Tak sama dengan kutil biasa, kutil kelamin adalah munculnya beberapa benjolan menyerupai kutil atau daging tumbuh pada area kelamin. Penyakit yang juga disebut sebagai Kondiloma Akuminata akan terasa gatal dan sakit jika disentuh.

Kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) terjadi akibat virus HPV atau human papilloma virus yang menyebabkan kelainan pada lapisan kulit, sehingga memproduksi keratin lebih banyak dari yang dibutuhkan. Kelebihan keratin kulit ini akan menumpuk di permukaan kulit, lalu terbentuk tekstur kulit baru yang disebut dengan kutil.

Pada wanita, kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) muncul di vulva, labia, daerah antara alat kelamin eksternal dan anus, saluran anus, dan leher rahim. Sedangkan pada pria, kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) terdapat di ujung atau batang penis, selangkangan, sekitar atau di dalam anus, dan skrotum (testis).

Sebagai area yang lembap dan mudah basah, bagian kelamin menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi virus HPV (human papilloma virus) hidup. Terlebih, jika seorang mempunyai kelenjar keringat yang banyak di bagian vital.

Apakah Penyakit Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata) Menular?

apakah penyakit kutil kelamin kondiloma akuminata menular
Kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) termasuk infeksi yang menular.

Berbeda dengan kutil yang tumbuh di bagian lain, kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) termasuk infeksi yang menular. Seseorang yang aktif melakukan hubungan intim dengan beberapa pasangan sangat rentan terserang penyakit kutil kelamin (Kondiloma Akuminata).

Penyakit menular ini juga cukup berbahaya dan dapat mengancam jiwa penderitanya. Bahkan, virus HPV (human papilloma virus) penyebab kutil juga dapat menyebabkan kanker pada kelamin.

Setelah masuk ke dalam tubuh, virus HPV (human papilloma virus) akan berdiam di dalam sel untuk memperbanyak diri. Kemudian, virus akan keluar dari sel inang dan menyerang sel lain yang sehat.

Baca juga: Hati-hati, Abses (Bisul) Membahayakan Kesehatan!

Virus HPV (human papilloma virus) hanya bisa ditularkan melalui kontak kulit dengan kulit ketika melakukan hubungan intim, secara anal dan oral.

Pada sebagian kasus, penyakit ini juga bisa menular ketika tangan seorang yang terinfeksi menyentuh area genitalnya sendiri, kemudian menyentuh area genital pasangannya. Seorang anak juga dapat terkena penyakit ini dari seorang ibu yang terinfeksi saat proses persalinan.

Ciri-ciri Penyakit Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata)

ciri ciri penyakit kutil kelamin kondiloma akuminata
Umumnya, kutil kelamin tumbuh sangat lembut dan sulit terdeteksi oleh mata.

Umumnya, kutil tumbuh sangat lembut dan sulit terdeteksi oleh mata. Namun, lama kelamaan kutil dapat dideteksi dengan sentuhan dan menimbulkan rasa sakit, perih, dan gatal-gatal di sekitar area kelamin.

Ciri-ciri penyakit kutil kelamin, antara lain:

  • Bengkak kecil di daerah genital
  • Beberapa kutil jaraknya berdekatan menyerupai bentuk kembang kol
  • Rasa gatal atau rasa tidak nyaman di daerah genital
  • Muncul pendarahan pada saat berhubungan intim
  • Kutil juga bisa muncul di mulut atau tenggorokan yang biasanya disebabkan oleh aktivitas berhubungan intim secara oral

Bahaya Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata) Jika Tidak Diobati

bahaya kutil kelamin kondiloma akuminata jika tidak diobati
Kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) bisa memicu terjadinya kanker.

Biasanya, kutil yang tumbuh di bagian tubuh lain kerap diabaikan karena tidak menimbulkan dampak yang berarti. Namun jika kutil tumbuh di bagian kelamin, Anda patut waspada. Hal ini lantaran kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) bisa menyebabkan beragam komplikasi penyakit berbahaya lainnya yang dapat mengancam jiwa.

Kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) bisa memicu terjadinya kanker, seperti kanker vulva, kanker anus, kanker penis, serta kanker mulut dan tenggorokan. Infeksi HPV Genital juga erat dikaitkan dengan kanker serviks pada wanita.

Baca juga: Bahaya dan Komplikasi Penyakit Vaginitis Penyebab Vagina Gatal

Pada ibu hamil, penyakit ini dapat menyebabkan masalah selama kehamilan. Ketika kutil membesar, ibu hamil akan kesulitan dalam buang air kecil. Tak hanya itu, kutil pada labia juga akan mengurangi kemampuan jaringan untuk merenggang saat proses melahirkan.  Sementara, kutil besar pada vulva dapat menyebabkan pendarahan saat proses mengejan.

Bayi yang terlahir dari ibu yang memiliki kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) juga akan mengalami masalah kutil pada tenggorokan. Selain itu, kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) juga merusak kondisi psikis penderitanya. Sebab, penderita kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) akan merasa malu untuk mengakui bahwa dirinya merupakan orang yang aktif melakukan hubungan intim dengan beberapa pasangan.

Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata) Bisa Sembuh atau Tidak?

kutil kelamin kondiloma akuminata bisa sembuh atau tidak
Kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) bisa sembuh apabila ditangani dengan cepat.

Dampaknya yang memalukan, membuat penderita kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) enggan untuk melakukan pengobatan ke dokter. Padahal jika dibiarkan, kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) dapat mengancam jiwa dan bisa sembuh apabila ditangani dengan cepat.

Anda harus terbuka dengan dokter mengenai gejala dan kebiasaan-kebiasaan Anda yang bisa menjadi faktor risiko penyakit kutil kelamin (Kondiloma Akuminata). Setelah dokter mendengar keluhan Anda, dokter akan meminta Anda untuk melakukan kolposkopi atau tes HPV-DNA.

Dikarenakan letak kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) yang umumnya berada jauh di dalam area genital, dokter akan mengambil tindakan kolposkopi menggunakan alat pembesar khusus untuk melihat ke dalam area kelamin. Dokter juga akan mengambil sampel cairan pada genital Anda untuk dilakukan pengecekan di laboratorium menggunakan mikroskop guna mengetahui apakah Anda juga terinfeksi penyakit menular seksual lainnya.

Sementara, tes HPV-DNA dijalankan untuk melihat seberapa jauh virus HPV (human papilloma virus) tersebut menginfeksi Anda. Hal ini juga sebagai cara untuk mendiagnosa penyakit lain yang mungkin muncul akibat virus HPV penyebab kutil kelamin (Kondiloma Akuminata).

Selanjutnya, Anda dapat menjalani tindakan medis, seperti:

  • Eksisi Bedah

Anda akan dianestesi lokal atau umum karena dokter akan melakukan proses bedah pada kutil Anda. Dokter akan memotong kutil Anda menggunakan alat khusus dan menjahit lukanya pada kulit yang terinfeksi. Metode ini hanya dilakukan pada kutil yang berkelompok dalam skala kecil.

  • Elektrokauter

Pada metode ini, kutil Anda akan dibakar menggunakan arus listrik. Jadi, Anda mungkin akan sedikit merasakan sakit dan bengkak setelah operasi ini selesai. Prosedur ini digunakan untuk menghilangkan kutil di bagian vulva atau anus.

  • Laser

Sama seperti metode Elektrokauter, kutil Anda juga akan dibakar dengan menggunakan laser. Laser digunakan untuk kutil yang ukurannya besar dan sulit dijangkau, misalnya di dalam anus atau uretra (saluran kemih). Laser biasanya menjadi pilihan terakhir jika berbagai metode yang sudah disebutkan di atas tidak bekerja.

Selain beberapa metode di atas, dokter juga bisa memberikan Anda suntik antivirus atau vaksinasi untuk menangani kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) yang Anda alami.

Anda juga dapat melakukan penanganan kutil kelamin (Kondiloma Akuminata) di Klinik Pandawa. Klinik Pandawa memiliki dokter spesialis kulit dan kelamin yang sudah berpengalaman di bidangnya. Tak hanya itu, Klinik Pandawa juga dilengkapi dengan fasilitas dan teknologi yang modern untuk memudahkan Anda mengobati kutil kelamin (Kondiloma Akuminata).

Klinik Pandawa dapat dihubungi di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik http://bit.ly/klinikpandawa untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.