Kenali Penyakit Lichen Planus pada Wanita

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penyakit lichen planus

 

Apakah kamu pernah mengalami ruam berwarna merah keunguan di kulit? Atau, muncul bercak- bercak putih di bagian dalam mulut seperti lidah dan gusi? Jika kamu pernah dan sedang memiliki gejala ini, maka waspada pada kondisi yang disebut penyakit kulit lichen planus. Gejala penyakit lichen planus dapat muncul pada kulit, rambut, kuku, dan selaput lendir (mukosa).

Penyakit ini memang cukup asing dan tidak heran penyakit kulit ini terbilang langka. Bisa terjadi pada sekitar 1 dari 5000 orang. Nah, saat menyerang kulit, penyakit kulit ini akan menimbulkan ruam dan menimbulkan rasa gatal.

Penyakit lichen planus lebih banyak menyerang wanita dibanding laki-laki. Pada wanita, gejala lichen planus ini bisa timbul pada vagina yang menimbulkan bercak putih di vulva dan vagina. Bercak putih ini dapat disertai gatal dan menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual. Jaringan parut bisa muncul dan berkembang, sehingga mempersempit jalan masuk ke vagina.

 

Gejala Lichen Planus

Ciri dan tanda umum penyakit kulit ini yaitu timbul ruam kulit kecil-kecil berwarna merah keunguan dan menonjol, dengan jumlah dan ukuran yang beragam. Ruam tersebut bisa timbul pada bagian tubuh mana pun, namun lebih sering muncul di lengan bagian dalam, tungkai bagian dalam, atau punggung. Pada bagian setiap ruam tersebut, biasanya muncul bercak-bercak putih halus yang disebut Wickham’s striae.

Tanda-tanda lain lichen planus, pertama, munculnya gatal pada ruam. Walau kadang gatal yang dirasakan masih bisa ditahan, namun umumnya gatal yang muncul cukup parah, bahkan bisa mengganggu waktu istirahat kamu.

Kedua, kadangkala, ruam-ruam itu bertumbuh cepat dalam beberapa hari, ataupun bertumbuh berangsur- angsur dalam sebagian minggu. Ruam dapat membuat garis ataupun terkumpul membuat ruam yang besar. Dikala ruam lama lenyap, ruam baru akan berkembang serta bertahan sepanjang 6 sampai 12 bulan, saat sebelum kembali sirna serta meninggalkan sisa bercorak kecoklatan yang tidak gatal. Memerlukan durasi sampai sebagian tahun supaya sisa ruam lenyap seluruhnya.

Ketiga, penyakit Lichen planus bisa memunculkan bintik putih di vulva serta Miss V. Bintik putih tersebut kadangkala diiringi gatal serta menimbulkan rasa sakit dikala berhubungan seksual. Jaringan kukur dapat timbul serta bertumbuh, alhasil mempersempit jalur masuk ke Miss V. Sebaliknya pada laki- laki, bintik putih mencuat pada kepala penis.

Lichen planus pula dapat menimbulkan cedera sungguh- sungguh pada kuku serta kegundulan pada kulit kepala. Tenggorokan, saluran kuping, kelopak mata, usus, serta anus pula dapat terserang akibat penyakit ini, walaupun tidak sering terjalin.

 

Penyebab Lichen Planus

Penyakit kulit ini merupakan penyakit autoimun di mana sel-sel kekebalan tubuh menyerang kulit dan selaput lendir menimbulkan reaksi peradangan. Penyebab pasti mengapa hal tersebut terjadi belum jelas. Tetapi, terdapat kecenderungan aspek genetik dan keadaan tertentu yang dapat memicu kemunculan penyakit kulit ini, seperti hepatitis C, serta beberapa jenis obat-obatan tertentu walau mekanismenya masih belum jelas.

 

Faktor Risiko Lichen Planus

Semua orang sebenarnya berisiko terkena penyakit kulit ini, pria dan wanita memiliki risiko yang sama. Walaupun, penyakit kulit ini lebih sering terjadi pada usia pertengahan, sekitar 45 tahun, dan wanita lebih sering terkena lichen planus mulut dibanding pria. Beberapa faktor atau kondisi yang dapat memicu timbulnya lichen planus antaralain;

  • Faktor genetik, beberapa pengidap lichen planus memiliki antigen leukosit manusia B7 (Human leukocyte Antigen B7 — HLA-B7), HLA-DR1, dan HLA-DR10 dapat berkembang menjadi penyakit kulit ini.
  • Infeksi Hepatitis C
  • Orang yang mendapatkan vaksin influenza
  • Pemakaian obat-obatan darah tinggi, obat anti-malaria (Hidroksiklorokuin dan klorokuin), obat golongan penghalang pompa proton buat pengobatan gangguan lambung, anti-nyeri golongan antiinflamasi nonsteroid (ibuprofen).
  • Paparan logam merkuri atau bahan kimia lainnya

 

Tak hanya itu, kamu juga bisa membantu mengurangi gatal, antara lain:

  • Tidak menggaruk ruam;
  • Kompres ruam dengan air dingin;
  • Menggunakan krim pelembap

 

Diagnosis Lichen Planus

Dokter akan memeriksa fisik kamu dengan melihat ruam di kulit. KemudiaN, bila diperlukan, dokter kulit akan melakukan prosedur biopsi, dengan mengambil sampel jaringan kulit dan memeriksanya dengan mikroskop, untuk mengetahui apakah sampel jaringan tersebut memiliki karakteristik lichen planus.

Setelah itu, pengecekan darah dapat dilakukan guna melihat apakah penderita memiliki aspek pemicu yang dapat menimbulkan lichen planus, seperti hepatitis C. Dokter juga bisa malaksanakan tes alergi yang mungkin bisa jadi pencetus timbulnya lichen planus.

 

Komplikasi Lichen Planus

Lichen planus pada vulva dan vagina dapat memunculkan perih hebat, meninggalkan cidera dan berisiko menimbulkan disfungsi seksual. Selain itu, penyakit kulit ini pula dapat meningkatkan risiko kanker kulit jenis squamous cell carcinoma meski risikonya kecil. Kemudian, Dokter hendak menyarankan pemindaian teratur guna mewaspadai timbulnya sel kanker di jaringan yang terdampak lichen planus. Kesimpulan, Kamu tetap perlu melakukan pengecekan kepada ahlinya.

 

Penanganan Di Klinik Pandawa

Pasien dengan penyakit lichen planus yang datang ke Klinik Pandawa akan diperiksa langsung oleh dokter. Dokter akan melakukan wawancara terarah dan komprehensif terkait penyakit yang dialami.

Untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang tepat maka dokter akan memberikan rekomendasi dan mengajak diskusi secara mendetail mengenai gejala dan tanda yang ada pada penyakit ini.

Bila kamu membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut silakan berkonsultasi online gratis ke dokter kami melalui bit.ly/2VdMqLL atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS / telp. Kami siap melayani. Segala rahasia medis terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman