Kandidiasis Mulut atau Oral Trush, Infeksi Jamur yang Sering Mengganggu Anak dan Orang Dewasa

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Kandidiasis Mulut Ini Muncul Bercak Putih di Lidah yang Membahayakan

kandidiasis mulut

Sahabat pandawa, ada banyak jenis masalah yang mungkin terjadi pada mulut seseorang. Mulai dari sariawan, radang, hingga jamur di mulut. Banyaknya masalah pada mulut, sebagian besar dipicu karena adanya iritasi dan infeksi jamur. Salah satunya, adanya jamur kandidiasis mulut yang sering dialami pada anak kecil dan juga orang dewasa bisa mengalami. Jamur kandidiasis mulut atau oral trush ini menimbulkan lesi berwarna putih di area lidah dan sekitarnya. Lalu seperti apa sih gangguan mulut yang mengganggu ini? Yuk kita cari tahu bersama di bawah ini.

Bercak atau lesi putih ini bisa saja menyakitkan dan dapat berdarah ketika mencoba dikeruk. Kadang-kadang kandidiasis mulut ini bisa menyebar ke langit-langit mulut, gusi, amandel (tonsil) atau bagian belakang tenggorokan. Sehingga saat menelan terasa sakit.

Meskipun kandidiasis mulut dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih mungkin terjadi pada bayi, anak kecil dan pada orang yang memakai gigi palsu, penggunaan kortikosteroid inhalasi atau seseorang dengan kekebalan tubuh yang rendah.

Kandidiasis mulut merupakan masalah sepele jika tubuh sehat, tetapi jika tubuh memiliki sistem imun yang lemah, gejala kandidiasis mulut mungkin bisa lebih parah dan sulit untuk dikontrol.

 

Mengenal Kandidiasis mulut

Kandidiasis mulut merupakan salah satu infeksi mulut yang disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut dengan candida. Candida ini yakni jamur yang senang tumbuh pada bagian tubuh manusia seperti pada area mulut (bagian kulit dan mukosa), tenggorokan, usus, vagina (organ kewanitaan), atau pada kulit sekalipun.

Kandidiasis mulut dan tenggorokan disebut juga dengan kandidiasis sariawan atau orofaringeal.  Kondisi ini bisa saja menular bila melakukan kontak secara langsung dengan orang yang terinfeksi, terkecuali bila sistem kekebalan tubuh Kamu dalam keadaan baik.

 

Gejala Kandidiasis Mulut

Gejala Kandidiasis mulut berbeda tiap penderita, tergantung lokasi terjadinya infeksi. Kandidiasis mulut umumnya ditandai dengan kemunculan lesi atau bercak putih yang hampir sama dengan gejala sariawan.

Gejala infeksi jamur candida mulut pada orang dewasa

Berbagai gejala infeksi jamur di mulut orang dewasa, meliputi:

  • Muncul benjolan berwarna putih di lidah, pipi bagian dalam, atau pada gusi yang terasa sakit atau perih.
  • Saat tergores oleh makanan atau sikat gigi, benjolan tersebut bisa berdarah.
  • Sakitnya membuat sulit menelan, rasa tidak nyaman di mulut, atau juga kesulitan berbicara.
  • Timbul luka pada sudut bibir (angular cheilitis)

 

Gejala kandidiasis mulut pada anak kecil

Tidak ada yang berbeda pada gejala kandidiasis anak dan orang dewasa. Hanya saja, bagi anak yang belum bisa berbicara dan menyusui, infeksi jamur di mulut akan menimbulkan tanda-tanda seperti:

  • Sangat rewel karena merasakan sakit dan tidak nyaman pada mulut
  • Malas makan atau kesulitan menyusui

Kandidiasis pada bayi bisa menular pada ibunya saat menyusui. Jamur ini akan berpindah dari mulut anak ke puting susu sang ibu. Jadi, penularan akan terus berulang jika tidak segera diatasi. Kandidiasis di mulut pada bayi yang menginfeksi puting susu ibunya biasanya akan memunculkan gejala, seperti:

  • Puting susu jadi terasa gatal dan sensitif ketika disentuh atau bergesekan dengan pakaian.
  • Kulit sekitar puting susu akan mengelupas.
  • Puting terasa sakit seperti ditusuk-tusuk benda tajam saat menyusui.

 

Penyebab Kandidiasis Mulut

Jamur candida yang berkembang biak dengan tidak terkendali adalah penyebab utama kandidiasis di mulut. Perkembangan biakan jamur dapat terjadi ketika Kamu kurang menjaga kebersihan mulut dan gigi secara teratur.

Infeksi jamur di mulut ini biasa dipicu oleh beberapa jenis jamur candida termasuk jamur Candida glabrata, Candida guilliermondii, Candida parapsilosis, dan Candida tropicalis. Sementara itu, infeksi jamur ini lebih mudah diidap oleh orang yang memiliki sistem daya tahan tubuh yang lemah. Termasuk penderita HIV/AIDS, bayi atau orang dewasa yang mengalami defisiensi vitamin B12 dan zat besi, atau lansia yang menggunakan gigi palsu pun sangat rentan.

Penyakit-penyakit juga dapat membuat tubuh rentan terhadap gangguan mulut ini, diantaranya;

  • HIV/ AIDS,

Virus Human Immunodeficiency ( HIV ) merupakan virus penyebab AIDS, yang dapat menimbulkan kerusakan dan menghancurkan sel-sel kekebalan tuubuh. Sehingga membuat tubuh lebih lebih rentan terhadap infeksi oportunistik yang biasanya tubuh akan menolak. Serangan berulang dari gangguan mulut ini mungkin merupakan tanda pertama dari infeksi HIV.

  • Diabetes mellitus

Apabila ada seorang menderita diabetes yang tak diobati atau diabetes yang tak terkontrol dengan baik, air liur (saliva) mungkin akan mengandung sejumlah besar gula, sehingga dapat mendorong pertumbuhan candida.

  • Infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina yang disebabkan oleh jamur yang sama dapat menyebabkan infeksi jamur Kandidiasis di mulut. Meskipun infeksi jamur tidak berbahaya, jika seseorang sedang hamil maka jamur dapat menular pada bayi selama persalinan. Akibatnya, bayi tersebut juga dapat mengalami oral thrush.

  • Kanker

Penyakit kanker dan perawatan penyakit ini dapat meningkatkan risiko infeksi Candida seperti kandidiasis mulut.

 

Diagnosis

Diagnosis kandidiasis oral umumnya dapat ditegakkan secara klinis. Sebagian besar gangguan mulut ini ditandai dengan timbulnya bercak putih pada rongga mulut, kemerahan, perasaan adanya seperti kapas di mulut, nyeri saat makan atau menelan, dan adanya retak atau kemerahan di sudut mulut. Apabila kandidiasis terdapat di kerongkongan, gejala yang biasanya menonjol adalah kesusahan dan sakit saat menelan.

 

Komplikasi

Komplikasi gangguan mulut ini umumnya sangat jarang terjadi. Namun, infeksi luas dari penyakit ini pada trakea dan kerongkongan dapat menyebabkan disfagia dan gangguan pernapasan. Komplikasi sistemik dapat terjadi pada pasien dengan imunokompromais.

 

Kapan perlu ke dokter?

Jika sahabat pandawa atau sang anak mengalami bercak putih yang mengganggu dan menyakit di dalam mulut, lidah hingga kerongkongan. Sebaiknya segera kunjungi ahlinya untuk mendapatkan penanganan tepat.

Apabila Sahabat Pandawa memerlukan informasi lebih lanjut untuk pengobatan dan tindakan efektif, segera hubungi Klinik Pandawa lewat nomor 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA). Sahabat Pandawa juga bisa melakukan konsultasi online secara GRATIS dengan dokter kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *