Pria Wajib Tahu Penyebab Nyeri Saat Ejakulasi Waspada Penyakit Menular Seksual

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

nyeri saat ejakulasi

Semua pasangan suami istri pasti menginginkan hubungan di ranjang berjalan lancar dan nikmat. Tapi nyatanya tak semua pasangan menjalani aktivitas seks dengan baik. Ada saja beberapa pasangan mengalami keluhan atau ketidakpuasan. Sebut saja pada pria terkadang mengeluhkan nyeri saat ejakulasi.

Jika sahabat pandawa hanya tahu kalau nyeri saat berhubungan seks di alami wanita saja, tapi nyatanya pria juga bisa mengalami hal tersebut, seperti nyeri saat ejakulasi ini.

Tentu keluhan ini tidak hanya mempengaruhi kinerja seksual tetapi juga mengganggu kenikmatan seksual kamu. Penyebab nyeri saat ejakulasi pun bervariasi. Pada tingkat yang lebih kompleks, rasa nyeri ini tak jarang membuat sebagian pria takut melakukan penetrasi.

Sebab itu kamu harus cepat konsultasi pada ahlinya agar tidak berkembang menjadi suatu gangguan yang kronis. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak bersama seputar penyebab nyeri saat ejakulasi yang telah kami rangkum untuk Sahabat Pandawa semua.

 

Penyebab nyeri saat ejakulasi

Nyeri saat ejakulasi juga dikenal dengan sebutan dysorgasmia atau orgasmalgia yakni ketidaknyamanan ringan hingga berat selama atau setelah ejakulasi. Rasa nyeri yang terjadi bisa mempengaruhi penis, skrotum, atau area perineum. Adapun beberapa penyebab kondisi ini yaitu:

  1. Nyeri saat ejakulasi akibat Penyakit menular seksual

Rasa sakit itu mungkin berasal dari penyakit menular seksual. Sebut saja, gonore atau kencing nanah terkadang menyebabkan sensasi terbakar atau nyeri saat mencapai orgasme. Hal yang sama berlaku untuk raja singa atau sifilis dan herpes kelamin.

Kemunculan penyakit menular seksual seperti gonore, herpes maupun sifilis sebagian besar diakibatkan oleh perilaku seks bebas, aktif secara seksual, maupun tidak menggunakan pelindung.

Jika kamu mempunyai firasat mengidap salah satu penyakit menular seksual, kami menganjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter atau klinik untuk pemeriksaan. Semakin cepat kamu dideteksi bila terinfeksi maka semakin cepat pula kamu mendapatkan penanganan dan kemungkinan melawan efek dari infeksi ini.

  1. Orchitis

Nyeri saat ejakulasi juga bisa dipicu oleh karena adanya peradangan di salah satu atau kedua testis. Penyakit ini dikenal dengan istilah orchitis, dimana terjadi sebagai hasil dari peradangan epididimitis, yakni sebuah saluran kecil yang menghubungkan testi dengan struktur lain dalam penis. Epididymitis juga bisa timbul oleh sebab keberadaan infeksi bakteri ataupun virus.

Selain ditandai nyeri saat ejakulasi, terkadang gejala orchitis lain ditandai dengan darah dalam air mani, demam, nyeri di selangkangan, testis bengkak dan nyeri, hingga sakit saat berhubungan seksual.

Baca juga: Penyakit Kutil Kelamin (Kondiloma Akuminata) : Gejala, Bahaya, Komplikasi, Dan Pengobatan

  1. Prostatitis

Prostatitis yakni istilah peradangan atau infeksi di kelenjar prostat pria. Ini menjadi masalah urologis yang paling umum terjadi pada pria dewasa sekitar 50 tahun ke bawah. Kondisi ini bisa membuat buang air kecil keseringan atau bahkan sakit.

Ada beberapa hal sebagai pemicu prostatis pada pria, seperti diabetes, akibat penggunaan kateter ataupun pembesaran prostat jinak. Penanganannya pun tak boleh asal, kamu harus konsultasikan pada ahlinya untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

  1. Nyeri saat ejakulasi akibat Kanker prostat

Kanker prostat sering muncul tanpa gejala dan tentu membuat ejakulasi terasa sakit dan gangguan buang air kecil. Umumnya penderita kanker prostat berusia di atas 65 tahun. Kanker ini tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan.

Pengobatan kanker prostat biasanya dokter akan menentukan jenis pengobatan berdasarkan tingkat keparahan. Adapun pengobatan yang bisa dilakukan seperti bedah atau opersi, radioterapi, terapi hormon dan kemoterapi.

Baca juga: Penis Keluar Nanah, Waspada Beragam Penyakit Berbahaya Mengintai

  1. Masalah pada penis

Kenalinan fisiologis penis bisa juga membuat ejakulasi terasa menyakitkan, seperti penyakit peyronie atau penis bengkok, fimosis, jaringan parut, iritasi dan lainnya

  1. Neuropati pudendal

Neuropati pudendal adalah suatu kondisi di mana ada beberapa kerusakan pada saraf di panggul. Kondisi ini bisa menimbulkan raa sakit di area kelamin dan anus. Beberapa hal yang dapat memengaruhi saraf pudendal adalah cedera, diabetes, dan multiple sclerosis (MS).

  1. Nyeri saat ejakulasi akibat Masalah psikologis

Setelah beberapa gangguan fisik dan penyakit tertentu seperti di atas, dokter juga bisa melihat psikologis atau emosional yang bisa menjadi salah satu faktor penyebab nyeri saat ejakulasi.

Faktor psikologis seperti kecemasan, stress, trauma atau depresi kemungkinan besar bisa membuat keluhan saat pria berejakulasi.

 

Cara mengatasi rasa nyeri saat ejakulasi

Pada umumnya, perawatan untuk ejakulasi yang menyakitkan tergantung pada penyebabnya. Penanganan bisa dimulai dari pemeriksaan riwayat medis lengkap hingga kondisi mental. Selain itu, pengujian komprehensif terhadap penyakit menular seksual pun sangat membantu.

Pada banyak kasus, mengobati penyebab yang mendasari dapat mengatasi gejala ejakulasi yang menyakitkan. Apabila mengalami masalah ini maka sebaiknya segera melakukan konsultasi kepada dokter yang terkait di bidangnya.

Kini kamu tak perlu khawatir lagi, kamu bisa berkonsultasi gratis bersama dokter Klinik Pandawa. Melalui WA/TLP/SMS di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS. Semua data pasien terjamin kerahasiaannya.

 

 

 

Referensi:
Livestrong.com. What Are the Causes of Painful Ejaculation? 
Verywell.com. Reasons Men Have Pain During Sexual Intercourse 
Issm.Info. What might cause painful ejaculation? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *