Penyakit Orkitis
Penyakit Orkitis | Google Image

Penyebab Penyakit Orkitis

Diposting pada

Penyebab Penyakit Orkitis

Penyakit Orkitis adalah peradangan pada salah satu testis atau ke dua testis yang disebabkan infeksi bakteri dan virus. Orchitis merupakan suatu infeksi yang terjadi pada salah satu atau kedua testis. Penyakit ini setidaknya terjadi pada sepertiga pria yang mengalami gondok setelah pubertas akan beresiko mengalami orchitis. Orchitis biasanya disebut dengan istilah nyeri pada testis atau nyeri pada selangkangan. Karena biasanya seorang pria yang mengalami ini akan merasakan sakit yang menjalar pada selangkangan, ke perut dan terjadinya pembengkakan pada testis.

Jika bicara mengenai virus tentu dapat menyebar dan dapat menularkan kepada orang lain, untuk itu menjaga kebersihan dan kesehatan testis akan membantu terhindar dari orkitis tersebut. Selain virus ada penyebab lainnya yaitu berhubungan dengan penyakit gondok. Seseorang yang menderita penyakit gondok biasanya juga mengalami penyakit orkitis, bahkan data menyebutkan bahwa 30% penderita gondok mengalami penyakit orkitis.
Apa penyebab terjadinya orchitis?
1. Virus penyebab terjadinya orchitis yaitu virus coxsackievirus, varicella, echovirus, infectious, dan mononucleosis.
2. Bakteri yang menyebabkan terjadinya penyakit orchitis yaitu bakteri yang ada kaitannya dengan penyakit epididimitis. Epididimitis yaitu infeksi pada saluran sperma yang menempel dibagian atas testis. Jenis bakteri penyakit tersebut seperti neisseria gonorrhoeae, chlamydia trachomatis, escherichia coli, klebsiella pneumoniae, pseudomonas aeruginosa, staphylococcus dan streptococcus, beberapa jenis bakteri ini dapat menyebabkan penyakit menular seksual. Selain itu penyebab orchitis karena pasien mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh (imunitas) akibat my cobacterium avium complezm crptococcus neoformans, toxoplasma gondil, haemophilus parainfluenzae, dan candida albicans.
3. Penyakit orchitis sebagian ada kaitannya dengan penyakit gondongan (mumps dan parotitis). Menurut hasil penelitian menyatakan bahwa 30% seseorang yang menderita penyakit gondongan akan beresiko terjadinya penyakit orchitis pada hari ke 4 hingga hari ke 7. Hal ini dapat terjadi karena infeksi gondongan dapat menjalar melalui aliran getah bening.

Klinik Pandawa
Telepon : 0813-8635-7761
Email : pandawaklinik@gmail.com

Gejala Penyakit Orkitis

Adapun gejala dari penyakit orkitis dapat disebutkan sebagai berikut ini:
1. Adanya pembengkakan pada salah satu maupun juga kedua testis, selain adanya pembengkakan tersebut tentu adanya ruam merah pada testis tersebut. Tingkat keparahan dari orkitis dapat mempengaruhi pembengkakan yang terjadi pada wilayah sekitar testis, sehingga terjadi perbedaan antara satu orang dan yang lainnya.
2. Nyeri pada area sekitar area testis, adanya nyeri pada sekitar testis tersebut sangat kuat dirasakan oleh seseorang yang sedang mengalaminya. Tidak main-main adanya rasa sakit tersebut bisa membuat jerit-jerit penderitanya, bahkan bisa sampai menangis karena saking sakitnya dibuat berdiri aja susah.
3. Demam tinggi sampai dengan terjadinya kedinginan
4. Pada saat melakukan buang air kecil akan terasa nyeri luar biasa, begitu pula ketika terjadinya ereksi pada penis
5. Testis membesar adalah tanda utama seseorang menderita orkitis
Gejala dari penyakit orkitis tersebut dapat dicatat sebagai referesni untuk Anda semua yang saat ini sedang mengetahui sanak keluarga maupun juga teman-teman sedang menderita orkitis.
Faktor resiko untuk orkitis yang berhubungan dengan penyakit menular seksual adalah
• Berganti-ganti pasangan
• Riwayat penyakit menular seksual pada pasangan
• Riwayat penyakit kencing nanah ( gonore) atau penyakit menular seksual lainnya.
Beberapa faktor kontribusi terjadinya penyakit orchitis yang di transmisikan secara non seksual diantarnya :
• Pria yang pada saat lahir memiliki kelainan bawaan pada saluran kemih.
• Pria yang memiliki penyakit infeksi saluran kemih (ISK) berulang.
• Pria yang tidak pernah mendapatkan imunisasi vaksin mumps (gondok) atau tidak diberikan vaksin gondong (vaksin MMR).
• , vaksin measles, dan vaksin rubella secara tepat.
• Pria yang pernah melakukan operasi yang melibatkan alat kelamin atau saluran kemih.
• Pria yang berusia lebih dari 45 tahun beresiko akan mengalami penyakit orchitis.
• Kelainan saluran kemih.

Gejala
Gejalanya berupa :
• Pembengkakan skrotum
• Testis yang terkena terasa berat, membengkak dan teraba lunak
• Pembengkakan pada selangkangan si sisi testis (buah zakar) yang terkena
• Demam
• Dari penis keluar nanah
• Nyeri ketika berkemih (disuria)
• Nyeri ketika melakukan hubungan seksual atau ketika ejakulasi
• Nyeri selangkangan
• Nyeri pada testis biasanya terjadi ketika buang air besar atau mengedan
• Semen mengandung darah
• Mual dan muntah

Beberapa faktor resiko yang berhubungan dengan seks yang dapat menyebabkan penyakit menular seksual (PMS) dan akan berlanjut pada resiko orchitis, diantaranya sebagai berikut :
1. Pria yang bergonta-ganti pasangan atau pria yang memiliki beberapa partner sek.
2. Pria yang melakukan hubungan seks dengan orang yang menderita penyakit menular seksual (PMS).
3. Melakukan hubungan intim tanpa menggunakan kondom.
4. Pria yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit menular seks bahaya dari penyakit orkitis bila tidak segera ditangani
Komplikasi Orchitis
Orchitis terjadi pada kedua testis, berisiko menyebabkan kemandulan dan penurunan produksi hormon testosteron (hipogonadisme). Beberapa komplikasi lain yang mungkin terjadi pada penderita orchitis adalah:
• Epididimitis (peradangan saluran yang membawa sperma).
• Ukuran testis mengecil
• Kondisi di mana jaringan yang terinfeksi akan terisi oleh nanah (abses skrotum)

Jika anda memiliki gejala keluhan seperti diatas, silahkan konsultasikan kepada kami dengan cara klik gambar dibawah ini, nanti anda akan langsung terhubung dengan kami melalui whatsapp atau bisa juga melalui sms/telp dengan nomor 0813-8635-7761

Klinik Pandawa
Telepon : 0813-8635-7761
Email : pandawaklinik@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *