Normal atau Tidak? Kenali 7 Penyebab Bintik di Penis

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

bintik pada penis

Sama seperti kulit di tubuh kita, kulit pada kelamin penis pun juga bisa rentan mengalami gangguan. Seperti ruam-ruam, gatal, jerawat, infeksi atau kondisi lainnya. Begitu juga dengan bintik pada penis yang sering ditemui di area penis. Terkadang ada beberapa kondisi bintik pada penis ini tidak berbahaya tapi juga bisa kemungkinan pertanda dari suatu kondisi tak baik. Tapi tetap saja, normal atau tidak kamu harus tau cari tahu gejala ataupun penyebabnya.

Berbahayakah bintik pada penis?

Ada dua hal yang perlu kamu ketahui, apabila kamu sudah aktif dengan seksual makan bintik pda penis bisa kamu waspadai. Tapi jika kamu sama sekali belum pernah melalukan hal tersebut kemungkinan masih normal. Namun perlu diingat kembali, belum atau pernah melakukan hubungan seksual pun perlu memperhatikan kebersihan dan kesehatan penis.

Sebab banyak yang terlihat normal kadang bisa memberikan komplikasi ke depannya. Dan bila diketahui bintik pada penis mengganggu tentu jangan tunda diskusikan ke dokter ahli. Terkadang bintik pada penis bisa memberikan rasa gatal, memerah, nyeri, atau panas. Hal inilah yang perlu kamu cari tahu.

Baca juga: Waspada, Gangguan Hipogonadisme Pada Pria Buat Susah Ereksi

Penyebab Bintik pada Penis

Karena cukup umum, bintik pada penis agak susah dideteksi penyebabnya. Namun dalam beberapa kasus, bintik di kelamin pria ini bisa menjadi tanda awal dari kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan. Nah berikut ini beberapa penyebab yang bisa kamu ketahui, diantaranya:

  1. Jerawat di penis

Penyebab bintik pada penis yang sering ditemukan dan terbilang wajar, yaitu adanya jerawat di penis. Bintik ini sama seperti jerawat di wajah yang memerah dan kecil. Sebab sama seperti kulit wajah yang memiliki kelenjar sebum, demikian juga pada kelamin. Sehingga kelenjar sebum yang ada di area kelamin pun bisa memunculkan jerawat.

Gangguan jerawat di penis ditandai dengan bintik kecil di penis, berisi cairan nanah, dan terasa nyeri saat disentuh. Kondisi ini dapat dipicu oleh beragam faktor, tapi seringnya terjadi karena kebersihan penis yang kurang terjaga.

Baca juga: Hati-hati, Penis Bisa Patah, Cari Tahu Penyebabnya Segera!
  1. Pearly Penile Papules

Pearly penile papules merupakan bintik pada penis yang berwarna agak putih, dapat juga sewarna kulit, dan mengumpul pada lipatan kepala penis (corona penis). Bintik-bintik ini sifatnya jinak dan tidak berbahaya maupun menular.

Pearly Penile Papules sebenarnya merupakan normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Kadang dapat menghilang dengan sendirinya seiring dengan waktu, meskipun ditemukan juga kasus di mana menjadi bertambah banyak. Tapi tidak ada salahnya bila kamu kunjungi dokter kelamin untuk mengatasi kondisi ini.

  1. Moluskum Kontagiosum

Bintil atau bintik pada penis yang sering ditemukan selain di atas yaitu moluskum kontagiosum. Dimana terjadi akibat infeksi virus poks dan dapat menular melalui kontak dan hubungan seksual. Bila bintik atau bintil tersebut digaruk, virus ini dapat menyebar ke kulit di sekitarnya. Seperti lipatan-lipatan kulit lembap.

Ukuran dari bintik papul bervariasi, biasanya antara 2-6 milimeter dan tidak gatal. Di bagian tengahnya seringkali terdapat lekukan kecil yang bermata dan berwarna putih. Moluskum kontagiosum dapat ditemukan di seluruh dunia, dengan angka kejadian paling tinggi di negara tropis.

Walaupun biasanya terjadi pada anak-anak, penyakit ini juga dapat menyerang orang dewasa. Inilah yang harus diketahui bila kamu belum aktif secara seks, sebab bisa menular tanpa melakukan seks.

Baca juga: Bintik-Bintik Putih di Bibir, Kenali Fordyce Spots yang Ganggu Penampilan
  1. Herpes simpleks atau kelamin

Nah bintik pada penis yang harus segera mendapat pengobatan dan penanganan cepat adalah herpes kelamin atau simplek. Pasalnya herpes kelamin ini termasuk pada golongan infeksi menular seksual yang muncul akibat adanya herpes simpleks atau HSV.

Bintik ini berisi cairan ataupun nanah, bergerombol dan warna  merah, terasa nyeri dan meninggalkan bekas bila pecah, juga disertai demam dan badan lemas. Proses penularan penyakit ini hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual.

Setelah terjadinya infeksi pertama, virus herpes simpleks akan bermigrasi ke dalam saraf tepi dan akan terus menetap di saraf hingga suatu saat virus tersebut aktif kembali. Dengan kata lain virus ini akan tetap di badan kamu dan tidak pergi. Virus ini akan aktif apabila kamu mengalami penurunan daya tahan tubuh, ada infeksi lain, ataupun stress.

  1. Balanitis

Peradangan yang terjadi pada batang, dan kepala penis sering menjadi keluhan dari penyakit balanitis. Biasanya disebabkan karena infeksi baik bakteri, virus, ataupun jamur. Gejala yang dapat timbul biasanya nyeri demam, nyeri pada penis, timbul kemerahan di penis.

penyakit ini bisa menular melalui kontak seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi. apalagi jika kamu memiliki gaya hidup bebas. Jika sudah terlanjur terjadi, penyakit ini mesti segera di atasi agar infeksi tidak menyebar ke organ reproduksi dan mencetuskan gangguan kesuburan.

  1. Bintik Fordyce

Bintik pada penis ini biasanya berkelompok bewarna putih hingga kekuning-kuningan. Untungnya, gangguan ini terbilang normal, tidak berbahaya, tidak menular, dan tidak sakit. Bintik fordyce ini juga bisa ditemukan di area bibir. Karena bisa muncul di bibir bintik ini juga otomatis mengganggu penampilan.

Bila di penis, bintik ini bisa berada di area skrotum atau testis dan di area batang penis. Meski tidak memerlukan pengobatan khusus, kamu yang merasa terganggu penampilannya bisa mencoba beberapa prosedur medis seperti terapi laser.

  1. Kutil kelamin

Selain herpes kelamin ada juga kutil kelamin yang perlu kamu waspadai selanjutnya. Kutil kelamin atau kondiloma akuminata ini masih tergolong infeksi menular seksual. Gangguan ini disebabkan oleh adanya infeksi virus HPV atau Human Papilloma Virus.

Fakta membuktikan bahwa kutil kelamin menyebabkan munculnya bintik pada penis warna kulit dengan ciri seperti benjolan dan bisa menyerupai jengger ayam yang makin membesar. Apabila kamu mengalami bintik pada penis akibat kutil kelamin jangan tunda periksakan diri ke dokter ahli kulit dan kelamin.

Baca juga: Kenali Penyakit Jengger Ayam atau Kutil di Kelamin yang Berbahaya

Kapan harus ke dokter?

Jika kamu merasakan gangguan bintik pada penis disertai gatal, nyeri, panas, tak hilang-hilang dan sangat mengganggu dari hari ke hari sebaiknya jangan tunda ke dokter kulit dan kelamin. Terkadang ada beberapa kondisi yang tidak disertai gejala.

Teruslah lakukan perawatan dan menjaga kebersihan penis kamu agar terhindar dari segala kondisi yang tak diinginkan. Konsultasi dokter online gratis di 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) atau kamu bisa terlebih dahulu reservasiRahasia terjamin.

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *