Kenali Tanda-tanda Disfungsi Seksual Pada Wanita

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Daftar Isi

disfungsi seksual pada wanita

 

Tahukah, kamu bila disfungsi seksual bisa juga dialami oleh wanita? Penyebab gangguan disfungsi seksual pada wanita tersebut juga sangat beragam.

Hasil riset di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta( 2018) menciptakan sebesar 90% dari 300 wanita yang disurvei pernah alami disfungsi seksual. Hasil ini lumayan mencengangkan. Tetapi cuma 6% dari wanita tersebut yang membenarkan dirinya merasa terhambat akibat disfungsi seksual.

Bersumber pada hasil riset dapat diketahui kalau beberapa besar wanita Indonesia masih sungkan membenarkan, terlebih mengatakan pada pasangan atau terlebih lagi mencari bantuan kedokteran, atas situasi gangguan seksual yang mereka alami.

 

Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual sendiri adalah gangguan yang terjadi secara berulang terkait dengan respon seksual. Entah itu orgasme atau munculnya rasa sakit yang membuat tertekan ketika berhubungan intim dengan pasangan. Kelainan ini bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita.

Gangguan ini biasanya dibagi menjadi empat jenis:

  • gangguan hasrat (tidak bergairah)
  • gangguan merespon rangsangan seksual
  • gangguan orgasme 
  • gangguan nyeri saat hubungan seks

Respons seksual melibatkan interaksi yang kompleks. Mulai dari fisiologi, emosi, pengalaman, kepercayaan, gaya hidup, dan hubungan dengan pasangan. Gangguan apa pun berpengaruh pada hasrat, gairah, atau kepuasan seksual. Sehingga setiap wanita bisa mengalami gangguan seksual ini.

 

Tanda dan Gejala

Tanda-tanda dan gejala gangguan seksual pada wanita meliputi:

  1. Vagina Terasa Kering. Keringnya vagina terjadi karena perubahan hormon yang muncul ketika menyusui atau masa menopause. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa menggunakan pelumas sebelum dan setelah melakukan hubungan intim.
  2. Terasa Sakit. Nyeri ketika berhubungan intim bisa terjadi karena vagina kering. Namun, bisa juga terjadi karena masalah medis, seperti mengidap penyakit kista ovarium atau endometriosis. Seksualitas yang menyakitkan kerap dikaitkan dengan vaginismus, kondisi ketika vagina mengencang tanpa sadar ketika penetrasi. Jika memang terjadi demikian, kamu perlu mengatasi masalah medis yang menjadi penyebabnya.
  3. Gairah Bermasalah. Ketidakmampuan seseorang wanita terangsang berlangsung karna berbagai sebab, seperti keresahan ataupun dorongan yang tidak mencukupi. Bila kamu merasakan sakit pada saat berhubungan mesra, peningkatan vitalitas bisa jadi lebih susah dilakukan. Perubahan hormon karena menopause ataupun permasalahan intim pasangan, seperti disfungsi ereksi ataupun ejakulasi dini juga membuat suasana hati lebih gampang berubah.
  4. Rasa Frustasi
  5. Kurang Tidur
  6. Gelisah dan Cemas

Terdapat gejala dan tanda lain yang kemungkinan tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kecemasan seputar gejala gangguan seksual ini, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

 

Penyebab dan Indikasi

Ahli kandungan dan kebidanan, dikutip dari CNNIndonesia. Grace Valentine menyebutkan, gangguan seksual dapat terjadi pada empat fase yang dilalui saat berhubungan intim. Keempat fase itu di antaranya excitement, plateau, orgasme, dan resolusi. Masalah pada setiap fase bisa menyebabkan gangguan yang menghambat kepuasan seksual dan berpengaruh pada hubungan berikutnya.

Keempat fase tersebut, gangguan seksual terbagi ke dalam empat kelompok besar. Di antaranya adalah gangguan libido atau hasrat seksual, gangguan orgasme, gangguan rangsangan, dan nyeri saat berhubungan badan.

Nah berikut penyebab disfungsi seksual pada wanita beragam, termasuk:

  1. Penyebab Fisik. Penyebab fisik seperti gangguan pada organ intim seperti bekas operasi pada daerah yang sama menjadi beberapa pemicu timbulnya gangguan seksual pada kaum hawa.Tak hanya penyebab fisik yang berhubungan dengan organ genitalia, beberapa kondisi kesehatan juga turut memengaruhi fungsi seksual pada wanita. Penyakit seperti gangguan jantung, saraf, ginjal, dan gagal hati disebut turut memengaruhi.
  1. Faktor Psikologis. Kesehatan psikologis pula hendak mempengaruhi ikatan seksual. Tekanan pikiran, keresahan, cemas, permasalahan pernikahan, tekanan mental, serta guncangan pula bisa menimbulkan disfungsi seksual. Termasuk pula tingkatan percaya diri yang rendah serta rasa malu.
  1. Faktor Hormonal. Ketidakseimbangan serta pergantian kadar hormon dapat menyebabkan disfungsi seksual. Selain itu, saat menopause juga dapat memicu disfungsi seksual.
  1. Gaya Hidup. Gaya hidup bebas seperti merokok, konsumsi alkohol, dan penyalahgunaan obat-obatan merupakan faktor penyebab disfungsi seksual. Pola makan yang tidak sehat dan jarang berolahraga juga menjadi faktor gaya hidup pemicu.
  1. Hubungan pada pasangannya. Kualitas hubungan dengan pasangan akan memengaruhi hubungan seksual. Hubungan yang sedang tidak baik tentu bisa menurunkan gairah dan respons seksual wanita. Disfungsi seksual pada wanita dapat diobati. Pengobatan sangat beragam tergantung dari penyebab dan kondisi pasangan.

Faktor-faktor risiko

Faktor- faktor yang bisa tingkatkan resiko disfungsi intim pada perempuan, mencakup:

  • Tekanan mental ataupun keresahan (anxiety)
  • Penyakit jantung
  • Penyakit saraf, semacam luka tulang balik serta multiple sclerosis
  • Pemakaian obat antidepresan serta obat titik berat darah tinggi
  • desakan mental, paling utama dengan pasangan
  • Sempat alami pelecehan seksual

Pengobatan tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh penggunaan obat-obatan, dapat disembuhkan dengan mengubah dosis atau mengganti obat. Wanita pada saat menopause akan mengalami perubahan fisiologis yang mengalami nyeri saat berhubungan seks karena vagina kering dapat menggunakan pelumas dan krim estrogen. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Kamu.

 

Penanganan di Klinik Pandawa

Apabila Anda merasakan gejala dan tanda-tanda disfungsi seksual pada wanita seperti disebutkan di atas. Segeralah konsultasikan kepada dokter kami yang ahli di bidangnya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dibantu oleh para asisten yang berpengalaman, alat-alat medis pemeriksaan dan pengobatan yang lengkap dan canggih, dan termasuk laboratorium terpercaya.

Hubungi layanan konsultasi kami atau konsultasi dokter online kamu Gratis di nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS). Kami siap melayani.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman