Buang Air Kecil Sering Tidak Tuntas? Ini Dia 6 Penyebabnya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

penyebab kencing tidak tuntas

Pernahkan Sahabat Pandawa merasakan kencing tidak tuntas? Setidaknya ini bisa terjadi pada siapa pun selama fase hidupnya. Dan seringnya gangguan kencing ini banyak diremehkan oleh orang banyak. Perasaan yang tidak enak alias nanggung ini ternyata bila terlalu sering atau terjadi dalam waktu lama tanpa diatasi bisa memberikan dampak masalah kesehatan, lho. Lalu, apa sih sebenarnya penyebab kencing tidak tuntas bisa terjadi pada seseorang? Yuk kita cari tahu bersama di bawah ini.

                                     

Kencing Tidak Tuntas

Ganguan kencing tidak tuntas merupakan kondisi ketika seseorang merasa ingin kencing lagi padahal ia baru saja buang air kecil. Kondisi terjadi karena masih ada urine yang tersisa di dalam kandung kemih. Sehingga lantas membuat kita resah dan terasa tanggung.

Gangguan kencing belum tuntas bisa dipicu oleh berbagai hal dan perlu ditangani sesuai dengan penyebab kencing tidak tuntas. Gangguan kencing ini umumnya muncul ketika proses pengosongan urine di dalam kandung kemih tidak selesai atau belum tuntas sewaktu buang air kecil.

Saat mengalami gangguan kencing tidak tuntas, sahabat pandawa mungkin akan merasakan beberapa gejala lain, seperti rasa sakit saat berkemih, merasa ingin pipis terus-terusan atau beser, sering kencing, dan aliran urine yang keluar lemah atau sedikit.

 

Penyebab Kencing Tidak Tuntas

Gangguan kencing tidak tuntas bisa saja menjadi pertanda adanya masalah kesehatan, bukan hanya gangguan di saluran kemih. Berikut ini merupakan beberapa penyakit atau kondisi yang bisa menjadi penyebab kencing tidak tuntas:

1.Infeksi saluran kemih

Kencing tidak tuntas sering kali terjadi oleh karena adanya infeksi, sebut saja penyakit infeksi saluran kemih. Sementara itu, penyakit infeksi menular seksual, seperti gonore atau kencing nanah, pun bisa memicu keluhan berupa kencing tidak tuntas atau terasa perih.

Gejala Infeksi saluran kemih di antaranya seperti demam, meningkatnya frekuensi kencing, perut bagian bawah nyeri, sensasi panas ketika buang air kecil, urin berwarna pekat, adanya darah dan aroma yang kuat serta keinginan buang air kecil namun sedikit yang keluar.

  1. Benign prostatic hyperplasia (BPH)

Penyebab kencing tidak tuntas selanjutnya ada BPH atau pembesaran kelenjar prostat jinak. Dimana BPH merupakan salah satu gangguan prostat yang banyak terjadi pada pria usia lanjut.

Kemunculan gangguan kencing tidak tuntas akibat BPH disebabkan oleh pembesaran pada prostat, sehingga menekan saluran kemih. Sehingga kemudian membuat aliran urine yang keluar menjadi kurang lancar.

Selain karena BPH, pembesaran prostat akibat infeksi atau kanker prostat juga bisa menjadi penyebab kencing tidak tuntas.

3.Kerusakan Saraf

Penyebab kencing tidak tuntas selanjutnya karena adanya kerusakan saraf. Proses buang air kecil sendiri diatur oleh saraf di otak dan sistem saluran kemih. Sesaat terjadi kerusakan atau gangguan pada saraf yang mengatur proses buang air kecil, keadaan ini dapat menimbulkan keluhan kencing tidak tuntas.

Ada sebagian contoh penyakit ataupun gangguan saraf yang bisa memicu penyebab kencing tidak tuntas, antara lain yaitu stroke, diabetes, dan cedera saraf tulang belakang.

4.Gangguan Kandung Kemih

Gangguan kandung kemih bisa memicu kencing tidak tuntas selanjutnya. Seperti melemahnya otot kandung kemih, retensi urine, hingga tumor bahkan kanker yang letaknya menghalangi saluran kemih serta gangguan pengosongan urine di kandung kemih.

5.Penyebab Kencing Tidak Tuntas – Masalah Psikologis

Salah satu masalah psikologis yang menyebabkan kencing tidak tuntas yaitu parauresis atau sulit buang air kecil karena malu buang air kecil di tempat umum. Selain sulit buang air kecil, keadaan ini lantas membuat pengidapnya merasa tidak tuntas saat ia buang air kecil di tempat umum, misalnya pada toilet umum.

6.Efek samping Obat-obatan

Gangguan kencing tidak tuntas terkadang juga bisa dipicu oleh efek samping dari konsumsi obat-obatan, misalnya obat alergi, obat pilek, antidepresan, dan obat penghambat lainnya. Gangguan ini juga bisa disebabkan oleh efek samping obat bius dan obat penenang.

Dikarenakan penyebab kencing tidak tuntas banyak maka itu Sahabat Pandawa perlu memeriksakan diri lebih lanjut pada ahlinya. Sahabat pandawa juga perlu berkonsultasi dengan dokter ahlinya bila keluhan kencing tidak tuntas muncul beserta gejala lain, seperti demam, nyeri punggung bagian bawah, dan kencing berdarah atau bernanah.

 

Diagnosis 

Untuk menentukan penyebab gangguan kencing yang kamu rasakan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Misalnya tes urine, tes darah, biopsi prostat, serta pemeriksaan radiologis seperti USG, foto Rontgen, dan pielografi.

Setelah dokter mendiagnosis dan menemukan penyebab kencing tidak tuntas yang kamu rasakan, dokter lantas menangani kondisi tersebut dengan meresepkan obat-obatan, menyarankan kamu untuk melatih otot kandung kemih dengan senam Kegel, memasang kateter urine, ataupun menjalani operasi.

Begitupun bila kencing tidak tuntas disebabkan oleh infeksi menular seksual, pasalnya sahabat pandawa diminta untuk mengajak pasangan untuk ikut pemeriksaan agar terbebas dari komplikasi lebih lanjut.

Untuk penanganan infeksi menular seksual, dokter akan memberikan obat minum antibiotik ataupun suntik dan sahabat pandawa dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas seksual hingga benar-benar pulih.

 

Kapan harus ke dokter?

Bila sahabat pandawa mengalami kencing tidak tuntas disertai gejala lain aroma menyengat, demam, warna urin berwarna pekat, nyeri di perut bawah, atau sering kencing dan tidak bisa menahannya, jangan ragu untuk periksakan diri pada dokter.

Kami merekomendasikan Klinik Pandawa untuk menjadi solusi dari semua keluhan penyebab kencing tidak tuntas kamu.

Klinik Pandawa sebagai klinik kesehatan dengan fokusnya pada kulit dan kelamin telah berpengalaman mengatasi gangguan kencing ini. Bagi kamu yang yang mengalami gangguan kencing ini oleh karena penyakit infeksi menular seksual, Klinik Pandawa siap memberikan penanganan optimal.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan atau keluhan kencing tidak tuntas ini? Silakan hubungi kami melalui klik layanan atau chat kami di 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS). Rahasia terjamin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *