Urusan memotong ‘burung’ alias sunat merupakan hal yang lumrah dilakukan kaum adam. Tapi taukah kamu apa sebenarnya manfaat sunat?

Dari aspek kesehatan manfaat sunat memiliki dampak signifikan. Diantaranya mengurangi resiko penularan penyakit menular seksual. Seperti HIV, Sifilis, HPV, Gonore, dan lainnya.

Selain itu, sunat juga dianjurkan di agama. Bahkan sunat menurut Islam juga menjadi sesuatu yang wajib bagi sebagian ulama.

Sementara sunat di segi budaya, pada suku Jawa Sunat diistilahkan dengan mengislamkan anak. Jadi, anak yang dikhitan atau sunat, sudah diislamkan. Nyelamaken bocah atau mengislamkan anak.

Apa itu sunat? Sunat adalah menghilangkan kulup di kepala penis (preputium). Pada sunat, bukan perkara hanya mengubah bentuk.  Fakta-fakta di belakangnya pun lebih ilmiah bila mau ditelaah.

Penasaran? Berikut daftar fakta sunat yang harus Anda ketahui.

Fakta tentang sunat

Fakta sunat
Fakta sunat ini bisa membuat Anda lebih mengerti fakta lain di luar aspek medis.

Adapun fakta tentang sunat yang terkait klenik melekat pada sebagian orang. Ada ungkapan bentuk penis tertentu yang kurang baik akibat disunat jin. Tapi bantahan dari segi medis terkait masalah ini langsung mengena.

Parafimosis, Awas disunat Jin?

Dikenal dengan nama parafimosis, kelainan bentuk penis ini disebabkan preputium tertarik ke belakang. Posisinya bisa seperti menjerat dan melipat batang penis.

Sunat untuk kesehatan

Fakta tentang sunat lainnya, ada pada sebuah studi yang mengatakan bahwa penis yang tidak disunat akan lebih mudah terinfeksi terhadap bakteri atau penyakit tertentu.

Sehingga beberapa penyakit menular lebih mudah menjalar, seperti Gonore (kencing nanah), herpes simplex, sifilis, HIV/AIDS, dan lainnya.

Ternyata kulup lebih kompleks

Jangan remehkan kulup, karena di dalamnya terdapat membran mukosa (selaput lendir). Bukan tanpa manfaat, karena kelenjar ini menjaga kelembapan area vital penis.

Nah, kelembapan kulup inilah yang harus diwaspadai. Jika tak rajin dibersihkan, bisa rentan tertular berbagai penyakit menular seksual.

Yang berbahaya juga kulup menjadi sasaran infeksi virus HIV. Karena kulup mengandung sejumlah sel Langerhans atau sel imunitas target virus HIV. Agar lebih aman, kulup pun harus dibuang saat sunat.

Sunat tak pengaruhi pertumbuhan anak

Fakta sunat yang paling popular adalah sunat bisa membuat seorang anak lebih cepat tumbuh. Seperti fisik yang semakin tinggi. Padahal, tak ada korelasi antara sunat dan perubahan fisik anak.

Faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak bukanlah sunat, melainkan hormon pertumbuhan, gizi, dan keturunan.

Konsumsi makanan berprotein tinggi

Pasca sunat, makanlah makanan berprotein tinggi, seperti daging ayam dan telur. Karena protein bisa membantu membentuk jaringan dan mempercepat penyembuhan luka.

Kecuali, jika Anda memiliki riwayat alergi pada makanan tersebut. Sebaiknya dihindari dan tidak mengkonsumsinya.

Baca Juga : Lengkap! Begini Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Fakta sunat laser

Fakta Sunat Laser
Minim pendarahan, menjadikan salah satu fakta sunat laser merupakan pilihan favorit.

Salah satu metode sunat yang satu ini memang cukup fenomenal. Ya, sunat laser merupakan tindakan pelepasan kulup dengan menggunakan laser sebagai pemotong kulup.

Dengan metode sunat laser, peran pisau bedah langsung digantikan dengan laser untuk membuang kulup pada penis. Beberapa kelebihan dan kekurangan sunat laser antara lain;

Kelebihan sunat laser ;

  • Dengan sunat laser waktu perdarahan lebih pendek.
  • Sunat laser mempersingkat proses penyembuhan.
  • Pengerjaan sunat laser memiliki durasi lebih cepat.
  • Dari penis yang sudah disunat, bentuk akhir sunat laser lebih baik.
  • Biaya sunat laser tak terlampau mahal atau sama dengan menggunakan pisau bedah.

Kekurangan sunat laser ;

  • Adanya resiko penis akan terjepit dan glands bisa terpotong.
  • Hasil akhir sunat laser lebih sulit diprediksi.
  • Menghasilkan luka bakar yang membuat penis membengkak.
  • Area yang dipotong menjadi terasa panas.

Baca Juga : Awas Penyakit Kencing Nanah!!! Bisa Menjangkiti Bayi Hingga Orang Dewasa

Fakta sunat perempuan

Fakta Sunat Bayi Perempuan
Meski masih menimbulkan pro kontra, Fakta sunat bayi perempuan masih berjalan.

Berbeda dengan sunat yang dilakukan pria, sunat perempuan malah banyak menimbulkan pro kontra di beragam kalangan.

Bahkan beberapa tradisi sunat bayi perempuan malah membuat diskriminasi terhadap kaum hawa. Walhasil, beragam efek negatif yang ditimbulkan pun bermunculan.

Mulai dari munculnya rasa nyeri dan sakit di area genital, terjadinya pendarahan, demam, tetanus, syok, masalah buang air kecil, dan kematian.

Beragam gangguan untuk jangka panjang juga bakal dialami pelaku sunat wanita. Seperti munculnya rasa sakit ketika berhubungan, keloid, dan komplikasi saat melahirkan.

Adapun empat metode sunat perempuan dikutip dari WHO sebagai berikut;

  • Clitoridectomy, pemotongan sebagian atau seluruh klitoris pada vagina.
  • Excision, pemotongan klitoris atau labia minora tanpa memotong labia majora.
  • Infibulation, mempersempit lubang vagina dengan selaput penutup.
  • Tindakan lain yang melukai vagina tanpa tujuan medis, seperti menggaruk, menusuk, atau menggores area genital.

Di sisi lain, ada beberapa pernyataan yang mengharuskan adanya khitan wanita. Biasanya, terkait tradisi dan agama.

Berdasarkan agama Islam, sebagian ulama Islam mewajibkan adanya sunat perempuan dengan dalil sebagai berikut;

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shalllallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Apabila seseorang laki-laki berada di empat cabang wanita (bersetubuh dengan wanita)  dan khitan menyentuh khitan, maka wajib mandi “ (H.R. Bukhari I/291, Muslim 349).

Sementara untuk budaya, salah satu suku di Indonesia, yakni suku Pasemah malah membuat upacara Bakayekan. Tradisi sunat wanita yang dilakukan untuk membersihkan seorang gadis saat mulai beranjak remaja.

Caranya, dengan mengkhitan gadis tersebut di rentang usia yang dianggap pas. Yakni berkisar antara 4-7 tahun.

Fakta sunat menurut Islam

Fakta Sunat Menurut Islam
Fakta sunat menurut Islam adalah sesuatu yang wajib buat pria.

Khitan atau sunat menurut Islam adalah sesuatu yang wajib bagi laki-laki. Sementara sunat perempuan terjadi perbedaan pandangan antar ulama.

Jika wajib untuk laki-laki, Sunat menurut Islam umur berapa? Islam sebenarnya tidak mengatur secara spesifik kapan anak boleh disunat.

Adapun pandangan Syeikh Wahbah Az Zuhaili dalam kitabnya Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu mengatakan  bahwa sebagian ulama memakruhkan khitan anak pada usia tujuh hari.

Sementara, Imam Al Mawardi memiliki pandangan berbeda terkait sunat menurut islam umur berapa? Menurutnya, usia terbaik khitan anak pada saat belum baligh. Ketika anak laki-laki sudah baligh, hukumnya sudah wajib.

Hal yang berbeda juga dilontarkan Mazhab Maliki. Pada mazhab ini, laki-laki dianjurkan sunat di usia wajib sholat. Yakni, antara 7 sampai 10 tahun.

Beragam manfaat khitan dalam Islam juga bisa diambil. Yang paling menonjol adalah adanya fakta bahwa resiko kanker penis bisa dikurangi.

Dari sebuah studi disebutkan bahwa jarang terjadi kanker penis pada orang-orang Yahudi yang ada di negara Islam.

Dengan sunat, infeksi kepala penis bisa dieliminir. Bahkan di seluruh dunia hanya terdapat 9 pasien Yahudi di negara-negara Islam yang terkena kanker penis.