Awas! Ini Nih 8 Penyebab Gatal di Miss V dan Cara Mengatasinya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Penyebab Gatal di Miss V Hati-hati Bisa Jadi Itu Penyakit Kelamin

Sahabat pandawa pernah gak sih, merasa gatal di miss V? Pengen garuk tapi malu, jadi serba salah deh mau garuk gak bisa. Apalagi jika serangan gatal datang tiba-tiba, dan kamu juga tidak tahu apa penyebabnya. Banyak penyebab vagina gatal yang cukup remeh, seperti keringat berlebih atau gesekan dengan bahan celana dalam. Tapi, gatal di miss V bisa juga jadi pertanda dari masalah yang lebih serius. Infeksi vagina atau penyakit kelamin, misalnya. Kalau begitu, apa saja penyebab gatal di miss V dan bagaimana cara mengatasi gatal pada vagina? Simak terus artikel di bawah ini, ya!

penyebab gatal di miss v dan cara mengatasi gatal pada vagina

Penyebab gatal di miss V

Adapun beragam hal yang bisa menjadi penyebab gatal di Miss V, dari yang umum sampai paling bahaya, antara lain:

Akibat bercukur

Penyebab gatal di miss V bisa dipicu karena akibat dari bercukur. Kulit pada bibir vagina akan langsung terasa bersih dan mulus setelah selesai bercukur. Namun saat nantinya rambut kemaluan tumbuh kembali, Kamu akan sangat mungkin merasa gatal.

Hati-hati juga saat memilih alat cukurnya. Kulit pada area vagina, selangkangan, dan dubur sangatlah sensitif. Ketika alat cukur kamu kurang bersih atau cara mencukur salah, tentu bisa menyebabkan gatal di miss V dan kulit vagina memerah.

Bakterial Vaginosis

Penyebab gatal di miss V selanjutnya bisa dipicu oleh adanya bacterial vaginosis atau bacterial vaginosis. Bakteri ini menjadi penyebab umum gatal di miss V. bakteri vaginosis disebabkan oleh peradangan dari infeksi bakteri yang mengubah kondisi pH dalam miss V.

Selain rasa gatal di miss V, infeksi ini bisa ditandai dengan berbagai gejala seperti:

  • Keputihan dengan tekstur yang lebih cair dan berwarna keabuan, putih, atau hijau
  • Vagina berbau amis atau busuk
  • Rasa gatal pada vagina
  • Rasa terbakar saat buang air kecil

Infeksi Jamur

Penyebab gatal di miss V bisa dipicu karena adanya Infeksi jamur atau biasa di sebut kandidiasis. Biasanya, jamur yang menginfeksi vagina adalah Candidiasis albicans. Selain gatal di miss V, vagina bisa mengeluarkan cairan kental yang berwarna putih kekuningan.

Jamur ini tidak cuma bisa menginfeksi alat kelamin, tetapi juga dapat menginfeksi bagian tubuh yang lembab, seperti lipatan kulit, mulut, dan sebagainya.Pengobatan penyebab vagina gatal ini bisa dengan pemberian obat antijamur yang dikonsumsi secara oral ataupun krim oleh dokter, tergantung dari tingkat keparahannya.

Trikomoniasis

Penyebab gatal di miss V selanjutnya oleh karena Parasit yang bernama Trichomonas vaginalis. Parasit ini dapat ditularkan secara seksual dan biasanya menginfeksi pria maupun wanita. Pada pria, gejala infeksi trikomoniasis mungkin tidak terlihat, tetapi khusus wanita, gejala ini mungkin akan muncul, salah satunya adalah gatal di miss V dan iritasi.

Lichen Sclerosus

Lichen sclerosus menimbulkan munculnya bercak-bercak putih pada organ intim yang dapat menjadi penyebab gatal di Miss V dan peradangan. Kondisi kulit ini sangat langka dan biasanya muncul pada wanita yang sudah menopause.

Kondisi ini tidak dapat disembuhkan tetapi bisa diatasi dengan penggunaan krim steroid. Penderita lichen sclerosus perlu menggunakan krim tersebut secara teratur selama beberapa bulan sampai gejala mereda.

Gatal di Miss V: Penyakit Kelamin

Penyebab gatal di miss V bisa jadi pertanda kamu mengalami penyakit kelamin seperti, klamidia, herpes genital, sifilis, dan gonore merupakan beberapa penyakit kelamin yang jadi penyebab gatal di miss V.

Penyakit kelamin umumnya memang bisa menular lewat hubungan seksual bebas lewat vaginal, oral, dan anal apalagi tanpa pengaman. Selain itu, kebiasaan gonta-ganti pasangan seks dan sudah aktif berhubungan seksual mulai di bawah usia 25 tahun dapat meningkatkan risiko kamu.

Untuk wanita sendiri, gejala penyakit kelamin yang paling khas adalah rasa gatal, nyeri, dan panas terbakar pada miss V. Sayangnya karena masalah vagina ini sangat umum, gejala penyakit kelamin pada wanita sering dikelirukan dengan masalah umum lain.

Berhati-hatilah bila Kamu mengalami gatal di miss V yang diikuti oleh gejala umum lain dari penyakit kelamin, seperti nyeri saat buang air kecil, keputihan berbau menyengat, dan sakit saat berhubungan intim.

Menopause

Kapan saja hormon estrogen kamu naik-turun, besar kemungkinan salah satu efek yang kamu rasakan adalah gatal di miss V. Menstruasi, kehamilan, menggunakan pil KB, atau menopause bisa jadi penyebab gatal di vagina sewaktu-waktu.

Selama masa menopause, kadar estrogen bisa menurun drastis sehingga kemudian menyebabkan dinding vagina mengering dan menipis. Kedua kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab gatal di Miss V sehingga kamu pun terus ingin menggaruknya.

Gatal di Miss V: Kutu Kelamin

Gatal di miss V bisa pertanda kamu punya kutu. Yup, kutu tak hanya bisa muncul di rambut kepala saja tapi juga di kelamin. Sama seperti kutu di kepala, kutu kelamin juga membuat area sekitar gatal di miss V yang tak tertahankan.

Rasa gatal di miss V ini timbul oleh akibat gigitan kutu pada kulit kelamin dan keberadaan telur kutu di kulit hingga membuat iritasi.

Alur penyebaran kutu kelamin yang paling utama adalah melalui hubungan intim. Tapi bisa juga terjadi melalui berbagi atau saling pinjam meminjam barang pribadi seperti handuk dan celana  juga bisa menyebarkan kutu. Begitu pula jika tidur bersama di sprei yang kotor dan berkutu.

 

Pencegahan Gatal di Miss V

Ada cara untuk mencegah gatal di miss V kembali yang terus menghambat aktifitasmu. Seperti menahan untuk menggaruknya, mengurangi penggunaan pembersih vagina, sering mengganti pembalut saat haid, memastikan vagina idak lembap atau basah, hati-hati saat melakukan pencukuran, menggunakan pengaman saat berhubungan intim guna mencegah penyakit kelamin, dan tidak menggunakan pakaian yang ketat.

 

Cara mengatasi gatal pada vagina di Klinik Pandawa

Pengobatan untuk mengatasi gatal di miss V dilakukan setelah mengetahui penyebabnya. Penanganannya pun berbeda disesuaikan dengan penyebabnya.

Dokter akan melakukan penelusuran riwayat keluhan, pengecekan fisik termasuk pengecekan dalam, dan menganjurkan pemeriksaan tambahan, seperti  tes darah, urine, pemeriksaan cairan vagina, dan pap smear untuk menentukan diagnosis penyakit. Berikut cara mengatasi gatal pada vagina sesuai penyebabnya, antara lain;

  • Infeksi menular seksual ditangani dengan antibiotik.
  • Jamur pada vagina ditangani dengan obat-obatan antijamur yang dikonsumsi dengan diminum atau krim yang dioleskan pada vagina. Obat antijamur tertentu juga dapat diberikan melalui vagina.
  • Gatal yang disebabkan menopause ditangani dengan krim atau tablet estrogen. Krim atau losion estrogen kadang digunakan untuk mengatasi gatal dan inflamasi.

Bilamana Sahabat Pandawa masih menggalami gatal di miss V dan makin parah, jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter ahlinya.

Klinik Pandawa, terpercaya mengatasi penyakit kulit dan kelamin serta infeksi menular seksual salah satunya dengan gejala gatal di miss V yang dapat berbahaya bila tak cepat ditangani.

Apabila Sahabat Pandawa membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut maka bisa melakukan KONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter kami melalui layanan konsultasi. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami melalui nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Segala rahasia medis terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman