Penyakit kelamin menular banyak macamnya. Salah satunya herpes, penyakit kelamin yang sering dialami oleh pria dan wanita. Yang harus diperhatikan, penyakit herpes kerap muncul tanpa gejala. Cara mengobati herpes juga bukan perkara mudah, karena penyakit ini tak bisa sembuh sepenuhnya. 

Meski sering terjadi pada wanita, herpes juga menjangkiti pria dewasa. Disebabkan oleh virus herpes simpleks, penyakit kulit kelamin ini ditularkan melalui aktivitas seksual tanpa kondom, seks oral, dan berciuman.

Gejala penyakit herpes yang bisa dikenali

gejala penyakit herpes
Gejala penyakit herpes bisa muncul di bagian kelamin dan mulut. Terutama bila Anda melakukan seks oral.

Adapun gejala herpes yang bisa dikenali saat menginfeksi pria terjadi saat virus masuk ke bagian luka terbuka atau membran mukosa.  Selanjutnya, virus akan menyusuri jalur saraf sehingga menjadi aktif dan beraksi di jaringan bawah kulit.

Selanjutnya, gejala penyakit herpes akan mulai berdatangan. Gejala penyakit herpes ini akan mulai muncul dua hari sampai dua minggu sejak infeksi pertama kali. Dari berbagai gejala yang mudah dikenali, berikut gejala penyakit herpes pada pria yang paling sering ditemui;

1. Flu dan tidak enak badan

Badan meriang, bersin berkepanjangan menjadi salah satu tanda serangan awal dari gejala herpes. Gejala tersebut biasanya dibarengi dengan munculnya gatal-gatal di penis.

Sakit kepala dan badan pegal linu plus berkurangnya selera makan juga menjadi pertanda awal yang perlu mendapat perhatian serius.

Pertanda lain, kelenjar getah bening terjadi pembengkakan, terutama di area selangkangan. Parahnya, pria yang terkena gejala herpes ringan ini tak mampu menyadari bahwa dirinya sudah mulai terinfeksi herpes.

2. Bintil di penis

Gejala herpes lainnya pada area genithal pria bisa dilihat dari kemunculan bintil-bintil kecil yang ada di sekitar penis.

Berbeda dengan bintil normal yang memang sering ditemui di penis, benjolan dan bintil yang terkait herpes akan dibarengi dengan rasa gatal yang mengganggu. 

Gejala penyakit herpes ini berawal dari daerah kulit normal yang terasa kesemutan, sedikit panas, dan berkembang menjadi benjolan teriritasi.

Pada bintil gejala penyakit herpes lazimnya berwarna kemerahan dan bertekstur padat. Di dalamnya terdapat cairan putih atau transparan. Kutil ini kemudian bermunculan secara terpisah ataupun berkelompok.

Selain di area penis, bintil herpes bisa tumbuh di area lain. Seperti bokong, paha, dan lengan, hingga mulut. Terlebih, jika Anda melakukan seks oral atau berciuman, sehingga bisa jadi tumbuh di area tersebut.

3. Luka di kulit penis

Yang paling terlihat jelas, gejala penyakit herpes akan memunculkan bintil pecah sehingga menyebabkan luka terbuka yang basah dan perih. Infeksi herpes seperti ini akan memasuki fase menular. Luka terbuka itu akan tetap terbuka selama satu sampai empat hari.

Selanjutnya, luka akan mengering dan menyebabkan kulit retak sehingga timbul pendarahan dari bekas luka. Kulitpun akan terasa rasa nyeri, gatal, atau kering bersisik.

Waspada gejala penyakit herpes muncul kembali

penyebab penyakit herpes
Penyebab penyakit herpes muncul apabila kondisi imu sedang lemah. Sehingga virus Herpes Simplex bisa menyerang dan menunjukkan eksistensinya.

Apakah herpes bisa datang kembali? Jawabannya iya, karena penyakit herpes ini memang kambuhan, bila imun melemah, potensi virus untuk muncul pun mudah terjadi.

Menurut CDC, pada fase gelombang pertama gejala penyakit herpes merupakan fase terburuk. Dan untuk mencegah penyebaran terhadap orang lain, aktivitas seksual tidak boleh dilakukan selama fase ini.

Gejala penyakit herpes bisa mudah sekali hilang. Dibutuhkan rentang waktu 2 sampai 3 minggu, bahkan lebih cepat. Sayangnya, virus tak sepenuhnya mati, melainkan tetap ada di sistem tubuh Anda selamanya. Ia akan kembali aktif dan menunjukkan eksistensinya, bila imun Kita lemah.

Infeksi herpes juga sangat mudah kambuh. Bisa sampai 4-5 kali dalam kurun waktu satu tahun. Meski Anda sudah sembuh total dari gejala pertama. Jadi, Anda tak sepenuhnya terbebas dari herpes.

Sebagian orang yang terjangkit bahkan kerap merasakan kesemutan ringan di daerah bekas infeksi. Tapi, Anda tak perlu khawatir, karena tubuh Anda akan membangun kekebalan terhadap virus tersebut. Sehingga kemunculan gejala akan semakin jarang dan berhenti.

Herpes bisa disembuhkan?

pengobatan penyakit herpes
Pengobatan penyakit herpes harus dilakukan di tangan dokter yang tepat agar tak menjalar ke area kelamin secara meluas.

Ada beragam cara mengobati herpes. Salah satunya dengan mengantisipasinya sedari dini, seperti ;

  • Mempercepat penanganan saat timbul gejala pertama kali.
  • Mengurangi tingkat keparahan gejala awal.
  • Mengurangi resiko kambuhan dari gejala yang bakal terjadi.
  • Menjaga akan tersebar dan menginfeksi ke orang lain.

Bila memang sudah terlanjur menggejala, silakan datangi dokter kulit kelamin yang terpercaya. Anda akan mendapat Analisa mendalam terkait gejala penyakit herpes di kelamin pria beserta diagnosanya secara lengkap dan menyeluruh.