Pahami Penyebab Ejakulasi Dini dan Pengobatan, Demi Keharmonisan Rumah Tangga

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penyebab ejakulasi dini

 

Berhubungan intim menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan oleh sepasang suami istri untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Namun, seiring bertambahnya umur, keharmonisan hubungan di ranjang bisa berubah. Salah satu perubahan yang bisa dialami seorang pria adalah mengalami gangguan disfungsi seksual yaitu ejakulasi dini atau mengalami klimaks sebelum mulai penetrasi atau berhubungan intim. Lantas seperti apa penyebab ejakulasi dini ini dan bagaimana pengobatannya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Dalam penelitian dari Drug Discovery Today Journal tahun 2016 menyatakan ada kiranya 20 hingga 30 persen pria di dunia pernah mengalami mengalami ejakulasi dini.

Apabila hal gangguan disfungsi seksual ini terjadi, biasanya akan mengakibatkan perasaan tak puas dan kecewa oleh karena hubungan intim menjadi terasa singkat dan tak sesuai yang diinginkan pasangan. Karena itu ketahui apa itu ejakulasi dini untuk mencari solusinya.

 

 

Apa itu Ejakulasi Dini?

Pasalnya, gangguan disfungi seksual ini belum ada patokan yang pasti mengenai seberapa lama waktu yang ditentukan saat pria harus berejakulasi saat berhubungan intim dengan pasangannya. Namun, apa bila Anda sudah mengalami orgasme sebelum berhubungan atau penetrasi dalam waktu kurang dari semenit, hal tersebut bisa diartikan ejakulasi dini.

Gangguan disfungsi seksual ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Primer, merupakan keadaan yang terus dialami seorang pria sejak dia pertama kali melakukan hubungan intim atau setiap kali berhubungan intim.
  • Sekunder, adalah kondisi dimana saat gangguan disfungsi seksual ini dialami seorang pria yang sebelumnya memiliki riwayat ejakulasi normal atau tidak pernah ada masalah ejakulasi.

 

Beda Ejakulasi dan Orgasme

Ejakulasi erat kaitannya dengan orgasme atau mengeluarkan sperma (klimaks), tetapi kedua hal ini merupakan peristiwa yang berbeda. Pada pria normal, orgasme disertai dengan ejakulasi.

Tetapi pada pria yang mengalami gangguan disfungsi seksual ini dapat terjadi orgasme tanpa ejakulasi alias ejakulasi tanpa orgasme.

Sehingga demikian, orang yang mengalami orgasme tanpa ejakulasi berarti bisa merasakan kenikmatan seksual, tapi tidak mengeluarkan sperma. Sedangkan pria yang mengalami ejakulasi tanpa orgasme bisa mengeluarkan sperma tanpa sama sekali merasakan kenikmatan seksual dengan pasangannya.

 

Penyebab Ejakulasi Dini

Pemicu permasalahan gangguan seksual ini sesungguhnya belum dikenal secara tentu. Dulu, pemicunya diprediksi cuma berasal dari aspek psikologis penderita. Saat ini, banyak pakar yang setuju kalau ejakulasi yang terjalin di luar kendali merupakan akibat dari permasalahan psikologis serta biologis sekaligus.

Faktor- faktor psikologis yang bisa menimbulkan kendala ejakulasi di antara lain merupakan:

  • pengalaman seksual sebelumnya, terhitung trauma akan kekerasan seksual
  • kepercayaan diri yang rendah
  • citra tubuh yang kurang baik sehingga merendahkan keyakinan diri
  • harapan yang tidak realistis terikat performa seksual
  • kekhawatiran akan hadapi ejakulasi yang lebih awal ketimbang keinginan
  • gangguan psikologis semacam tekanan mental, kendala kecemasan, ataupun tekanan pikiran berkepanjangan
  • rasa bersalah yang memunculkan kecenderungan buat terburu- buru dikala berhubungan seksual
  • masalah individu dengan pasangan
  • rangsangan intim yang berlebihan

Sementara faktor psikologis yang menimbulkan gangguan disfungsi seksual pada biasanya berhubungan dengan:

  • Stres dan depresi.
  • Masalah dalam hubungan dengan pasangan.
  • Cemas terhadap performa seksual, khususnya pada permulaan hubungan yang baru, atau ketika seorang pria telah memiliki riwayat masalah dalam performa seksual.
  • Trauma seksual di masa lampau.

 

Ciri dan Tanda Ejakulasi Dini

Tanda dan ciri utama dari gangguan disfungsi seksual ini yaitu rasa sulit untuk menunda ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetraasi atau berhubungan intim. Namun, keadaan ini pun bisa terjadi pada kondisi seksual apapun, seperti saat masturbasi.

Pada pria dengan gangguan disfungsi seksual ini biasanya mengalami ejakulasi hanya dengan sedikit ransangan seksual dan tidak adanya kontrol.

Gangguan disfungsi seksual ini juga bisa memunculkan tanda yang berhubungan dengan perilaku. Pria yang mengalami masalah ini berpeluang bisa mengalami menurunnya gairah seksual akibat tidak adanya kendali terhadap fungsi seksual tubuhnya sendiri. Sehingga, Anda bisa terus merasa bersalah, tak percaya diri dan stress.

Walau demikian, orgasme yang terjadi lebih cepat tidak lantas menandakan bila Anda mempunyai gangguan disfungsi seksual awal. Anda perlu mengamati lebih awal apakah kondisi ini hanya terjadi sesekali atau terus berulang.

 

Faktor Risiko

Berikut faktor risiko gangguan disfungsi seksual ini, diantaranya yakni;

  • Disfungsi ereksi: gangguan seksual bisa jadi lebih parah, bila seorang pria terus hadapi permasalahan dalam mempertahankan ereksi. Ketakutan serta ketidakmampuan mempertahankan ereksi bisa membuat laki-laki mau menghentikan hubungan secara sengaja maupun tidak.
  • Kondisi kesehatan: penyakit kronis semacam penyakit jantung membuat bahaya dan secara tidak disengaja memberi tekanan untuk segera berejakulasi.
  • Stres: tekanan pikiran bisa menjengkelkan dan mengalihkan pikiran dari ikatan seksual

 

 

Pengobatan Gangguan Disfungsi Seksual di Klinik Pandawa

Pengobatan akan dilakukan dengan mencari tahu terlebih dulu mengenai penyebab ejakulasi dini dan memeriksa riwayat kesehatan pasien, termasuk kondisi psikologisnya. Jika tidak ditemukan masalah dari sisi psikologis pasien maka dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah dan tes urine.

Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi penyebab ejakulasi dini yang menghambat keharmonisan Anda dan pasangan.

Klinik Pandawa juga turut memberikan layanan kesehatan andrologi bagi Sahabat Pandawa yang memiliki masalah seputar reproduksi, kulit dan kelamin.

Segera hubungi layanan konsultasi dokter online kami tanpa dipungut biaya dan dapatkan informasi lebih lanjut melalui nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman