Yuk Intip Dulu Perbedaan Kulit Kering, Dehidrasi dan Penyebabnya Disini!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penyakit kulit kering, dehidrasi dan penyebabnya

 

Apakah Sahabat Pandawa saat ini sedang mengalami gangguan kulit kering atau cenderung sangat kering?. Pas banget nih, hal ini menjadi salah satu permasalahan kulit yang universal dirasakan wanita. Keadaan ini bisa terjalin pada bagian tubuh mana saja, mulai dari wajah, kaki, tangan, sampai perut. Lalu, sesungguhnya apa sih yang menjadi indikasi serta menimbulkan gangguan kulit ini dan bagaimana cara mengatasi kulit kering? Yuk, mari kita ikuti penjelasan lebih lanjut mengenai penyakit kulit kering di bawah ini!

 

Apa itu Penyakit Kulit Kering?

Gangguan Kulit kering merupakan permasalahan yang terjalin dikala susunan kulit paling atas (epidermis) tidak terhidrasi sangat baik. Dampaknya, kulit nampak seperti bersisik, mengelupas, apalagi kulit  sampai pecah-pecah hingga muncul sebutan penyakit kulit kering.

Dalam bahasa kedokteran penyakit kulit kering disebut pula dengan xerosis. Gangguan kulit ini bisa terjalin pada bagian badan mana saja, tetapi paling universal terjadi pada kaki juga pada tangan.

Siapa pun bisa terserang gangguan kulit yang satu ini. Tetapi, orang yang lebih tua atau berumur umumnya cenderung lebih rentan hadapi kulit kering. Hal ini disebabkan, saat lanjut usia hadapi penyusutan jumlah minyak sebagai pelumas natural kulit.

Kulit yang mengering hendak cenderung lebih sensitif serta rentan terhadap kehancuran. Bila kulit Sahabat Pandawa kering terlalu parah serta tidak dirawat, terdapat sederet komplikasi yang mengintai. Mulai dari peradangan kuman, eksim, sampai retakan kulit yang berdarah.

Tetapi, gangguan kulit ini pasti saja bisa ditangani dengan menghindari faktor- faktor yang meningkatkan risikonya. Untuk itu Kamu pun bisa mendiskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

 

Beberapa Gejala Kulit Kering dan Dehidrasi

Pada sebagian orang, kulit kering dapat saja dialami dalam sepanjang hidup mereka. Tetapi mayoritas, keadaan ini cuma berlangsung sementara ataupun cuma pada waktu-waktu tertentu saja, tergantung pada kondisi-kondisi salah satunya cuaca ekstrim.

Kulit kering kerap ditandai dengan sebagian indikasi, semacam permukaan kulit yang terasa serta kulit nampak kasar. Tidak hanya itu, pengidap kulit kering mengalami kulitnya terasa kencang ataupun kaku dikala mandi, sehabis mandi, ataupun dikala berenang. Kemerahan serta rasa gatal pula biasa timbul pada pengidap kulit kering.

Gejala lain yang kerap timbul yakni adanya retakan ataupun garis- garis halus pada kulit. Kulit  hendak mempunyai sisik dan mengelupas. Dalam keadaan yang lebih parah, ada retakan yang dalam serta bisa jadi mengeluarkan darah.

Gejala umumnya pada gangguan kulit kering dan dehidrasi, sebagai berikut:

  • Sensasi kulit yang mengencang, terutama setelah mandi atau berenang
  • Kulit yang terasa dan terlihat kasar
  • Gatal (pruritus)
  • Kulit mengelupas
  • Kulit bersisik
  • Kulit pecah-pecah dengan garis yang tipis
  • Kulit berwarna keabuan pada orang dengan kulit berwarna gelap
  • Kemerahan
  • Pecah-pecah dalam dan bisa sampai berdarah.

 

Apa Penyebab Penyakit Kulit Kering?

Indikasi-indikasi gangguan kulit kering bisa muncul karena beberapa sebab, antara lain:

  1. Iritasi

Pemicu iritasi sangat bermacam- macam, mulai dari sabun sampai parfum atau pewangi tambahan. Iritasi yang berlangsung di kulit dapat pula diakibatkan oleh kain ataupun bahan baju, dan bahan yang digunakan untuk mencuci pakaian, semacam deterjen ataupun pelembut kain.

  1. Menggosok kulit

Salah satu aktivitas yang bertujuan untuk membersihkan kulit, tetapi dapat menimbulkan kulit kering yakni menggosok kulit kamu. Terlebih bila kebiasaan ini dilakukan dengan perlengkapan sikat seperti spons. Gesekan yang berlangsung antara alat gosok serta kulit inilah yang berpotensi mengganggu lapisan kelembapan di permukaan kulit, sehingga menimbulkan kekeringan pada kulit.

  1. Bertambahnya usia

Gangguan kulit ini bisa karena faktor usia. Kian bertambah umur, kian tipis dan kian kering kondisi kulit seseorang. Perubahan ini normal berlangsung, mengingat makin tua seseorang kian menurun hormon yang diproduksi tubuh. Penyusutan hormon itu meliputi hormon- hormon yang berhubungan dengan kesehatan kulit.

  1. Tidak Cukup Minum Air Mineral

Ketentuan minum air 8 gelas per hari bukan semata- mata mitos belaka. Alasannya, tubuh memanglah memerlukan cukup cairan untuk bekerja dengan baik. Kurang minum air mineral dapat membuat kulit jadi kering dan tak bercahaya.

  1. Penggunaan sabun yang salah

Menggunakan sabun yang tidak diperuntukkan untuk kulit dikala mandi, akan membahayakan. Perihal tersebut akan membuat pelembap alami dalam kulit terkikis, sehingga otomatis membuat kulit kering. Sabun dengan formulasi kokoh semacam antiseptik pula bisa tingkatkan resiko terbentuknya kulit kering.

  1. Pergantian cuaca

Pergantian cuaca pula mempengaruhi terhadap tingkatan kelembapan udara. Kelembapan udara yang sangat rendah hendak menimbulkan kekeringan kulit. Kian rendah kelembapan udara, biasanya terjalin bila suhu dingin, hingga kulit kian terasa kering.

  1. Mandi uap ataupun Mandi Air Hangat

Mandi uap panas atau mandi air panas sanggup memberikan kenikmatan lebih untuk seseorang dikala mandi. Tetapi hal tersebut dapat menimbulkan kulit kering, sebab temperatur yang panas membuat minyak natural pada kulit kian cepat kering.

  1. Keadaan kesehatan tertentu

Bila keadaan kulit seseorang bersisik serta kemerahan, dapat jadi dia alami penyakit tertentu, misalnya dermatitis atopik ataupun psoriasis. Kulit bersisik serta kemerahan bisa jadi pula terkait kondisi medis berupa diabetes ataupun kurang aktifnya kelenjar tiroid.

Tidak hanya itu, diabetes serta hipotiroidisme pula dapat membuat Kamu hadapi permasalahan kulit yang satu ini.

 

Apa yang Membedakan Gangguan Kulit Kering dengan Kulit Dehidrasi?

Gangguan kulit kering ataupun kulit sangat kering menunjukkan tipe kulit tertentu. Ini merupakan keadaan permanen yang ditandai dengan rasa kencang di seluruh wajah serta badan yang diakibatkan oleh kelainan pada pertahanan kulit. Walaupun tekstur kulit Kamu baik- baik saja, tetapi nampak kemerahan, dan kekurangan air serta lipid.

Sebaliknya kulit yang hadapi kehilangan cairan tubuh bisa mempengaruhi orang- orang dari seluruh tipe kulit pada satu waktu ataupun yang lain sepanjang hidup mereka. Ini merupakan fenomena sedangkan yang bertabiat reversibel, dengan ciri kulit kencang yang terlokalisasi (di satu bagian tertentu saja) serta sesekali akibat proses pengikatan air yang kurang baik di dalamnya sehingga kulit kekurangan air.

Itu sebabnya, kulit menjadi kehabisan kelembapannya, buat tidak nyaman, terkadang bersisik, serta menjadikan kulit kumal. 

 

Faktor-faktor Risiko Penyakit Kulit Kering

Apa yang Meningkatkan Risiko Kulit Kering?

Gangguan kulit ini dapat terjadi dan menyerang siapa saja. Namun, Anda lebih mudah mengalami kondisi jika:

  • Berusia di atas 40 tahun
  • Berada di daerah dengan iklim yang cukup kering, dingin atau kelembapan rendah
  • Berkecimpung dalam pekerjaan yang mengharuskan Anda bersentuhan dengan air setiap hari
  • Sering berenang di kolam yang mengandung klorin

 

Penanganan Penyakit Kulit Kering dan Dehidrasi di Klinik Pandawa

Saat pasien dengan gangguan kulit seperti penyakit kulit kering dan dehidrasi atau dengan penyakit dermatitis (kulit) lainnya datang ke Klinik Kami, tim dokter akan melakukan anamnesis (wawancara), memeriksa, lalu melakukan diagnosa dan memberikan rekomendasi treatment atau perawatan kulit seperti apa yang cocok untuk pasien.

Klinik Pandawa mempunyai fasilitas yang amat memadai serta alat-alat medis yang modern dan lengkap dalam penanganan kelainan pada rambut dengan berjenis-jenis penyebabnya. Seperti Dermalinfusion ( Silkpeel ), Nanopore microneedling, dan sebagainya

Klinik Pandawa juga merupakan salah satu klinik estetika, anti-aging dan skin care terbaik di Jakarta. Proses tindakan yang cepat dan aman menjadi jaminan kualitas di Klinik Kami.  Dokter ahli dan profesional yang dimiliki mampu memberikan treatment terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, maka Anda dapat berkonsultasi online dengan dokter ahli Kami secara gratis di nomor 0821-1141-0672/021-62313337 (telepon/SMS/WA) atau klik konsultasi.

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman