PENYAKIT TOKSOPLASMA : GEJALA, BAHAYA, KOMPLIKASI, DAN PENGOBATAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Daftar Isi

penyakit toksoplasma
Tak hanya menyerang ibu hamil bahaya penyakit toksoplasma juga bisa menyebabkan mandul.

 

Ibu hamil termasuk orang yang paling rentan terserang penyakit dan infeksi, salah satunya penyakit Toksoplasma. Toksoplasma adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa (organisme bersel satu) bernama Toxoplasma Gondii.

Penyakit ini memang menyerang manusia, namun parasitnya berasal dari hewan dan daging yang belum matang. Pada hewan, parasit Toksoplasma Gondii biasa ditemukan di lapisan usus kucing yang kemudian akan keluar melalui kotoran.

Untuk itu, ibu hamil yang terpapar kotoran kucing akan sangat mudah terserang penyakit Toksoplasma. Dampaknya, penderita akan mengalami sejumlah gangguan kehamilan yang berdampak pada perkembangan janin.

Selain ibu hamil, orang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang lemah juga sangat berisiko terjangkit penyakit Toksoplasma. Mereka yang termasuk rentan terserang penyakit Toksoplasma, di antaranya penderita HIV/AIDS, dalam program kemoterapi, dan sedang mengonsumsi obat kortikosteroid atau imunosupresif dalam jangka panjang.

 

Penyebab Toksoplasma

Seperti yang sudah diketahui bahwa penyakit Toksoplasma disebabkan oleh parasit protozoa bernama Toxoplasma Gondii. Parasit ini terdapat pada jaringan tubuh hewan, terutama kucing.

Lalu, bagaimana cara parasit Toxoplasma Gondii ini masuk dan menyerang tubuh manusia? Jawabannya adalah melalui kotoran hewan. Parasit Toxoplasma Gondii akan bertelur di dalam lapisan usus hewan yang bisa keluar melalui kotoran.

Jika ibu hamil dan seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh lemah terkena kotoran hewan yang terinfeksi, maka akan sangat mudah bagi parasit Toxoplasma Gondii untuk masuk ke dalam tubuh penderita.

Toksoplasma juga menyebar melalui hubungan intim. Jadi, jika Anda termasuk orang yang aktif melakukan hubungan intim dengan beberapa pasangan, bisa saja Anda terjangkit penyakit Toksoplasma.

Selain itu, penyakit Toksoplasma dapat menyebar melalui:

  • Konsumsi daging yang belum matang dan sudah terinfeksi parasit Toxoplasma Gandii
  • Plasenta ibu hamil yang terinfeksi parasit Toxoplasma Gandii dan menyebar ke janin
  • Transfusi darah atau transplantasi organ dari pendonor yang terinfeksi parasit Toxoplasma Gondii

 

Gejala Toksoplasma

Gejala Toksoplasma bisa tidak nampak pada orang yang sehat. Akan tetapi dalam kondisi lainnya, infeksi ini akan memunculkan gejala sekitar beberapa minggu setelah terinfeksi. Gejala yang ditimbulkan pun tergolong ringan, yaitu flu, demam, nyeri otot, kelelahan, radang tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Namun, gejala yang lebih serius akan nampak jika penderita merupakan ibu hamil dan orang dengan sistem imun yang lemah. Gejala Toksoplasma pada ibu hamil akan muncul pada janin yang ada di dalam kandungan.

Baca juga: Berbagai Komplikasi dan Bahaya Infeksi Menular (IMS) Trichomoniasis

Ibu hamil yang terjangkit penyakit Toksoplasma akan mengalami sejumlah gangguan kehamilan, yakni keguguran atau kematian janin di dalam kandungan. Sedangkan, bayi yang baru lahir dan sudah terinfeksi parasit Toxoplasma Gandii sejak dalam kandungan akan menimbulkan gejala seperti:

  • Warna kulit menjadi kekuningan
  • Mengalami peradangan korion atau infeksi di bagian belakang bola mata dan retina
  • Terjadi pembesaran organ hati dan limpa
  • Kulit mudah memar dan mengalami ruam
  • Timbul kejang
  • Kepala menjadi besar atau mengalami Hidrosefalus akibat penumpukan cairan otak di kepala
  • Kepala tampak lebih kecil (Mikrosefalus)
  • Mengalami gangguan intelektual atau retardasi mental
  • Kehilangan pendengaran
  • Anemia

Gejala-gejala penyakit Toksoplasma pada bayi yang disebutkan di atas bisa muncul sesaat setelah bayi lahir atau berminggu-minggu hingga beberapa tahun kemudian.

Selanjutnya, gejala penyakit Toksoplasma pada seseorang dengan sistem imunitas yang lemah akan berbeda tergantung pada penyebaran infeksi tersebut. Jika parasit Toxoplasma Gandii menyerang otak, gejala yang timbul berupa:

  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pendengaran
  • Kesulitan berbicara
  • Pusing
  • Kejang
  • Koma

 

 

Bahaya Toksoplasma

Sementara itu, apabila infeksi Toksoplasma sudah menjangkiti seluruh bagian tubuh akan memunculkan gejala-gejala, antara lain:

  • Ruam kulit
  • Demam
  • Menggigil
  • Lemas
  • Sesak napas

Selain itu, penyakit Toksoplasma bisa menjadi salah satu penyebab seorang wanita mengalami kemandulan.

 

Komplikasi Toksoplasma

Dari beberapa komplikasi toksoplasma, diantaranya bisa menimbulkan komplikasi yang serius, seperti:

Toksoplasmosis Okular. Komplikasi ini terjadi karena peradangan dan luka pada mata yang disebakan oleh parasit.  Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, muncul floater (seperti ada benda kecil yang melayang-layang menghalangi pandangan) sampai  kebutaan.

Toksoplasmosis Kongenital. Komplikasi ini terjadi ketika janin terkena infeksi toksoplasmosis. Hal ini bisa berpengaruh terhadap gangguan kesehatan pada janin. Misalnya hidrosefalus, epilepsi, kehilangan pendengaran, kerusakan otak, gangguan kemampuan belajar, penyakit kuning,  toksoplasmosis okular, dan cerebral palsy.

Toksoplasmosis Serebral. Jika gangguan sistem kekebalan tubuh terinfeksi oleh toksoplasmosis, maka akan berbahaya bila menyebar ke otak dan bisa mengancam nyawa pengidap. Adapun beberapa gejalanya antara lain sakit kepala, kebingungan, gangguan koordinasi, kejang-kejang, demam tinggi, bicara tidak jelas, dan toksoplasmosis okular.

 

 

Cara Penanganan Penyakit Toksoplasma di Klinik Pandawa

Cara mengobati virus Tokso adalah dengan melalukan perawatan medis di klinik dan rumah sakit. Pasalnya, penyakit ini sulit didiagnosa dikarenakan gejala kerap tidak terasa oleh penderitanya. Kalaupun muncul gejala, keluhannya seringkali serupa flu atau bertambahnya monosit.

Untuk mengetahui kadar antibodi tubuh terhadap parasit Toxoplasma Gondii adalah dengan melakukan tes darah di laboratorium. Tes ini berlaku untuk penderita ibu hamil, bayi, orang dengan sistem imunitas yang lemah, hingga orang yang sedang dalam kondisi sehat.

Jika tes darah yang pertama menunjukkan hasil negatif, bukan berarti Anda bebas dari penyakit Toksoplasma. Bisa saja saat dilakukan tes darah, antibodi di dalam tubuh sedang terbentuk sehingga menunjukkan hasil negatif. Untuk itu, diperlukan tes darah berulang hingga menghasilkan hasil yang akurat.

Apabila Anda positif mengidap penyakit Toksoplasma, Anda akan diresepkan obat-obatan yang khusus dikonsumsi dengan pengawasan dokter. Semua langkah medis tersebut bisa Anda dapatkan di Klinik Pandawa.

Klinik Pandawa merupakan klinik spesialis kulit dan kelamin yang memiliki dokter ahli, berpengalaman, dan profesional dalam menangani kasus Toksoplasma. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi untuk datang ke Klinik Pandawa. Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, maka Anda dapat menghubungi kami di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik bit.ly/2VdMqLL untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis.

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman