Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Sifilis
Scientists hand with blue rubber gloves holding a test-tube with blood sample for SYPHILIS isolated on white

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Sifilis

Diposting pada

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Sifilis

Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Infeksi sifilis terjadi secara bertahap, disebut primer, sekunder, laten awal dan laten akhir. Setiap tahap memiliki berbagai jenis gejala. Sifilis bergantian antara saat aktif dan tidak aktif. Bila sifilis aktif, mungkin ada gejala. Bila infeksi tidak aktif, tidak ada gejala yang muncul meski Anda masih memiliki sifilis. Meskipun sifilis terjadi tidak sesering penyakit klamidia dan gonore tetapi selama 15 tahun terakhir ini penderita penyakit sifilis semakin meningkat.

Penyebab Penyakit Sifilis

Penyebab utama dari penyakit sifilis adalah bakteri Treponema Pallidum, saat seorang yang terserang penyakit sifilis melakukan hubungan seksual berupa oral, anal, ataupun vagina maka orang tersebut akan menularkan penyakit sifilis kepada pasangannya. Sifilis juga bisa ditularkan dari orang yang sedang hamil ke bayi.

Gejala Penyakit Sifilis

Sifilis dikenal sebagai peniru yang hebat karena tampaknya seperti banyak infeksi atau kondisi lainnya, dan sulit untuk didiagnosis. Tahap laten, sekunder dan awal laten bersifat menular. Seringkali orang tidak tahu mereka menderita sifilis karena mereka tidak memperhatikan gejala apapun. Jika tidak diobati, sifilis bisa berlanjut sampai stadium lanjut dan menyebabkan masalah kesehatan serius.

Stadium Primer: Sakit yang tidak nyeri (chancre) dapat terjadi dimana sifilis masuk ke dalam tubuh. Seringkali sakit tidak akan terlihat, tapi jika ada yang sakit maka akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan HIV. Sakit biasanya terjadi di mana saja dari 3 sampai 90 hari setelah kontak. Nyeri paling sering terjadi di daerah genital, tapi mungkin juga di bibir dan mulut. Sakit akan hilang sendiri dalam beberapa minggu, tapi sifilis akan terus berlanjut.

Tahap sekunder: Ruam tidak gatal dapat berkembang dari 14 sampai 90 hari setelah mendapatkan sifilis. Ruam bisa muncul di manapun di tubuh, tapi paling sering ditemukan di dada, perut, alat kelamin, telapak tangan dan telapak kaki. Ruam biasanya hilang tapi bisa kembali berbulan-bulan kemudian. Gejala lainnya antara lain sakit kepala, demam, rambut rontok, kelenjar getah bening bengkak dan benjolan atau benjolan di dalam mulut, anus, penis atau vagina.

Tahap Laten atau Tersembunyi: Jika sifilis tidak diobati, itu berlanjut ke stadium laten atau tersembunyi. Periode laten bisa bertahan hingga 30 tahun atau lebih, dan Anda mungkin tidak memiliki gejala selama masa ini. Sifilis laten memiliki dua tahap: sifilis laten awal, ketika seseorang mendapat sifilis dalam setahun terakhir, dan sifilis laten akhir. Seperti semua tahap awal, sifilis laten awal sangat menular.

Komplikasi Penyakit Sifilis

Sifilis yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan pada otak, jantung dan organ tubuh lainnya. Berikut beberapa Komplikasi penyakit Sifilis yang dapat menyebabkan kematian.
Neurosifilis: Infeksi sistem saraf pusat dapat terjadi pada tahap apapun. Gejalanya bisa meliputi sakit kepala, pusing, perubahan kepribadian, masalah keseimbangan, demensia, perubahan penglihatan, gangguan pendengaran, mati rasa atau kelemahan di kaki.
Sifilis kongenital: Orang hamil dapat menularkan sifilis ke anak yang belum lahir, mengakibatkan lahir mati dan kelainan pada bayi.

Jika anda mempunyai gejala penyakit sifilis segeralah periksakan ke dokter sebelum penyakit sifilis anda semakin susah untuk diobati. Klinik Pandawa adalah salah satu klinik Penyakit kulit dan kelamin yang ada di jakarta yang dapat membantu mengobati penyakit sifilis. Silahkan konsultasikan secara online dan gratis masalah penyakit anda kepada kami dengan menghubungi nomor 081386357761 kami siap membantu anda dengan senang hati.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *