Kenali Tahi Lalat yang Bisa Menjadi Kanker Kulit!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Tahi lalat bisa menjadi kanker kulit


Sahabat Pandawa, bintik hitam yang banyak di kulit Anda mungkin akan merasa menganggu penampilan. Yup, Tahi lalat merupakan salah satu menganggu penampilan apalagi tahi lalat yang hidup. Tahi lalat biasanya di hapus dengan menggunakan makeup karena sangat mengganggu kecantikan wajah kamu. Adapun tahi lalat bisa menjadi kanker kulit bagi kesehatan kamu. Biasanya tumbuhnya tahi lalat sudah muncul dari bayi hingga dewasa biasanya menetap seumur hidup atau berubah, kemudian menghilang. Sebelum kita mengetahui bahayanya tahi lalat bisa menjadi kanker kulit.

Tumbuhnya tahi lalat memang tidak bisa di prediksi, ada yang dari kecil sudah terdapat bintik coklat tersebut banyak di kulit Anda. Lantas, bagaimana cara menghilakannya? menghilangkan tahi lalat ini tidak bisa dilakukan dirumah karena akan membahayakan kulit Anda, timbulnya iritasi akan memperah kondisi Anda. Kita ketahui dulu, Yuk! Pangertian Tahi lalat.

 

Pengertian Tumbuhnya Tahi Lalat

Tahi lalat merupakan bintik kecil berwarna cokelat, agak berwarna hitam, dan terletak diatas permukaan kulit. Biasanya tahi lalat muncul akibat pengelompokan sel-sel melanosit. Selain berwarna cokelat biasanya agak berwarna hitam atau warnanya sama persis dengan warna kulit. Bentuknya ada yang bulat, oval, menonjol, atau datar. Tekstur permukaan tahi lalat juga bervariasi, ada yang halus atau kasar, bahkan ada yang beberapa ditumbuhi bulu.

 

 

Penyebab Tahi Lalat Bisa Menjadi Kanker Kulit

Munculnya tahi lalat disebabkan adanya pengelompokan sel-sel penghasil zat warna kulit yang disebut melanosit. Zat yang tak menyebar itu akan mentuk pigmen untuk menutupi permukaan kulit.

Beberapa para ahli menyatakan bahwa munculnya tahi lalat biasanya diwariskan secara turun-temurun (genetik). Jika seseorang memiliki banyak tahi lalat dengan ciri tertentu, maka keturunannya dapat mengalami hal yang sama.

 

 

Gejala Tahi Lalat

Tahi lalat bukanlah suatu penyakit yang timbul dengan gejala tertentu. Meskipun demikian, tahi lalat memiliki karakteristik yang khas, yaitu:

  • Warna: Kebanyakan tahi lalat yang tumbuh dengan warna cokelat dan hitam. Namun, ada juga beberapa tahi lalat yang warnanya sama dengan warna kulit, merah, merah muda, atau biru.
  • Bentuk: Tahi lalat umumnya berbentuk oval atau bulat dan sebagian ada yang ditumbuhi bulu.
  • Tekstur: Jika diraba, tekstur tahi lalat tidak lebih dari 6 mm. tahi lalat yang tumbuh pada bayi biasanya berukuran lebih besar, dan dapat tersebar di wajah serta tubuh.
  • Lokasi: Tersebar di seluruh jaringan kulit, termasuk ketiak, kulit kepala, kulit di bawah kuku, hingga di sela-sela jari tangan atau kaki.

 

Apakah Tahi Lalat Berbahaya?

Tumbuhnya tahi lalat yang normal, tidak berbahaya bagi kesehatan. Meskipun tidak berbahaya, sebagian orang menjadi tidak percaya diri karena memiliki tahi lalat yang bentuknya mengganggu penampilan dan kecantikan Anda. Selain itu, tahi lalat juga menganggu keleluasaan, misalnya ketika bercukur (apabila tumbuh di area wajah).

Walaupun umumnya tidak berbahaya, kadang tahi lalat dapat berkembang di jaringan kulit menjadi kanker kulit melanoma. Penampilan kanker kulit melaloma berbeda dengan tahi lalat normal. Kanker kulit menoma memiliki tepian kasar dan tidak rata, bentuknya tidak simestris, terdiri dari tiga atau dua warna, serta berdiameter lebih besar. Tahi lalat ini terkadang terasa gatal dan kadang mengeluarkan darah.

Seseorang dengan kondisi berikut ini memiliki resiko lebih besar untuk terkena kanker kulit melanoma:

  • Memiliki tahi lalat lebih dari 50 buah.
  • Sering terpapar sinar matahari. Radiasi untraviolet (UV) dari sinar matahari bersifat merusak jaringan kulit dan bisa terkena kanker kulit.
  • Memiliki anggota keluarga yang menderita melanoma.
  • Tumbuhnya tahi lalat yang berbentuk tidak biasa.
  • Sudah pernah mendderita kanker kulit melanoma.
  • Memiliki kulit yang sensitive yang mudah terbakar sinar matahari.

 

 

Menghilangkan Tahi Lalat di Klinik Pandawa Estetika

Tahi lalat memerlukan penanganan medis. Menghilangkan tahi lalat hanya diperlukan jika mengganggu penampilan, kenyamanan, rasa percaya diri, atau bersifat kanker.

Klinik Pandawa Estetika merupakan klinik yang bisa menangani tahi lalat Anda. Maka dari itu saat pertama kali datang, Anda yang ingin menghilangkan tahi lalat akan melakukan anamnesis (wawancara) dengan dokter. Kemudian dokter akan memeriksa kondisi kulit dan tahi lalat yang dimiliki.

Jika dirasa mengganggu, dokter akan melakukan tindakan menghilangkan tahi lalat dengan cauterisasi. Prosesnya pun hanya berlangsung beberapa menit. Pertama, dokter akan membersihkan area sekitar tahi lalat untuk menghilangkan kuman dengan menggunakan obat antiseptik.

Kedua, setelah dibersihkan pengangkatan tahi lalat dengan cauterisasi pun dilakukan secara perlahan. Setelah tahi lalat sudah sempurna diangkat, salep antibiotik dioleskan untuk mencegah terjadinya infeksi di bekas luka. Setelah selesai, Anda pun sudah bisa kembali beraktivitas kembali seperti semula.

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, maka Anda dapat berkonsultasi online dengan dokter ahli Kami secara gratis di nomor 0821-1141-0672/021-62313337 (telepon/SMS/WA) atau klik http://bit.ly/rollkonsul

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *