Kulit Memerah? Waspada Gangguan Penyakit Kulit Eritema Multiformis

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Penyakit Kulit Eritema Multiformis, Munculnya Kulit Memerah Mengganggu

penyakit kulit eritema

Penyakit kulit eritema multiformis, munculnya kemerahan pada permukaan. Gangguan Eritema multiformis ini ditandai dengan munculnya lesi atau bercak kemerahan. Kondisi ini bersifat akut, tidak menular, dan biasanya dapat hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan komplikasi.

Penanganan untuk setiap jenis eritema juga bisa berbeda, tergantung penyebabnya. Eritema sendiri merupakan kondisi munculnya bercak-bercak kemerahan pada kulit yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah di bawah kulit. Munculnya eritema ini diakibatkan oleh reaksi peradangan akibat paparan sinar matahari, alergi kimiawi, hingga infeksi virus seperti virus Herpes simpleks dan Epstein-Barr.

Pada beberapa kasus, kulit eritema multiformis ini tak hanya terjadi pada kulit saja, namun juga dapat terjadi di lapisan mukosa, seperti bibir dan mata.

 

Penyebab Eritema Multiformis

Gangguan kulit Eritema multiformis merupakan salah satu jenis reaksi dari hipersensitivitas. Reaksi hipersensitivitas terjadi saat sistem imun (sistem kekebalan tubuh) bereaksi keliru atau berlebihan terhadap paparan bahan atau kondisi tertentu. Penyebab utamanya belum bisa dipastikan.

Walaupun penyebabnya belum bisa dipastikan, eritema multiformis umumnya dipicu oleh infeksi, obat-obatan, atau paparan bahan kimia tertentu. Beberapa jenis infeksi yang bisa memicu terjadina eritema multiformis adalah:

  • Virus, seperti herpes simplex, Epstein-Barr, varicella zoster, parapoxvirus, adenovirus, hepatitis, HIV, atau cytomegalovirus
  • Bakteri, seperti Mycoplasma pneumoniae, Neisseria meningitidis, Treponema pallidum, atau Myocbacterium avium complex
  • Jamur, seperti Histoplasma capsulatum, Coccidioides, atau dermatophytes
  • Parasit, seperti Toxoplasma gondii atau Trichomonas

 

Gejala Gangguan Kulit Eriema Multiformis

Saat kondisi kulit terkena eritema multiformis, reaksi hipersensitivitas yang terjadi akan ditandai dengan timbulnya lesi (perubahan atau kelainan) pada kulit. Sering kali lesi yang muncul terasa gatal dan seperti terbakar.

Penyakit kulit Eritema multiformis ringan (minor) biasanya ditandai dengan lesi pada kulit dan tidak disertai dengan gejala yang lain. Berikut ini adalah beberapa karakteristik lesi kulit yang terjadi pada eritema multiformis:

  • Bewarna kemerahan yang berkembang menjadi lesi kulit yang menonjol dan lebih tinggi di bandingkan area kulit sekitarnya
  • Memiliki inti di tengah
  • Terkadang dapat muncul lepuhan dan sisik di bagian tengah
  • Terasa gatal atau terbakar
  • Timbul di badan, wajah, dan leher secara simetris, umumnya lesi pertama kali muncul di daerah punggung tangan atau kaki, kemudian menyebar ke tungkai hingga mencapai badan
  • Umumnya lesi kemerahan yang terjadi mengenai kurang dari 10% area kulit di tubuh

Penyakit kulit Eritema multiformis yang ringan umumnya jarang mengenai lapisan mukosa. Namun, pada eritema multiformis yang berat (mayor), lesi juga akan muncul di lapisan mukosa, terutama di bibir, mulut, atau mata.

Selain itu,  pada eritema multiformis yang berat, beberapa gejala berikut mungkin akan menyertai lesi pada kulit, yaitu demam, menggigil, nyeri sendi, mata merah, pedih, penglihatan kabur dan lebih sensitif terhadap cahaya, serta nyeri pada daerah mulut dan tenggorokan, sehingga sulit makan dan minum.

 

Faktor risiko dari Gangguan Kulit Eritema Multiformis

Walaupun bisa terjadi pada semua golongan usia, eritema multiformis sering ditemui pada usia 20–40 tahun. Selain itu, seseorang yang memiliki riwayat penyakit herpes, menggunakan obat-obat tertentu, menderita gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker, juga memiliki risiko untuk mengalami eritema multiformis.

 

Komplikasi Gangguan Kulit Eritema Multiformis

Jika gangguan eritema multiformis yang dialami penderita cukup parah, dapat terjadi beberapa komplikasi berupa:

  • Kerusakan kulit permanen
  • Infeksi kulit, seperti selulitis
  • Dehidrasi dan malnutrisi
  • Kerusakan mata permanen
  • Keracunan darah
  • Peradangan di organ, seperti hati dan paru-paru
  • Sepsis

 

Penanganan Gangguan Kulit Eritema Multiformis

Jika gejala semakin berat atau muncul tanda dan gejala penyakit kulit eritema multiformis atau mayor, segeralah periksakan ke dokter agar dapat diberikan perawatan yang tepat. Setelah memastikan bercak atau lesi tersebut adalah penyakit kulit eritema, dokter akan mencari tahu penyebabnya dan memberikan pengobatan yang sesuai.

Klinik pandawa didukung dan dilayani oleh para dokter ahli dan berpengalaman khususnya Penyakit Kulit dan Kelamin. Dibantu oleh para asisten yang berpengalaman, alat-alat medis pemeriksaan dan pengobatan yang lengkap dan canggih, termasuk laboratorium.

Untuk mengetahui informasi mengenai penyakit kulit tersebut hubungi layanan konsultasi dokter online kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337 whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman