Blog Details

Image

Penyebab Daging Tumbuh di Kulit

Klinik Kelamin | Info Kesehatan | Klinik Kulit | Kutil

Anda memiliki daging tumbuh di kulit? Daging tumbuh di kulit atau skin tag bertekstur lembut, bergelambir, dan berukuran kecil. Skin tag ini sering muncul pada daerah lipatan kulit seperti ketiak, selangkangan, atau leher. Daging tumbuh di kulit tidak menyakitkan, tapi dapat teriritasi akibat gesekan. Contohnya gesekan dengan pakaian, perhiasan, atau bagian tubuh lain.

Biasanya skin tag ini seperti memiliki tangkai yang menyatu dengan kulit. Sehingga skin tag ini seperti nampak menggantung. Skin tag terbentuk dari kolagen kulit yang telah mengendur bersama dengan pembulu darah.

daging tumbuh di kulit

Daging tumbuh ini sering dianggap sebagai kutil. Padahal, keduanya berbeda. Kutil teksturnya cenderung lebih kasar. Namun, skin tag ini lembut. Kutil juga berupa benjolan kecil atau datar di permukaan kulit sementara skin tag seperti menggantung.

Skin tag biasanya dimiliki oleh

  • Orang yang obesitas
  • Perempuan hamil
  • Lansia
  • Penderita diabetes, hipertensi, dan kolesterol
  • Memiliki keluarga dengan riwayat skin tag

Baca juga: Kulit Anda Nyeri? Ini Beberapa Penyebabnya

Penyebab Daging Tumbuh

Skin tag disebabkan oleh gesekan antar kulit. Namun, pada beberapa kasus, ini adalah tanda ketidakseimbangan hormon endokrin. Menurut para ahli, skin tag sangat mungkin terjadi karena genetik. Ada beberapa penyebab lain dari skin tag yang harus Anda waspadai

  1. Limpoma

Benjolan lemak yang tumbuh di antara kulit dan lapisan otot. Limpoma empuk dan mudah digoyangkan. Selain itu jika ditekan tidak sakit. Biasanya limpoma dialami orang berusia 40–60 tahun. Orang dengan penyakit berikut ini lebih berisiko memiliki limpoma

  • Penyakit Madelung
  • Sindrom Crowden
  • Sindrom Gardner
  • Adiposis Dolorosa
  1. Kista

Kista adalah kantung yang terbentuk dari jaringan membran berisi cairan, udara, dan zat lainnya. Pemicu kista dalah

  • Genetik
  • Tumor
  • Infeksi
  • Inflamasi kronis 
  • Penyumbatan pada tubuh
  • Parasit
  • Cedera
https://www.youtube.com/watch?v=0CpmTCDzljc&t=196s
  1. Melanoma

Melanoma adalah kanker yang menyerang pada kulit. Namun, melanoma juga bisa muncul pada hidung dan tenggorokan. Kanker ini jarang terjadi tetapi sangat berbahaya. Ciri-cirinya adalah daging tumbuh atau tahi lalat yang terasa gatal, bahkan berdarah. Namun, warnanya dapat berubah. Bahkan melanoma juga dapat menyerang mata dan kuku.

Kapan Harus ke Dokter

Skin tag bukan hal yang berbahaya. Bahkan, daging tumbuh dapat hilang dengan sendirinya. Namun, Anda perlu waspada jika skin tag terasa sakit, perih, atau gatal. Anda juga perlu curiga jika skin tag teriritasi, bahkan terluka. Jika bentuknya juga mencurigakan, sebaiknya segera ke dokter.

Jika Anda ingin menghilangkan skin tag karena merasa menganggu penampilan, lakukan dengan bantuan medis. Hindari untuk menggunting sendiri skin tag tersebut. Walau tak berbahaya Anda tetap harus memperlakukan skin tag dengan aman.

Baca juga: Kulit Anda Bintik-Bintik Berair? Ini 11 Penyebabnya

Pengobatan

  1. Ligase

Skin tag disebabkan oleh gesekan antarkulit. Namun, pada beberapa kasus, ini adalah tanda ketidakseimbangan hormon endokrin. Menurut para ahli, skin tag sangat mungkin terjadi karena genetik. Ada beberapa penyebab lain dari skin tag yang harus Anda waspadai

  1. Krioterapi

Prosedur untuk menangani skin tag bahkan tumor baik di permukaan kulit maupun organ dalam. Caranya adalah dengan menyemprotkan cairan khusus yang dapat membekukan dan membunuh skin tag. Orang dengan alergi dingin tak bisa melakukan krioterapi.

  1. Operasi

Operasi kecil-kecilan dapat dilakukan untuk memotong skin tag secara aman. Namun, hati-hati untuk memotong sendiri daging tumbuh tersebut di rumah. Anda dapat memiliki jaringan parut di permukaan kulit. 

  1. Bedah listrik

Pembedahan atau pemotongan skin tag dilakukan dengan menggunakan aliran listrik yang terkontrol.

Klinik Utama Pandawa telah terdaftar & terakreditasi sebagai lembaga resmi untuk pelayanan kesahatan.

Copyright © 2024 Klinik Utama Pandawa, All rights reserved.
Disclaimer Privacy Policy Cookie Policy