PENYAKIT BALANITIS : GEJALA, BAHAYA, KOMPLIKASI, DAN PENGOBATAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

 

Penyakit Radang Kepala Penis Balanitis
Penyakit Balanitis atau radang kepala penis banyak menjangkiti pria yang tak disunat.

 

Penyakit Balanitis bisa menjadi masalah besar buat kaum adam. Apalagi jika terkena Balanitis; radang kepala penis, lazimnya terjadi pada laki-laki yang belum disunat.

Pada penyakit radang kepala penis tak hanya sakit, tetapi juga memerah, bengkak, berbau tak sedap, serta nyeri saat buang air kecil. Hal inilah yang membuat perasaan tak nyaman di keseharian.

Rentang usia yang disasar pun beragam. Namun, biasanya pada anak-anak  yang berusia 4 tahun ke bawah. Bahkan Penyakit radang kepala penis pada anak bisa dialami 1 dari 30 anak laki-laki yang belum disunat.

 

Penyebab Penyakit Balanitis 

Perhatikan penyebab Balanitis yang bisa dikenali sedari awal. Siapa tau mulai menjangkiti Anda.

Dilihat dari seringnya Balanitis yang dialami pria terutama anak-anak, Anda pun harus waspada. Pahamilah gejala Balanitis yang bisa menyerang siapa saja.

1. Perhatikan kulit

Penyebab penyakit ini bisa dilihat dari kondisi kulit, seperti:

  • Lichen planus, yaitu kondisi kulit ruam, memerah, dan terasa gatal.
  • Eksim, penyakit kulit kronis yang menyerang permukaan kulit penis. Biasanya terlihat kering, gatal, pecah-pecah, dan memerah.
  • Dermatitis, yakni peradangan pada permukaan kulit sehingga kulit iritasi.
  • Psoriasis, kondisi permukaan kulit kering dan bersisik. Penyebabnya, karena sistem kekebalan tubuh tak mampu melakukan regenerasi sel kulit dengan normal.

Dari keempat penyakit kulit itu mengakibatkan penis menjadi sakit, sehingga bisa mengalami Balanitis. Solusinya, obati penyakit kulit yang menjadi penyebab dari balanitis itu.

2. Kondisi penis yang meradang

Peradangan dan iritasi di permukaan kulit penis bisa disebabkan karena :

  • Pemakaian kondom, lubrikan, dan spermisida yang bisa membuat kulit menjadi alergi.
  • Celana dengan sisa deterjen yang tidak dibilas dengan bersih. Sehingga menimbulkan gatal dan iritasi.
  • Pemakaian sabun mandi yang menimbulkan alergi pada penis.

3. Infeksi pada penis

Salah satu penyebab utama dari balanitis adalah infeksi yang terjadi pada penis. Infeksi ini bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu:

Infeksi candida, yaitu infeksi jamur yang membuat peradangan di tubuh. Semisal dari mulut, sehingga membuat penis sakit, bengkak, dan iritasi.

Infeksi bakteri, yakni dengan meminimalisir pemakaian sabun untuk membersihkan penis. Sebab, jika tidak cocok, bisa membuat penis mengalami Balanitis.

4. Diabetes

Penyakit diabetes bisa menimbulkan penyakit Balanitis. Sebab, penderita yang memiliki riwayat diabetes mempunyai glukosa yang bisa memicu tumbuhnya bakteri di sekitar penis.

5. Fimosis

Pada penis laki-laki yang tidak disunat, terkadang kulup terlalu ketat sehingga tidak bisa ditarik kembali ke atas kepala penis, akibatnya terjadi fimosis. Fimosis biasanya terjadi pada bayi dan anak laki-laki.

6.  Aktif secara seksual dengan tidak sehat

Balanitis dapat terjadi bila pria melakukan hubungan seksual yang tidak sehat. Apalagi, bila pasangannya terinfeksi atau luka pada vagina, maka penyakitnya bisa menularkan Balanitis.

Selain itu, penyakit menular lainnya seperti herpes genital, chlamydia, dan sipilis juga berpotensi menyebabkan Balanitis.


Gejala Balanitis

Adapun beberapa gejala radang kepala penis yang bisa Anda kenali antara lain: 

  • Munculnya kemerahan dan bengkak di ujung penis atau kulit penis
  • Terasa nyeri dan kesulitan saat buang air kecil
  • Keluarnya kotoran yang memiliki bau busuk
  • Muncul bintil merah pada kulit kepala penis

 

Semakin berbahayanya jika radang kepala penis tidak diobati, dapat mengganggu batang penis dan dapat menimbulkan lecet dan bisul. Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.


Bahaya Penyakit Balanitis

Sebagian besar penyakit radang kepala penis dapat sembuh dalam waktu beberapa hari dengan penanganan yang tepat. Jika tidak segera ditangani, penyakit radang kepala penis dapat menyebabkan beberapa kondisi berikut:

Sulit dan nyeri ketika buang air kecil akibat terbentuknya jaringan parut yang menyebabkan penyempitan di ujung penis.

  • Priapismus : kondisi ketika pria mengalami ereksi berkepanjangan tanpa adanya rangsangan seksual. Ereksi dapat berlangsung hingga lebih dari 4 jam dan bisa menimbulkan rasa nyeri.
  • Fimosis : kelainan pada penis yang belum disunat berupa kulup atau kulit kepala penis yang melekat erat pada kepala penis.
  • Kanker penis, meskipun jarang terjadi.


Komplikasi Penyakit Balanitis

Peradangan pada kulit di sekitar kepala penis atau Balanitis biasanya disebabkan oleh kebersihan yang kurang terjaga. Imbasnya, bisa terjadi komplikasi dengan penyakit lain dan bisa menimbulkan;

  • Jaringan parut pada penis
  • Gangguan aliran darah di penis
  • Gangguan ereksi
  • Nyeri pada kulit kepala penis


Cara Mengobati Balanitis di Klinik Pandawa

Bila Anda terkena penyakit Balanitis atau radang kepala penis jangan ragu untuk datang ke Klinik Pandawa. Karena klinik ini merupakan salah satu klinik terbaik dalam menangani pasien Balanitis. Sudah banyak pasien Balanitis atau radang kepala penis, yang telah berhasil disembuhkan dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani pasien Balanitis dan penyakit menular seksual. Jadi, Anda tak perlu ragu untuk mendapatkan penanganan yang terbaik dan terpercaya.

Apabila membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis ke dokter kami melalui bit.ly/2VdMqLL atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.