Jangan Disepelekan, Kenali Fimosis Bayi Pada Anak Anda

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

fimosis bayi

 

Sebagian orang tua ada yang paham dan tidak paham akan penyakit fimosis bayi. kebanyakan orang tua tidak mau membawa anaknya ke dokter karena khawatir sang buah hati nantinya akan langsung disunat. Padahal faktanya tidak selalu demikian.

Fimosis bayi ialah kondisi di mana kulup atau kulit yang menutupi kepala penis tidak bisa ditarik ke belakang. Oleh karena itu, penyempitan di ujung kulit depan penis atau terjadi perlengketan kulup. Orang tua harus mengenali tanda-tanda fimosis bayi. Apabila dibiarkan, fimosis bisa menyebabkan infeksi. Apa saja tanda-tandanya?

 

Apa itu Fimosis?

Fimosis adalah kelainan pada penis yang belum disunat dimana kulit preputium (kulit kulup penis) tidak dapat kea rah pangkal (belakang) yang mengakibatkan glans (kepala) penis dan lubang kencing tertutup kulit preputium.

Fimosis bayi ialah kondisi yang wajar pada anak-anak yang disebabkan kulit kepala atau kulup penis belum terlepas secara sempurna dari kepala Mr.P. kulup akan terlepas dengan sendirinya seiring bertambahnya usia pada anak. Jangan mencoba untuk melepaskan sendiri karena justru akan beresiko menimbulkan gangguan yang disebut parafimosis.

Apa Saja Gejala Fimosis Bayi?

Gejala-gejala fimosis bayi yang belum disunat merupakan kondisi yang normal diakibatkan oleh menempelnya kulup ke kepala Mr.P. kulup penis akan merenggang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Kulup akan terlepas dengan sempurna pada usia 17 tahun.

Meskipun umumnya fimosis pada anak merupakan kondisi yang noral, terdapat kondisi yang perlu diwaspadai pada penis anak, yaitu ketika kulup yang sudah terlepas tetapi menempel kembali atau kepala penis mengalami peradangan (balanitis).

Tidak hanya terjadi fimosis bayi, orang dewasa bisa mengalami hal serupa juga merupakan hal yang tidak normal. Orang dewasa cenderung mengalami rasa sakit, perih, dan menurunnya hasrat seksual.

Fimosis bayi laki-laki yang belum disunat. Namun, penyakit ini beresiko menimbulkan yang dapat ditandai dengan gejala, yakni:

  • Kepala penis terasa perih, serta terlihat membengkak dan memerah.
  • Keluar cairan kental dari kulup.
  • Terbentuk garis putih di area kepala penis yang menyerupai
  • Terdapat darah pada urine.
  • Rasa terbakar atau nyeri pada saat buang air kecil.
  • Nyeri panggul bagian bawah.

Jika muncul gejala ini, harus segera konsultasikan ke dokter professional kulit dan kelamin. Jika titangani segera akan membahayakan pada buah hati Anda.

Penyebab Munculnya Fimosis Bayi

Penyakit ini merupakan kondisi yang normal pada anak-anak yang belum disunat, khususnya anak usia di bawah 3 tahun. Setelah itu, kulup akan terlihat melonggar dengan sendirinya sehingga dapat digerakkan atau ditarik ke belakang kepala Mr.P.

Selain anak-anak, penyakit ini dapat terlihat pada orang dewasa yang belum disunat. Berbeda dengan anak-anak, penyakit ni merupakan kondisi yang tidak normal pada orang dewasa dan dapat disebabkan, yaitu:

  • Radang kepala penis
  • Infeksi kepala penis
  • Lichen sclerosus
  • Eksim
  • Psoriasis
  • Diabetes

Fimosis pada orang yang berusia lebih tua lebih mudah terjadi pada seseorang yang berulang kali memakai kateter urine.

Kondisi Fimosis Bayi yang Perlu Diwaspadai

Fimosis merupakan kondisi bawaan dari lahir. Sebagian kasus fimosis tidak perlu melakukan perawatan yang khusus. Namun, hindari menarik secara oaksa pelekatan antara kulup dan kepala Mr.penis, karena berisiko menimbulkan luka pada kulupnya. Umumnya, pelekat ini akan terpisah secara alami, pada usia 5-7 tahun atau usia pubertas.

Meskipun begitu, anda tidak boleh meremehkan kondis fimosis pada bayi karena bisa menjadi gangguan yang serius dan menimbulkan gejala kemerahan, nyeri atau bengkak, bahkan peradangan kepala Mr.P.

Pencegahan Fimosis Bayi

Untuk menghindari terjadinya fimosis bayi tergantung bagaimana kebersihan di area dekat Mr.P. Membersihkan daerah Mr. P, termasuk ujung kulit bagian dalam dengan menggunakan air hangat setiap hari dapat membantu mengurangi atau mencegah gejala yang timbul. Hal ini membantu ujung kulit tetap longgar dan elastis serta mencegah terjadinya infeksi.

Cara Pengobatan Fimosis Bayi

Klinik Pandawa menyediakan penanganan untuk penyakit parafimosis pada buah hati Anda alami. Sebagai klinik spesialis kulit dan kelamin dan Andrologi terpercaya di Jakarta, Klinik Pandawa didukung oleh dokter dan tenaga medis yang berpengalaman di bidangnya.

Tidak hanya itu, Klinik Pandawa dilengkapi dengan apotek, ruang laboratorium, serta alat- alat kesehatan yang modern untuk memulihkan penyakit parafimosis Anda. Untuk keamanan, Anda tidak perlu takut sebab Klinik Pandawa menjamin kerahasiaan tiap pasien. Anda juga akan dimanjakan dengan fasilitas yang komplit, alhasil membuat Anda nyaman untuk berobat di Klinik Pandawa.

Apabila Anda ingin mengobati penyakit parafimosis Anda dan membutuhkan infomasi secara lanjut bisa hubungi Klinik Pandawa di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) atau berkonsultasi online GRATIS dengan dokter professional kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman