari-hari dapat membantu menjaga kondisi vagina tetap baik.

Vagina sendiri merupakan tabung otot di dalam tubuh wanita yang membentang dari serviks (lubang rahim) hingga lubang vagina. Kemudian terdapat organ seks eksternal yang disebut sebagai vulva mengelilingi bulang vagina.

Jika Sahabat Pandawa melihat adanya ketidaknormalan pada vaginamu jangan ragu untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter ya. Klinik Pandawa juga turut memberikan layanan kesehatan ginekologi bagi Sahabat Pandawa yang memiliki masalah seputar reproduksi, kulit dan kelamin.

Segera hubungi layanan konsultasi dokter online kami tanpa dipungut biaya dan dapatkan informasi lebih lanjut melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman