Kenali Penyakit Jengger Ayam atau Kutil di Kelamin yang Berbahaya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

penyakit jengger ayam

Tidak berganti-ganti pasangan dan menjaga kesehatan organ intim bisa menjadi salah satu kunci Sahabat Pandawa terhindar dari berbagai macam penyakit kelamin. Sebut saja seperti penyakit jengger ayam ini. Yup, mesti jarang terdengar penyakit kelamin jengger ayam ini merupakan istilah dari penyakit kutil kelamin.

Penyakit jengger ayam atau kutil kelamin merupakan salah satu penyakit menular seksual yang perlu Anda waspadai. Awalnya gejala penyakit kelamin ini dengan timbulnya bintil-bintil seperti daging tumbuh berwarna kecokelatan seperti kulit hingga kemerahan.

Biasanya juga kutil ini muncul tak sendirian tetapi juga berkelompok dan bisa sedikit membesar seperti halnya jengger pada ayam. Sebab itulah kutil kelamin ini di kenal juga dengan penyakit jengger ayam.

Keberadaannya sangat mengganggu kenyamanan dan menghambat aktivitas seksual. Apalagi penyakit ini golongan menular, sehingga bisa saja bisa menularkan pasangan seksual Anda.

Untuk itu jika sahabat pandawa menemukan bintil di kelamin atau keanehan lain di area vital, jangan tunda untuk segera diperiksa ya. Sebab bila diabaikan dan terlambat penanganannya tentu bisa mengganggu kesehatan kamu dan pasangan misalnya saja kanker.

Buat sahabat pandawa yang baru mendengar istilah ini, Yuk kita simak bersama artikel penyakit jengger ayam selengkapnya di bawah ini.

Mengenal lebih dekat dengan Penyakit jengger ayam

Memiliki sebutan media condyloma acuminata atau genital warts, merupakan termasuk salah satu penyakit infeksi menular seksual yang perlu diwaspadai. Penyakit jengger ayam ini bisa membuat hampir semua orang yang aktif secara seksual mengidap penyakit kelamin tersebut.

Penyakit ini sangat gampang menular lewat aktivitas seksual baik oral, vaginal, maupun anus. Pada manusia sendiri, penyakit jengger ayam bisa menyerupai bentuk seperti kembang kol. Kutil kelamin yang timbul ini bisa membuat rasa gatal dan perih di sekitar area kelamin.

Tak cuma itu, penyakit jengger ayam bisa menyerang siapa saja, baik pria ataupun wanita. Pada umumnya, penyakit jengger ayam wanita maupun pria terjadi pada usia 15 hingga 40 tahunan dan masih banyak juga faktor lain mengidap kutil kelamin.

Saat penyakit ini diderita pria, biasanya muncul di penis, testis, selangkangan, paha, dan sekitar anus. Bila pada wanita, jengger ayam biasa muncul bibir miss V atau dalam bibir miss V. Bilamana kutil ditularkan melalui seks oral, maka bisa terlihat pada bibir, mulut, lidah, atau bahkan dalam tenggorokan sekalipun.

Penting untuk dicatat pasalnya penyakit ini bisa menyebabkan kanker pada wanita. Wanita yang memiliki kutil di kelamin, tidak cukup hanya dengan pengobatan kondisinya, tetapi perlu menjalani pemeriksaan kanker yang beragam.

Baca juga: Berikut Ini Macam dan Fungsi Hormon Pada Wanita yang Perlu Diketahui

Penyebab Penyakit Jengger Ayam

Penyebab kemunculan penyakit jengger ayam atau kutil kelamin ini bisa dipastikan oleh karena virus yang bernama Virus Human Papilloma (HPV). Ada lebih dari 100 macam HPV. Tetapi, perlu diketahui menurut Badan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), kiranya ada lebih dari 90 persen penyakit ini terjadi akibat HPV 6 atau HPV 11.

Walau HPV 11 dan HPV 6 merupakan pemicu kutil kelamin paling sering terjadi, tetapi untungnya tak serta merta menyebabkan kanker. Sedangkan, HPV 16 merupakan penyebab kebanyakan kanker. HPV 31, 18 dan 45 juga jenis berisiko, artinya bisa memicu penyebab kanker.

Virus Human Papilloma merupakan salah satu virus yang sangat mudah menular. Penularannya bisa lewat kontak kulit. Pada kasus yang banyak, penularan HPV terjadi oleh akibat aktivitas seksual dengan penderitanya. Menurut data American Academy of Dermatology menjelaskan bila setengah dari orang yang beraktivitas seksual, bisa memiliki jenis infeksi HPV tertentu.

Melakukan aktivitas seks tanpa pengaman, tentu meningkatkan risiko penularan virus dari orang yang terinfeksi. Penting untuk memahami bahwa pengaman tidak memberikan perlindungan 100% terhadap HPV, karena pasalnya HPV bisa menular lewat cairan tubuh.

Baca juga: Jangan Abaikan, Berikut 6 Macam Kelainan Kuku

Gejala Penyakit Kutil di Kelamin

Kadang kala benjolan kutil tak langsung muncul, namun biasanya akan timbul bentol yang gatal, kemudian bintil kecil menyerupai daging tumbuh.  Bintil di kelamin ini bisa terasa halus atau sedikit bergelombang saat teraba. Ada kutil kelamin yang terasa gatal maupun tidak memberikan rasa gatal yang mana perlu perhatian lebih.

Tak semua kutil langsung muncul, terkadang kamu bisa mengalami gejala lain seperti:

  1. Keputihan abnormal
  2. Gatal-gatal di area kelamin
  3. Keluar darah dari kelamin
  4. Sensasi panas terbakar
  5. Jika kutil kelamin menyebar atau membesar, kondisinya bisa tidak nyaman atau bahkan menyakitkan.

Risiko Terkena Penyakit Jengger Ayam

Setiap orang yang sudah aktif secara seksual sangat mudah terinfeksi penyakit kelamin termasuk HPV. Agar lebih jelas, di bawah ini merupakan beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko kamu terserang penyakit ini diantaranya:

  1. Melakukan hubungan seks tanpa pengaman dengan banyak pasangan
  2. Pernah mengalami infeksi menular seksual lainnya
  3. Berhubungan seks dengan pasangan yang riwayat seksualnya tidak kamu ketahui
  4. Aktif secara seksual di usia muda
  5. Memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti menderita AIDS atau menjalani pengobatan transplantasi organ.

Baca juga: Microdermabrasi Pilihan Tepat Atasi Penuaan Wajah

Komplikasi dan Bahaya

Waspadalah, pasalnya penyakit ini bisa menjadi permulaan terjadinya kanker serviks atau kanker mulut rahim pada wanita. Ini juga bisa menyebabkan perubahan pra kanker pada sel-sel serviks, yang disebut displasia.

Jenis-jenis lain dari HPV bisa memicu kanker vagina, yang merupakan organ reproduksi wanita. Pada pria, penyakit ini juga bisa membuat kanker penis dan dubur.

Baca juga: Kenali Penyakit Endometriosis, Kondisi yang Perlu Diawasi Wanita

Dapatkan Pengobatan kutil di kelamin bersama Klinik Pandawa

Apabila kutil yang muncul tidak hilang juga, mungkin kamu perlu operasi kecil sesuai anjuran dokter seperti:

  1. Elektrokauter, atau membakar kutil dengan arus listrik
  2. Cryosurgery, atau membekukan kutil
  3. Perawatan laser
  4. Eksisi, atau memotong kutil
  5. Suntikan interferon obat

Apabila Sahabat Pandawa menemukan keanehan lain di area vital, jangan tunda untuk konsultasikan pada ahlinya. Kamu pun bisa berkunjung ke Klinik Pandawa ahli atasi penyakit infeksi menular seksual terbaik di Jakarta.

Kini kamu tak perlu bingung lagi, kamu bisa buat janji sekarang atau berkonsultasi gratis bersama dokter Klinik Pandawa. Melalui WA/TLP/SMS di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS. Semua data pasien terjamin kerahasiaannya.

 

Ditinjau oleh Dr. Agusmawi

Referensi:
Healthline. Genital Warts.
Mayoclinic.org. Genital Warts.
NCBI. Condyloma Acuminata.

Leave a Reply

Your email address will not be published.