MENGENAL PURPURA SENILIS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Purpura senilis merupakan suatu penyakit yang umum. Biasanya ditemukan pada individu yang seringkali terkena sinar matahari secara langsung dan dalam jangka waktu lama, serta penggunaan oral atau topical kortikoteroid serta antikoagulan. Pada individu dengan usia lebih dari 50 tahun memiliki kemungkinan terkena purpura senilis sebesar 10 %, presentase tersebut sebanding antara laki-laki dan perempuan. Sumber lain mengatakan insiden bervariasi sehubungan dengan usia. Sekitar 2% dari mereka yang berusia 60-70 tahun dan sebanyak 25% dari mereka yang berusia 90-100 tahun dapat memiliki lesi purpura.

Paparan sinar matahari terus menerus merupakan suatu faktor utama terjadinya purpura yang menyebabkan melemahnya jaringan ikat pada kulit sehingga menahan aliran darah menuju kedalam matrix kulit akibatnya jaringan kulit semakin tipis dan dinding pembuluh darah akan semakin mudah pecah, diperparah jika adanya trauma mekanis yang merupakan suatu pencetus sehingga mempercepat terjadi pecahnya pembuluh darah. Pada individu dengan pemakaian kortikosteroid sistemik maupun topikal dalam jangka waktu lama juga dapat menyebabkan dinding pembuluh darah mudah pecah, karena obat-obatan tersebut dapat menghambat sintesis kolagen sehingga dapat menimbulkan suatu kerusakan kulit. Penyebab lainnya yaitu akibat dari trombositopenia atau jumlah trombosit rendah dibawah normal, adanya penyakit atau kelainan pada jaringan ikat dandefisiensi vitamin C. Diabetes mellitus juga berpengaruh terhadap terjadinya purpura senilis, karena berkaitan dengan adanya level gula darah yang tinggi pada tubuh dalam jangka waktu yang lama.

Diagnosis Purpura Senilis

Diagnosis purpura senilis dapat ditegakkan dengan melihat kenampakan klinis yaitu adanya ujud kelainan kulit berupa makula eritem hingga berwarna ungu kehitaman dengan batas tegas biasanya memiliki diameter 1-4 cm. Lesi tidak mengalami perubahan warna pada memar dan biasanya membaik dalam waktu tiga minggu. Biasanya timbul pada kulit yang tipis dan sudah tidak elastis akibat dari efek penuaan pada kulit. Umumnya ditemukan pada individu berusia lebih dari 60 tahun.

Kriteria diagnosis purpura senilis, yaitu :

  1. Umumnya pada individu berusia lebih dari 60 tahun baik laki-laki maupun perempuan
  2. Jumlah hitung trombosit normal
  3. Purpura pada kulit timbul pada tempat yang mudah terlihat
  4. Hemostasis normal
  5. Atrofi pada kulit yang terkena

Tempat tersering timbulnya purpura pada kulit yaitu pada daerah punggung tangan, lengan bawah, permukaan ekstensor lengan atas, terkadang pada wajah dan leher. Dapat pula terjadi akibat adanya riwayat trauma tumpul ringan pada kulit sebelum munculnya lesi. Seringkali pasien menyadari bahwa sebelumnya pernah beberapakali muncul beberapa lesi serupa di masa lalu namun saat ini sudah membaik. Untuk membedakan antara purpura senilis dengan memar biasa yaitu pada memar yang biasa cenderung berubah warna, Sedangkan pada memar yang merupakan hasil dari purpura tidak berubah warna. Memar pada purpura akan menetap sampai hilang. Dalam beberapa kasus, warna kuning dan cokelat menggantikan warna ungu pada memar untuk waktu yang singkat, sementara pada kasus selain purpura senilis warna kekuningan akan permanen.
Bagi banyak orang, purpura senilis adalah kondisi yang datang seiring bertambahnya usia. Jumlah lansia di negara-negara industri terus meningkat, sehingga kejadian purpura dan kondisi kulit terkait usia diperkirakan akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang, maka dari itu dianjurkan agar melindungi kulit serta menghidari faktor pencetus purpura senilis kita sejak usia dini. Walaupun jika dilihat dari segi kosmetik kenampakan kulit pada individu. Lesi purpura sembuh selama satu sampai tiga minggu dan dapat meninggalkan bekas berupa pigmentasi coklat pada kulit. Purpura senilis sifatnya berulang dan
terkait dengan munculnya kembali lesi baru seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami