Kamu Wajib Tahu, Ini Dia 5 Penyebab Infeksi Pada Miss V yang Berbahaya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penyebab infeksi vagina pada wanita perlu diketahui

Sahabat Pandawa, area kewanitaan menjadi bagian tubuh yang dikenal dengan sangat sensitive, intim dan perlu dijaga kebersihannya dengan perhatian ekstra. Kebersihan yang tak dijaga dengan baik bisa saja meningkatkan risiko infeksi jamur vagina dan berujung pada munculnya berbagai macam penyakit vagina. Lantas, apa saja yang bisa menjadi penyebab infeksi vagina, bagaimana ciri-ciri infeksi pada vagina dan bagaimana pengobatan yang tepat? Simak terus artikel di bawah ini.

Dari banyak literature menyebutkan, bila permasalahan di area kewanitaan banyak disebabkan oleh karena wanita tidak mengenal organ intimnya dengan baik. Pasalnya, vagina sendiri memiliki asam alami dengan pH 3.8-4.2. Dengan mengetahui penyebab infeksi vagina lebih awal maka dapat pula ditangani dengan baik.

Infeksi jamur vagina adalah yang paling sering tak disadari dialami oleh banyak wanita. Umumnya cairan normal yang keluar dari miss V yakni tidak mengeluarkan bau, tidak menimbulkan gatal, dan jumlah yang tidak terlalu banyak. Begitu pun konsistensi cairan miss V tidak encer dan tidak terlalu kental.

Penyakit Vagina pada Wanita

Penyakit vagina sendiri adalah kondisi ketidak-normalan yang berdampak pada vagina, baik sebagian maupun keseluruhan. Pada kondisi normal, vagina mengeluarkan cairan berwarna jernih atau sedikit keruh. Cairan tersebut berfungsi membersihkan vagina agar tidak menimbulkan rasa gatal maupun bau.

Tetapi saat terkena infeksi, Miss V akan mengeluarkan cairan keputihan tak normal yang bercorak kekuningan, kehijauan, atau bahkan kecokelatan dan mengandung bercak darah. Kondisi ini dapat disertai dengan bau tak sedap, gatal, hingga nyeri.

 

Penyebab Infeksi Vagina

Selain disebabkan oleh infeksi jamur vagina, ada penyebab infeksi vagina lainnya seperti bakteri ataupun parasit yang bisa membahayakan kesehatan organ intim Miss V. karena itu perhatikan pula ciri-ciri infeksi pada vagina ini.

  1. Vaginosis bakterialis

Penyebab infeksi vagina oleh sebab bakteri yaitu Vaginosis bakterialis.  Dimana bakteri yang normal hidup pada vagina ini menjadi lebih banyak dari jumlah normalnya. Pada kondisi ini, keputihan dapat menjadi berwarna putih keabu-abuan dan berbau amis.

  1. Bakteri Gonorrea

Penyebab infeksi vagina selanjutnya adalah Bakteri gonore. Dimana dapat menular melalui hubungan seksual, seperti halnya dengan bakteri klamidia. Gejalanya juga hampir sama dengan klamidia, namun pada gonore dapat disertai dengan ciri-ciri infeksi pada vagina lain, seperti pembengkakan pada vulva atau alat kelamin bagian luar, nyeri panggul, atau konjungtivitis. Jika berhubungan seks dilakukan secara oral, bakteri gonore juga dapat menimbulkan keluhan peradangan pada tenggorokan.

  1. Bakteri Klamidia

Klamidia dapat menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman dengan orang yang menderita klamidia. Selain keluar cairan abnormal, gejala dapat berupa rasa gatal dan perih saat berhubungan seksual dan buang air kecil, mengalami perdarahan yang bukan menstruasi, keluar bercak setelah melakukan hubungan seksual, serta nyeri saat menstruasi.

  1. Jamur Kandida

Jamur candida atau dikenal dengan kandidiasis vaginalis ini sering menjadi penyebab infeksi vagina. Jamur ini dapat hidup dan tinggal pada miss V. Pasalnya, dapat mengakibatkan infeksi jamur vagina yang ditandai dengan keluarnya cairan miss V putih atau abu-abu, menyerupai gumpalan susu. Infeksi jamur ini tentu dapat menimbulkan rasa gatal dan perih.

  1. Parasit Trikomoniasis Vaginalis

Penyebab infeksi vagina selanjutnya adalah disebabkan oleh parasite trikomoniasis. Ciri-ciri infeksi pada vagina ini yaitu keluarnya cairan keputihan tak normal dengan corak kuning kehijauan yang beraroma menyengat. Parasit tersebut umumnya didapat dari hubungan seksual tanpa pengaman.

Selain itu, bahan pemicu alergi atau iritasi dapat menjadi penyebab infeksi vagina, ditandai dengan rasa perih, gatal, serta keluarnya cairan abnormal pada vagina. Bahan-bahan yang dapat memicu alergi maupun iritasi antara lain sabun wangi, cairan semprot vagina (vaginal douche), deterjen, pelembut kain, bahan lateks atau spermisida pada pengaman.

 

Kapan harus ke Dokter?

Apabila sahabat pandawa merasakan ciri-ciri infeksi pada vagina di atas atau mengalami perubahan pada cairan vagina Anda, segeralah konsultasikan pada dokter terpercaya. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab infeksi vagina yang bisa membahaya kesehatan Anda.

 

Cara Mengatasi Penyakit Infeksi Vagina

Beberapa hal yang bisa mencegah infeksi vagina antaralain;

  • Tetap terus menjaga vagina tetap kering, tak lembap dan bersih
  • Sering mengganti pembalut saat menstruasi
  • Jika Sahabat Pandawa aktif secara seksual, gunakan pengaman untuk melindungi Anda dari penyakit vagina yang timbul akibat penyakit menular seksual.
  • Sering mengganti pakaian dalam agar tetap bersih dan kering
  • Hindari menggunakan pakaian dalam terlalu ketat yang tidak mendukung sirkulasi udara di area organ intim.

 

Penanganan Infeksi Vagina di Klinik Pandawa

Pengobatan infeksi Miss V pada wanita pun bisa di atasi dengan melihat ciri-ciri infeksi pada vagina dan penyebab infeksi vagina. Sebelumnya, tentu Anda akan amnesis atau wawancara dengan Dokter. Sementara itu, untuk memastikan akan dilakukan pengambil sampel guna dilakukan tes pemeriksaan lebih lanjut.

Klinik pandawa terpercaya menangani penyakit kulit dan kelamin maupun penyakit vagina. Ditangani langsung oleh dokter ahli dan pemeriksaan akurat bersama laboratorium terbaik.

Segera lakukan pengobatan dan informasi lebih lanjut dengan berkonsultasi online gratis bersama dokter kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337 whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman