Ini Dia Penyebab Penis Keluar Darah Periksa Sekarang

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penis keluar darah

Sahabat pandawa, pernah alami gangguan penis? Misalnya penis keluar darah. Gangguan penis keluar darah sebaiknya jangan kamu sepelekan. Meski hanya sesekali atau keluar darah saat beraktivitas seksual, masturbasi maupun buang air kecil tetap saja jangan kamu biarkan berlarut.

Ganguan penis keluar darah bisa menandakan masalah serius yang memerlukan perawatan medis segera. Pasalnya organ vital pria ini memiliki fungsi mengeluarkan urin dan air mani sperma yang termasuk system reproduksi yang mana penting.

Nah, setidaknya ada dua kemungkinan penis keluar darah, yakni saat kamu orgasme atau masturbasi (hematospermia) dan saat buang kecil keluar darah (hematuria). Keduanya perlu segera diselidiki dan cepat ditindaki bersama dokter ahli andrologi.

Penis Keluar Darah

Sebagai organ vital, Kamu perlu mengawasi kesehatannya. Jangan sampai gangguan penis ini mengintai masa depanmu.

Seperti yang disebutkan di atas, penis keluar darah sudah dipastikan ada masalah serius pada tubuh kamu. Karena itu jangan ragu mendapatkan penanganan tepat dari dokter ahlinya. Semakin cepat dideteksi maka semakin cepat juga proses pemulihan.

Penyebab dan Gejala Penis Keluar Darah

Nah berikut beberapa penyebab penis keluar darah yang bisa menjadi indikasi terdapat masalah di dalam tubuh maupun kelamin kamu disertai gejala yang berbeda-beda, diantaranya meliputi:

  1. Prostatitis

Penyebab penis keluar darah bisa disebabkan oleh prostatitis. Dimana kondisi ini membuar peradangan pada kelenjar prostat yang diakibatkan oleh cedera maupun infeksi bakteri. Peradangan ini bisa memicu keluarnya darah dari penis. Sementara gejalanya berupa demam tinggi, menggigil, nyeri dan sensasi tersengat saat buang air kecil, serta sering buang air kecil.

Antibiotik sering diberikan pada penderita prostatitis, apabila kondisi tersebut dipicu oleh infeksi bakteri. Selain antibiotik, dokter juga akan menganjurkan penggunaan penghambat alfa, penghilang nyeri, serta melakukan pijat prostat.

  1. Kanker prostat

Selain prostatitis, ada juga kanker prostat yang kemungkinan menjadi penyebab penis keluar darah. Sel-sel kanker yang ada dalam tubuh juga bisa tumbuh pada kelenjar prostat. Orang yang menderita kanker prostat ini bisa mengalami keluarnya darah di penis, baik saat ejakulasi, maupun buang air kecil.

Gejala lain dari penyakit ini diantaranya seperti sakit dan sensasi tersengat saat buang air kecil, kesulitan mempertahankan ereksi, sakit saat ejakulasi, hingga merasakan adanya tekanan rectrum/ buah zakar.

Salah satu tindakan medis, yang biasanya ditawarkan pada penderita kanker prostat, yaitu dengan melakukan operasi pengangkatan prostat. Sayangnya, tindakan ini memiliki efek samping, seperti disfungsi seksual serta ketidakmampuan untuk menahan keluarnya urine (inkontinensia).

 

BACA JUGA: Bintil di Vagina, Ini Dia 10 Penyebab Kemunculannya!

 

  1. Hyperplasia prostat jinak

Kelenjar prostat merupakan salah satu organ reproduksi pria, yang bertugas dalam menghasilkan jenis cairan, untuk produksi air mani. Hiperplasia prostat jinak dimana terjadinya pembesaran di kelenjar prostat, yang bisa memicu penis keluar darah meski dalam jumlah yang sedikit. Pun demikian, penderitanya juga menjadi lebih sering buang air kecil, dan merasa kesakitan saat berkemih.

  1. Penis Keluar Darah: Epididimitis

Penyakit epididimitis merupakan peradangan pada tabung melingkar (epididimis) di bagian belakang testis yang menyimpan dan membawa sperma. Epididimis juga bisa mengalami peradangan, yang bisa dipicu oleh bakteri, saat menderita infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore (kencing nanah).

Selain penis keluar darah, kamu juga bisa mengalami pembengkakan di testis. Epididimitis umumnya bisa diobati dengan pemberian antibiotik. Apabila epididimis meradang, maka bisa memicu berbagai gejala yang cukup menyakitkan seperti testis membengkak, nyeri saat buang air kecil atau saat beraktivitas seksual.

  1. Infeksi saluran kemih

infeksi saluran kemih bisa terjadi di organ-organ sepanjang saluran kemih, seperti di uretra, ureter, maupun kandung kemih. Infeksi pada ginjal juga bisa terjadi, bila infeksi saluran kemih tidak ditangani.

Selain bisa memicu penis keluar darah, infeksi saluran kemih juga membuat urin beraroma lebih kencang dari biasanya, serta sensasi terbakar dan nyeri saat buang air kecil.

Infeksi saluran kemih sering disebabkan oleh serangan bakteri seperti Eschericia coli, sehingga pemberian antibiotik biasanya menjadi penanganan yang efektif dilakukan.

  1. Kanker kandung kemih

Penyebab gangguan penis selanjut pun bisa menjadi pertanda kamu mengalami kanker kandung kemih. Setelah beberapa waktu penderitanya bisa menjadi sulit untuk buang air hingga terasa sakit.

Penanganan untuk kanker kandung kemih, bergantung pada tingkatan stadium. Terapi radiasi, kemoterapi, dan terapi imun bisa menjadi solusi. Bila sudah memasuki fase yang kronis, operasi pengangkatan kandung kemih mungkin akan ditawarkan oleh dokter.

 

BACA JUGA: Waspada Bakteri Haemophilus Ducreyi Penyebab Penyakit Kelamin Menular

  1. Penis Keluar Darah: Batu ginjal

Penumpukan mineral maupun garam di organ penyaring ini menjadi pemicu kemunculan batu ginjal. Dimana menjadi merusak system ginjal dan juga menmbulkan Mr. P keluar darah bersamaan urin.

Batu ginjal yang berhasil masuk ke saluran urin ini bisa menyebabkan rasa sakit di punggung maupun perut bagian bawah. Biasanya kerap memberikan rasa sakit ketika buang air kecil. Selain itu, urin dapat berubah warna menjadi kemerahan, pink, maupun cokelat.

Dalam kasus yang kronis, gelombang suara bisa membantu penghancuran batu ginjal. Selain itu, dokter juga dapat menghancurkan batu ginjal, dengan memasukkan sejenis tabung ke saluran uretra.

  1. Infeksi menular seksual

Waspada bila kamu sudah terinfeksi penyakit menular seksual. Sesuai namanya penyakit ini bisa saling menularkan pada pasang kamu melalui aktivitas seksual yang tak aman, yang mana kemunculan bakteri maupun kuman hingga virus menjadi penyebab infeksi menular seksual ini.

Beberapa jenis penyakit infeksi menular seksual bisa memicu penis keluar darah. Diantaranya seperti penyakit gonore (kencing nanah), herpes genital, dan klamidia.

Untuk mengatasi permasalahan penyakit infeksi menular seksual kamu perlu mengikuti serangkaian tes seperti tes darah, urin, maupun tes pengambilan sampel.

Kapan harus ke dokter?

Bila diantara Sahabat Pandawa mengalami gangguan penis atau gejala di salah satu penyebabnya jangan ragu untuk menghadap dokter. Carilah dokter kulit dan kelamin terpercaya dan berkompeten.

Kamu bisa mengunjungi Klinik Pandawa untuk melakukan konsultasi dengan dokter kami. Kami mempunyai dokter yang sudah bepengalaman dalam menangani pasien dengan keluhan serupa dan juga mengatasi penyakit seputar kelamin khususnya infeksi menular seksual.

Jangan tunda lagi, segera konsultasi dengan dokter kami untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/SMS/TLP) atau klik layanan konsultasi. Rahasia medis terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *