Penyebab dan Bahaya Penyakit Clavus (Mata Ikan)
Ilustrasi

Penyebab dan Bahaya Penyakit Clavus (Mata Ikan)

Diposting pada
Penyakit clavus (mata ikan) adalah salah satu jenis penyakit yang paling umum dan banyak dialami oleh wanita karena berhubungan dengan sering memakai sepatu hak tinggi. . Penyakit clavus (mata ikan) merupakan benjolan kecil keras di area kulit terutama di area telapak kaki akibat penumpukan sel-sel kulit mati yang terdesak kedalam sehingga mengeras dan bila ditekan sangat sakit. Terkadang penyakit clavus (mata ikan) bersifat lembut, berwarna keputihan atau abu-abu, dan teksturnya kenyal. Sering muncul di antara jari-jari kaki. Namun ketika penyakit clavus (mata ikan) menebal bisa menjadi sangat menyakitkan. Penyakit clavus (mata ikan) bukan merupakan penyakit kulit biasa. Tapi merupakan respons dari  tubuh terhadap tekanan atau gesekan pada kulit. Penyakit mata ikan (clavus) sering terjadi pada wanita daripada pria karena lebih sering menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak nyaman.

Apakah yang dimaksud dengan penyakit clavus (mata ikan) ?, apa saja gejala dari penyakit clavus (mata ikan) ?, Apa penyebab atau faktor resiko terjadinya penyakit clavus (mata ikan) ?, Apakah bahayanya penyakit clavus (mata ikan) apabila tidak segera diobati ?, Bagaimana diagnosis dan pengobatan terhadap penyakit clavus (mata ikan) ?, Bagaimana penanganan penyakit clavus (mata ikan) di klinik pandawa ?.

 

Apakah Yang Dimaksud Dengan Penyakit Clavus (Mata Ikan) ?

Penyakit mata ikan dikenal juga dengan nama clavus, merupakan penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang kali. Penyakit clavus (mata ikan) berbentuk bulat dan berukuran lebih kecil, memiliki bagian tengah yang keras dan dikelilingi oleh kulit yang meradang. Penebalan yang berlebihan pada bagian kulit akan berubah menjadi penyakit clavus (mata ikan) dan bisa menimbulkan rasa nyeri. Bagian tubuh yang paling sering terkena mata ikan adalah kaki, terutama area yang menopang berat tubuh.

Gesekan akan mengakibatkan hiperkeratosis dan iritasi yang merupakan suatu penebalan pada kulit akibat produksi stratum korneum yang terus menerus terjadi. Penebalan luas pada kulit dengan clavus (mata ikan) mungkin akan mengakibatkan rasa sakit yang kronis dan penebalan tersebut dapat menyebabkan pembentukan ulkus atau suatu luka. Penyakit mata ikan (clavus) adalah sejenis kalus yang terbuat dari kulit mati. Biasanya terbentuk pada permukaan kulit yang halus dan tidak berbulu, terutama di bagian atas atau sisi jari kaki. Berbentuk kecil dan bundar, dengan pusat yang jelas yang dapat menjadi lunak. Clavus (mata ikan) cenderung kecil, dan mereka muncul di area kulit yang keras, di mana kulit menebal atau di daerah tulang kaki. Secara klinis, penyakit clavus (mata ikan) terlihat seperti penebalan kulit. Adanya suatu pengeriputan dan infeksi jamur sekunder atau infeksi bakteri biasanya dapat terjadi pada penderita yang mengalami kekebalan tubuh yang menurun seperti pada pasien kencing manis.

Ada tiga jenis utama penyakit clavus (mata ikan) yaitu :

  • Keras
  • Lembut
  • Benih

 

Apa Saja Gejala Dari Penyakit Clavus (Mata Ikan) ?

Tanda-tanda atau gejala berikut mungkin menunjukkan adanya penyakit clavus (mata ikan) :

  • Benjolan yang menonjol dan mengeras
  • Daerah kulit yang tebal dan kasar
  • Kulit yang terkelupas, kering, bersisik dan berlilin
  • Nyeri di bawah kulit
  • Bercak kasar, keras, kekuning-kuningan, atau bergelombang
  • Kulit yang sensitif terhadap sentuhan
  • Rasa sakit saat memakai sepatu

 

Penyakit mata ikan (clavus) dapat terbentuk di berbagai tempat di bagian kaki, seperti :

  • Di bawah kuku jari
  • Di antara jari-jari kaki
  • Di sisi kaki
  • Di bagian bawah kaki

 

Apa Penyebab Atau Faktor Resiko Terjadinya Penyakit Clavus (Mata Ikan) ?

Pada dasarnya, penyebab munculnya clavus (mata ikan) adalah akibat tekanan dan gesekan di area kulit yang sama dengan berulang kali. Beberapa faktor penyebab terjadinya clavus (mata ikan) tersebut adalah :

  • Pemakaian sepatu yang tidak nyaman contohnya sepatu yang terlalu sempit, berhak tinggi, dan sepatu yang terlalu longgar.
  • Sering menggunakan alat musik dengan tangan yang mengakibatkan gesekan kulit dengan instrumen musik, dan peralatan lain yang digunakan sehari-hari dengan tangan.
  • Tidak memakai kaus kaki, menyebabkan terjadinya gesekan antara kaki dengan sepatu.
  • Orang yang merokok dan memakai korek api gas bisa memiliki mata ikan pada kulit jempol tangannya.
  • Hammertoe yang merupakan kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok dan berbentuk seperti cakar.
  • Tidak menggunakan sarung tangan atau menggunakan alat yang membutuhkan ketrampilan tangan terlalu lama tanpa mengenakan sarung tangan.
  • Bunion, yaitu munculnya penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang.
  • Seseorang dengan kelainan kelenjar keringat.
  • Memiliki bekas luka atau kutil.
  • Memakai kaus kaki yang tidak pas
  • Berjalan tanpa alas kaki sehingga menyebabkan kulit menebal
  • Tindakan berulang seperti jogging atau berjalan dengan cara tertentu
  • Usia yang lebih tua
  • Bunion, hammertoe, deformitas dan masalah kaki lainnya

 

Apakah Bahayanya Penyakit Clavus (Mata Ikan) Apabila Tidak Segera Diobati ?

Jika anda memiliki penyakit clavus (mata ikan) yang sangat menyakitkan, menderita diabetes, kulit yang rapuh, atau penyakit arteri perifer, dan tidak segera diobati maka akan menimbulkan masalah yang serius dan akan sangat mengganggu aktifitas sehari-hari. Oleh sebab itu anda harus segera berkonsultasi dengan dokter karena penyakit clavus (mata ikan) akan menimbulkan infeksi dengan gejala :

  • Sakit yang semakin memburuk
  • Pus, drainase, atau nanah yang keluar
  • Pembengkakan yang semakin besar
  • Kemerahan dan peradangan yang semakin menyebar
  • Pandangan atau penampilan yang buruk dari clavus (matra ikan)

 

Bagaimana Diagnosis Dan Pengobatan Terhadap Penyakit Clavus (Mata Ikan) ?

Dokter akan memberikan diagnosa suatu penyakit dengan bertanya tentang riwayat medis anda. Termasuk apakah anda pernah mengalami penyakit clavus (mata ikan) sebelumnya. Lalu dokter akan melakukan tes atau pemeriksaan fisik untuk mendapatkan hasil yang akurat terhadap penyakit. Perihal pengobatan penyakit clavus (mata ikan) ini membutuhkan penanganan dan pengobatan yang tepat dari tenaga kesehatan yang profesional serta terlatih pada bidangnya. Pengobatan secara medis tidak dapat dilakukan sendiri tanpa pengawasan dokter, oleh karena itu dibutuhkan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut terhadap penyakit agar didapatkan hasil yang akurat dan penanganan yang tepat.

 

Bagaimana Penanganan Penyakit Clavus (Mata Ikan) Di Klinik Pandawa ?

Penanganan penyakit clavus (mata ikan) cukup sederhana dengan cara operasi eksisi sampai ke dasarnya lalu dijahit. Tidak perlu rawat inap dan tidak perlu cek laboratorium. Tidak bisa dengan obat-obatan.  Klinik pandawa memiliki dokter ahli yang berpengalaman dalam melakukan pengobatan penyakit clavus (mata ikan). Klinik Pandawa memiliki fasilitas dan alat yang memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah cukup lama bertahun-tahun melayani pasien dengan penyakit clavus (mata ikan), penyakit bedah lainnya serta penyakit kulit dan kelamin lainnya. Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan dan pengobatan yang di lakukan oleh dokter klinik pandawa. Hampir semua pasien tidak ada yang bermasalah setelah pengobatan, dan hasil pengobatan lebih maksimal.

Jika memerlukan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis pada dokter kami dengan cara hubungi atau klik TELP / WA / SMS pada tombol di web. Kami dengan senang hati melayani anda. Segala rahasia medis pasien terjamin.


Disclaimer: “Hasil pengobatan mungkin tidak persis sama karena tergantung situasi dan kondisi pasien”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *