Mewaspadai Ruam Kulit Seluruh Tubuh karena Penyakit Sifilis
Ilustrasi

Mewaspadai Ruam Kulit Seluruh Tubuh karena Penyakit Sifilis

Diposting pada
Pada tahun 2016, lebih dari 88.000 kasus penyakit sifilis dilaporkan di Amerika Serikat, oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Penyakit sifilis pada wanita telah mengalami penurunan di Amerika Serikat, tetapi penyakit sifilis pada pria justru mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan pria yang berhubungan seks dengan pria, telah terjadi peningkatan. Penyakit sifilis adalah salah satu penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit sifilis ini bisa ditularkan melalui cairan lendir dan darah dari penderita yang mengidap penyakit sifilis. Penyakit sifilis ini bersifat jangka panjang dan dapat kambuh kapan saja dan juga bisa bersifat akut. Apa itu penyakit sifilis ?, Apakah penyebab ? Apa saja faktor resikonya ? Apa saja gejala dari penyakit sifilis?, Apakah bahaya atau komplikasi penyakit sifilis apabila tidak segera diobati ?, Bagaimana menegakkan diagnosa dan pengobatan penyakit sifilis ?, Bagaimana pengobatan penyakit sifilis di klinik pandawa jakarta ?.

 

Apa Itu Penyakit sifilis ?

Penyakit sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Bakteri Treponema pallidum. Orang yang terkena penyakit sifilis memiliki tanda-tanda awal antara lain nyeri yang kecil dan tidak menyakitkan. Penyakit sifilis bisa muncul pada organ seksual seperti, penis, vagina, rektum (anus), dan di dalam mulut. Seseorang dapat terkena penyakit sifilis tanpa menunjukkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Penyakit sifilis yang tidak diobati dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan besar pada organ-organ penting, seperti jantung, hati, paru-paru dan otak.

Penyakit sifilis menyebar melalui kontak langsung hubungan seksual, transfusi darah dan chancre syphylitic. Penyakit sifilis tidak dapat ditularkan dengan berbagi toilet dengan orang lain, mengenakan pakaian orang lain, atau menggunakan peralatan makan orang lain.

 

Ada empat tahapan penyakit sifilis adalah:

  • Penyakit sifilis primer

Tahap utama penyakit sifilis terjadi sekitar tiga hingga empat minggu setelah seseorang terkontaminasi bakteri treponema pallidum. Ini dimulai dengan luka kecil berbentuk bulat yang disebut chancre. Sebuah chancre tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi sangat menular. Rasa sakit ini dapat muncul di mana bakteri memasuki tubuh, di dalam mulut, alat kelamin, atau dubur. Rata-rata, rasa sakit muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi, tetapi dapat memakan waktu antara 10 dan 90 hari untuk muncul. Timbul radang yang sakit antara dua sampai enam minggu. Penyakit sifilis bisa ditularkan melalui kontak langsung pada luka penderita sifilis. Selain itu bisa ditularkan melalui aktivitas seksual yang termasuk seks oral.

  • Penyakit sifilis sekunder

Ruam kulit dan sakit tenggorokan dapat berkembang selama tahap kedua sifilis. Ruam tidak akan gatal dan biasanya ditemukan pada telapak tangan dan telapak kaki, tetapi bisa terjadi di mana saja pada tubuh. Beberapa orang tidak memperhatikan ruam sebelum hilang.

  • Penyakit sifilis tersier paling menular dalam dua tahap pertama.

Ketika penyakit sifilis berada di tahap tersembunyi, atau laten, penyakit tetap aktif tetapi sering tanpa gejala. Penyakit sifilis tersier adalah yang paling merusak bagi kesehatan.

  • Penyakit sifilis kuarter

Penyakit sifilis dengan stadium akhir ini biasanya pasien sudah mengalami berbagai komplikasi dan sekarat. Sulit untuk diobati atau disembuhkan. Kecenderungan dalam waktu yang tidak lama akan meninggal.

 

Apakah Penyebab dan Faktor Resiko terjadinya Penyakit sifilis?

Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang berpindah dari satu orang ke orang lain selama aktivitas seksual atau transfusi darah. Penyakit sifilis dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan, atau pada bayi saat melahirkan. Yang disebut juga dengan penyakit sifilis kongenital. Penyakit sifilis tidak bisa menyebar melalui kontak bersama dengan benda-benda seperti gagang pintu dan kursi toilet.

Penyebab utama dari penyakit sifilis apabila seorang yang terserang bakteri sifilis melakukan hubungan seksual berupa oral, anal, ataupun vagina maka orang tersebut akan menularkan penyakit sifilis kepada pasangannya.

Beberapa faktor risiko orang bisa terkena penyakit sifilis antara lain :

  • Orang yang aktif secara seksual berisiko terkena sifilis.
  • Mereka yang melakukan hubungan seks tanpa kondom
  • Pria yang berhubungan seks dengan pria
  • Seseorang dengan HIV
  • Orang dengan banyak pasangan seksual
  • Lesi atau luka pada sifilis juga meningkatkan risiko tertular HIV dan menularkan orang lain

 

Apa Saja Gejala Dari Penyakit Sifilis?

Penyakit sifilis pada umumnya mirip dengan penyakit infeksi lainnya dan sulit untuk didiagnosis. Pada manifestasi klinis awal penyakit sifilis terdapat gejala seperti papul kecil soliter atau benjolan sebesar kacang polong, kemudian dalam satu sampai beberapa minggu papul ini berkembang menjadi ulkus atau luka yang terbuka pada permukaan kulit.

Gejala ini dapat ditemukan dimana saja tetapi dominan terdapat pada penis, servik, dinding vagina rektum dan anus. Terkadang penyakit sifilis juga tidak memiliki gejala, oleh sebab itu seringkali kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa mereka menderita penyakit sifilis.

 

Berikut adalah tahapan dan gejala penyakit sifilis berdasarkan tingkat keparahan :

  • Stadium Primer:
  1. Sakit yang tidak nyeri (chancre) dapat terjadi saat bakteri sifilis baru masuk ke dalam tubuh.
  2. Seringkali tidak akan terlihat atau diketahui, tapi jika ada yang sakit maka akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan HIV.
  3. Sakit biasanya terjadi dalam kurun waktu 3 sampai 90 hari setelah kontak.
  4. Nyeri paling sering terjadi di daerah genital atau alat kelamin, berkemungkinan juga terdapat di bibir dan mulut, rasa sakit akan hilang sendiri dalam beberapa minggu, namun penyakit sifilis akan tetap terus berlanjut.
  • Tahap sekunder:
  1. Ruam dan tidak gatal dapat berkembang dari 14 sampai 90 hari setelah terkontaminasi bakteri sifilis.
  2. Ruam bisa muncul di manapun pada bagian tubuh, tapi paling sering ditemukan di bagian dada, perut, alat kelamin, telapak tangan dan telapak kaki.
  3. Ruam biasanya hilang tapi bisa kembali berbulan-bulan kemudian.
  4. Gejala lainnya antara lain sakit kepala, demam, rambut rontok, pembengkakan pada kelenjar getah bening atau benjolan di dalam mulut, anus, penis atau vagina.
  5. Sakit kepala
  6. Kelenjar getah bening yang membengkak
  7. Kelelahan
  8. Demam
  9. Penurunan berat badan
  10. Rambut rontok
  11. Sendi sakit
  • Tahap Laten atau Tersembunyi:
  1. Jika penyakit sifilis tidak diobati, akan berlanjut ke stadium laten atau tersembunyi.
  2. Periode laten bisa bertahan hingga 30 tahun atau lebih, dan Anda mungkin tidak memiliki gejala selama masa ini.
  3. Seperti semua tahap, penyakit sifilis laten termasuk tahap yang sangat menular.

 

Apakah Bahaya Atau Komplikasi Penyakit Sifilis Apabila Tidak Segera Diobati ?

Apabila tidak diobati, penyakit sifilis akan semakin menyebar hingga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, bahkan kematian. Penyakit sifilis dapat mengancam jiwa. Beberapa komplikasi dari penyakit sifilis antara lain :

  • Kebutaan
  • Tuli
  • Penyakit kejiwaan
  • Hilang ingatan
  • Penghancuran jaringan lunak dan tulang
  • Gangguan neurologis, seperti stroke atau meningitis
  • Penyakit jantung
  • Dapat menyebabkan penyakit neurosifilis yang merupakan infeksi otak atau sumsum tulang belakang

 

Bagaimana Menegakkan Diagnosa Dan Pengobatan Penyakit sifilis ?

Jika anda berpikir mungkin mengidap penyakit sifilis, segeralah pergi berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan anamnesis lengkap tentang riwayat penyakit, dokter akan mengambil sampel darah untuk menentukan apakah ditemukan bakteri sifilis (treponema pallidum). Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap pasien. Apakah ada infeksi sebelumnya pada vagina atau penis, dan luka yang timbul setelah berhubungan seksual.

Perihal pengobatan penyakit sifilis ini membutuhkan penanganan dan pengobatan yang tepat dari dokter ahli dan berpengalaman. Pengobatan secara medis tidak dapat dilakukan sendiri tanpa pengawasan dokter, oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut terhadap penyakit sifilis agar didapatkan hasil yang akurat dan penanganan yang tepat.

 

Bagaimana Pengobatan Penyakit Sifilis Di Klinik Pandawa Jakarta ?

Kami klinik pandawa yang berada dijakarta pusat memiliki banyak pasien dengan penyakit sifilis dengan berbagai stadium dan berbagai komplikasi. Klinik Pandawa juga memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani penyakit sifilis ataupun penyakit kulit dan kelamin lainnya. Banyak pasien yang telah berhasil disembuhkan dan menyatakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan. Biaya berobat di klinik pandawa juga relatif terjangkau dan murah. Fasilitas yang dimiliki oleh klinik pandawa antara lain semua ruangan full AC, parkir luas dan gratis, tersedia  laboratorium, apotik, rontgen dan USG, memiliki alat medis modern termasuk alat laser.

Apabila anda membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut, silahkan berkonsultasi online gratis dengan dokter kami dengan cara telp / SMS / WA / click tombol dibawah ini. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis anda akan terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *