MACAM PENYAKIT KULIT YANG JARANG DIKETAHUI BANYAK ORANG

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Penyakit Kelainan Kulit
Penyakit atau kelainan kulit juga ada yang tergolong ringan dan berbahaya.

Macam-macam penyakit kulit tentunya perlu diketahui dan diwaspadai oleh setiap orang. Kulit merupakan lapisan terluar yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari virus dan sinar matahari, membantu untuk merasakan sentuhan, serta menghasilkan vitamin D bagi tubuh.

Untuk itu, penting menjaga kesehatan kulit agar terhindar dari berbagai penyakit kulit. Selain membuat gatal dan nyeri, berbagai macam penyakit kulit juga membuat orang jadi kurang percaya diri. Karena kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh sehingga menjadikan kulit tidak enak dipandang.

Penyakit  kulit juga ada yang tergolong ringan dan berbahaya. Biasanya orang mengaitkan penyakit kulit dengan kebersihan yang kurang terjaga, padahal ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit kulit. Yuk, cari tahu dahulu apa saja macam penyakit kulit dan penyebabnya.

 

Apa Saja Jenis-Jenis Penyakit Kulit?

Penyakit kulit terbagi menjadi dua kategori besar yaitu, menular dan tidak menular. Masalah kulit ada yang menular dan tidak tergantung pada penyebabnya.

1. Menular

Penyakit kulit menular adalah masalah kulit yang biasanya disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Oleh karena itu, infeksinya akan sangat mudah menular melalui kontak langsung kulit ke kulit atau dari permukaan benda yang telah terinfeksi.

Jenis-jenis masalah kulit yang menular, di antaranya meliputi:

  • Kurap: infeksi kulit akibat jamur dengan bercak merah di kulit yang menyebar.
  • Kutu air: infeksi jamur yang biasanya menyerang kaki, terutama sela jari.
  • Impetigo: infeksi kulit yang ditandai dengan ruam berisi air.
  • Kusta: infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae
  • Bisul: infeksi bakteri yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus
  • Cacar air: infeksi kulit akibat virus varicella-zoster
  • Kutil: pertumbuhan kulit berlebih akibat virus
  • Kudis: kulit gatal akibat tungau Sarcoptes scabiei
  • Herpes: infeksi yang disebabkan oleh virus herpes

 

2. Tidak menular

Penyakit kulit tidak menular biasanya disebabkan karena gangguan autoimun, paparan alergen, dan berbagai penyebab lainnya.

Berikut beberapa masalah kulit yang masuk kategori tidak menular, yaitu:

  • Panu: infeksi jamur Malassezia pada permukaan kulit.
  • Psoriasis, kelainan kulit akibat penyakit autoimun
  • Eksim, peradangan pada kulit yang membuatnya merah, kering, dan gatal
  • Vitiligo, kelainan kulit akibat pigmentasi warna yang hilang hingga menyebabkan belang
  • Rosacea, penyakit kulit yang ditandai dengan bintik kemerahan kecil berisi nanah
  • Dermatitis, peradangan kulit yang ditandai dengan bengkak kemerahan gatal

 

Penyebab Penyakit Kelainan Kulit

Berikut faktor-faktor penyebab masalah kulit dari laman American Academy of Dermatology dan berbagai sumber, di antaranya :

  1. Penyakit Kulit karena Infeksi

Penyakit kulit karena infeksi ini juga umumnya bisa menular dan disebabkan oleh berbagai alasan seperti infeksi bakteri. Penyakit yang bisa disebabkan ialah bisul, impetigo, kusta, folikulitis dan selulitis. Infeksi virus juga bisa menyebabkan cacar,herpes zoster, kutil dan campak.

Selain itu, masalah kulit yang sering muncul di musim penghujan juga bisa jadi karena disebabkan oleh infeksi jamur. Di musim penghujan biasanya tubuh menjadi cenderung lebih lembab sehingga memicu berbagai masalah kulit seperti kurap, panu dan kutu air. Infeksi parasit seperti tungau dan kutu juga bisa memicu penyakit kudis.

  1. Penyakit Kulit karena Peradangan

Kondisi kulit seperti ini biasanya terjadi saat kulit bersentuhan dengan bahan yang bersifat iritatif atau dengan zat yang dapat menyebabkan alergi. Hal ini juga biasa disebut dengan dermatitis. Gejala yang ditimbulkan biasanya berupa gatal, kemerahan, dan bengkak. Ada beberapa jenis dermatitis berdasarkan penyebabnya.

  • Dermatitis kontak iritan, adalah yang paling banyak terjadi. Biasanya ditandai dengan ruam, kemerahan, luka lepuh dan gatal dan disebabkan karena bersentuhan dengan zat iritan yang membuat alergi seperti bahan kimia yang terdapat dalam pemutih pakaian.
  • Dermatitis kontak alergi, hal ini disebabkan karena kulit bersentuhan dengan allergen sehingga menyebabkan kemerahan dan bengkak. Hal ini tidak terjadi pada semua orang hanya pada orang tertentu saja yang memiliki sensitifitas kepada bahan allergen tertentu.
  • Dermatitis atopik (eksim), penyakit kulit ini biasanya muncul di sekitar leher, lipatan siku, dan bagian belakang lutut dan ditandai dengan kulit merah, gatal, kering dan bersisik. Eksim ini merupakan penyakit kulit jangka panjang yang bisa kambuh secara tiba-tiba.
  • Dermatitis Seboroik, masalah kulit ini biasanya muncul di are-area tubuh yang berminyak seperti wajah, dada, dan punggung. Beberapa kasus juga menjadikan kulit kepala yang berminyak berketombe membandel.
  1. Penyakit Kulit karena Kelainan Autoimun

Autoimun terjadi jika sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Gangguan autoimun ini biasanya terdiri dari :

  • Psoriasis, kondisi dimana sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat sehingga menumpuk dan membentuk bercak merah
  • Vitiligo, Sel kulit yang memproduksi pigmen berwarna gelap tidak berfungsi. Sehingga kulit kehilangan warna dan muncul bercak putih.
  • Skleroderma, Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi keras dan menebal.
  • Pemfigus, dibagi menjadi dua yaitu pemvigus vulgaris dan foliaceus. Pemfigus vulgaris ditandai dengan lepuhan yang mudah pecah tetapi tidak gatal. Sedangkan pemfigus foliaceus ditandai dengan kulit bersisik dan lepuhan kecil yang gatal jiak pecah.
  • Discoid lupus erythematous, merupakan penyakit lupus yang menyerang kulit ditandai dengan ruam parah yang akan memburuk saat terkena sinar matahari.
  1. Penyakit Kulit karena Paparan Sinar UV Berlebih

Penyakit yang disebabkan karena paparan sinar ultraviolet yang berlebihan salah satunya adalah kanker kulit. Jenis penyakit ini tumbuh di jaringan kulit dan ditandai dengan perubahan pada kulit serta munculnya benjolan. Kanker kulit disebabkan oleh perubahan genetik pada sel kulit karena paparan sinar ultraviolet yang berlebihan. Jenis penyakit kulit ini tergolong berbahaya dan perlu di waspadai.

 

Tanda-tanda & Gejala Penyakit Kelainan Kulit

Tanda dan gejala penyakit kulit mungkin berbeda tergantung dari jenis dan penyebabnya. Namun, gejala yang paling umum adalah:

  1. Benjolan

Munculnya benjolan pada kulit menjadi salah satu tanda masalah. Benjolan bisa berisi nanah dan terasa nyeri, seperti akibat bisul. Benjolan juga bisa muncul sebagai akibat dari tumpukan kulit berlebih akibat virus, seperti kutil.

  1. Lenting

Lenting adalah benjolan kecil yang berisi cairan baik air maupun nanah. Biasanya lenting berukuran sangat kecil. Penyakit kulit yang ditandai dengan lenting yaitu cacar air.

Selain cacar air, herpes juga biasanya memunculkan lenting pada kulit yang berisi air. Tak hanya itu, impetigo juga termasuk salah satu penyakit yang ditandai dengan lenting atau lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah.

  1. Ruam

Pada sebagian besar masalah kulit, ruam atau bercak merah menjadi salah satu tanda yang sangat sering muncul. Ruam bisa dibarengi rasa gatal atau tidak.

Beberapa masalah kulit yang biasanya ditandai dengan ruam yaitu kurap, rosacea, eksim, dan dermatitis.

  1. Kulit kering bersisik

Kulit bersisik merupakan tanda tak biasa pada kulit yang perlu diwaspadai. Eksim dan psoriasis adalah masalah kulit yang biasanya ditandai dengan sisik pada kulit. Sisik umumnya terbentuk akibat kulit yang terlalu kering.

Pada psoriasis, sisik biasanya berwarna keperakan. Sisik yang cukup tebal ini muncul akibat produksi kulit berlebih pada kulit.

Untuk eksim dan psoriasis kulit akan terasa sangat kering dan pecah-pecah. Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan kulit berdarah saking keringnya.

  1. Gatal

Gatal biasanya muncul disertai dengan ruam. Namun, Anda juga bisa saja merasa gatal yang tak tertahankan tanpa mengalami ruam.

Hampir semua penyakit kulit ditandai dengan rasa gatal dari mulai kurap, kutu air, kudis, cacar air, psoriasis, eksim, panu, dan dermatitis.

  1. Perubahan warna kulit

Perubahan warna kulit seperti kemerahan parah atau kehilangan pigmen warna sehingga terlihat belang kerap menandai masalah kulit. Kondisi ini biasa terjadi pada rosacea dan vitiligo.

Rosacea membuat kulit Anda berwarna kemerahan. Kemerahan ini dapat hilang untuk sementara sebelum akhirnya muncul kembali secara permanen. Sementara vitiligo membuat sebagian kulit berwarna cokelat dan sebagian lainnya berwarna pucat.

 

Faktor-Faktor Risiko Masalah Kulit

Biasanya seseorang lebih rentan terkena masalah kulit jika memiliki satu atau lebih faktor yang meningkatkan risikonya. Di antaranya:

  • Paparan sinar matahari berlebih
  • Riwayat keluarga yang memiliki masalah kulit
  • Tidak menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan
  • Sedang terserang infeksi virus atau bakteri di bagian tubuh yang lain
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat penyakit atau efek samping pengobatan
  • Paparan alergen
  • Makanan pedas
  • Minuman beralkohol
  • Stres
  • Merokok
  • Obesitas

 

Diagnosis & Obat

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit kulit?

  1. Memeriksa tanda dan gejala

Biasanya memeriksa tanda dan gejala menjadi tes yang paling banyak dilakukan oleh dokter. Hal ini terutama dilakukan untuk memeriksa  masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi.

Sering kali dokter bisa melihat jenis infeksi kulit berdasar tampilan dan lokasi terjadinya. Selain itu, dokter juga akan memeriksa infeksi dengan melihat lebih dekat tanda gangguan pada kulit Anda termasuk pada kulit kepala.

  1. Mengambil sampel kulit

Dokter juga akan mengambil sampel kecil dari kulit (biopsi) Anda untuk melihat penyebab penyakit.

Sebelum proses biopsi dilakukan, dokter akan memberikan Anda bius lokal di lokasi sampel kulit diambil.

Kemudian, sampel ini nantinya akan diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan jenis penyakit yang tepat. Biasanya tes ini dilakuan untuk melihat memeriksa keberadaan kanker kulit.

  1. Tes kultur

Tes kultur adalah tes yang dilakukan dengan mengambil sampel dari permukaan kulit, isi benjolan, rambut, atau kuku.

Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengidentifikasi mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus, atau parasit penyebab infeksi.

 

Pengobatan Penyakit Kelainan Kulit di Klinik Pandawa

Pengobatan pasien dengan kelainan kulit inni dengan berbagai penyebab dan gejala di klinik pandawa, pertama pasien akan diarahkan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter. Setelah berkonsultasi akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut demi memastikan penyebabnya dan selanjutnya dapat diberikan penanganan dengan tepat sesuai dengan penyebabnya.

Klinik Pandawa yang berada di Jakarta memiliki banyak pasien salah satunya pasien dengan masalah kulit. Klinik Pandawa memiliki dokter ahli dan berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit. Ada banyak pasien berhasil disembuhkan dan menyatakan puas dengan pelayanan medis yang kami berikan.

Selain itu tidak usah khawatir dengan biaya, karena biaya berobat di klinik pandawa juga relatif terjangkau. Klinik pandawa memiliki fasilitas memadai diantaranya semua ruangan full AC, parkir luas dan gratis, tersedia laboratorium, apotik, serta alat medis modern berstandar khusus.

Untuk informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis ke dokter kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami