Seks bebas merupakan aktivitas yang sangat berisiko, terutama dalam penyebaran penyakit menular seksual. Salah satunya, seks bebas berisiko terkena penyakit kencing nanah atau dalam dunia medis disebut dengan Gonore.

Penyakit kencing nanah atau Gonore adalah penyakit kelamin yang sangat menjengkelkan dan menyusahkan. Bagaimana tidak, penderita Gonore akan mengeluarkan bau yang tidak sedap dari daerah vitalnya. Hal tersebut bukan hanya mengganggu si penderita, tapi juga orang-orang di sekitarnya.

Penyakit ini ditandai dengan keluarnya nanah berwarna kuning, hijau, atau putih dari uretra. Tak heran, penyakit Gonore juga sering disebut sebagai kencing nanah. Nanah berbau busuk ini akan muncul pada 1-14 hari setelah terinfeksi.

Penyakit kencing nanah dapat menyerang pria maupun wanita. Jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit kencing nanah akan memunculkan masalah kesehatan yang serius dan permanen.

Penyebab Penyakit Kencing Nanah (Gonore)

penyebab penyakit kencing nanah (gonore)
Penyebab penyakit kencing nanah ialah bakteri Neisseria Gonorrhoeae.

Penyebab penyakit kencing nanah ialah bakteri Neisseria Gonorrhoeae. Bakteri ini akan menginfeksi lapisan dalam saluran kandung kemih, leher rahim, rektum, tenggorokan, serta bagian putih mata.

Baca juga: Tak Hanya Pria, Waspadai Penyakit Gonore pada Wanita

Seks oral dan seks anal menjadi penyebab utama penularan penyakit kencing nanah. Terlebih bagi seseorang yang kerap bergonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual atau merupakan pekerja seks komersial. Untuk itulah, seks bebas menjadi penyebab utama penularan penyakit kencing nanah.

Gejala Penyakit Kencing Nanah (Gonore)

gejala penyakit kencing nanah (gonore)
Terdapat perbedaan gejala penyakit kencing nanah atau Gonore pada pria dan wanita.

Terdapat perbedaan gejala penyakit kencing nanah atau Gonore pada pria dan wanita. Gejala penyakit kencing nanah pada pria, berupa:

  • Keluar nanah dari ujung penis
  • Ujung penis bengkak dan berwarna merah
  • Bengkak dan nyeri pada salah satu buah zakar atau testis

Sedangkan pada wanita, gejala penyakit kencing nanah yang muncul antara lain:

  • Keluarnya cairan dari vagina (berair, menyerupai krim, sedikit kehijauan)
  • Munculnya bercak darah atau pendarahan saat tidak sedang menstruasi
  • Bengkak pada vulva
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan (setelah melakukan oral seks)
  • Nyeri pada perut bagian bawah atau panggul

Namun, gejala umum yang dapat dirasakan keduanya, yaitu:

  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Ketika buang air kecil, adanya sensasi nyeri dan rasa panas
  • Nyeri ketika melakukan hubungan seksual
  • Demam

Baca juga: Waspada Bahaya Infeksi Jamur (Tinea) pada Kelamin

Selain pada kelamin, penyakit kencing nanah juga dapat terjadi pada organ lain. Masing-masing organ yang terkena penyakit kencing nanah pun akan memunculkan gejala yang berbeda, seperti:

  • Penyakit kencing nanah pada anus, gejalanya berupa gatal pada anus dan keluar darah atau nanah dari anus.
  • Penyakit kencing nanah pada sendi, gejalanya berupa radang sendi, yaitu kemerahan, pembengkakan, dan nyeri saat digerakkan.
  • Penyakit kencing nanah pada tenggorokan, ditandai dengan sakit tenggorokan yang sulit sembuh dan munculnya benjolan di leher (pembengkakan kelenjar getah bening).
  • Penyakit kencing nanah pada mata, gejalanya berupa mata merah, keluarnya nanah dari mata, dan menjadi sensitif terhadap cahaya.

Pengobatan Penyakit Kencing Nanah (Gonore)

pengobatan penyakit kencing nanah (gonore)
Segera obati penyakit kencing nanah.

Cara mengobati penyakit kencing nanah yakni dengan pengobatan yang harus ditangani dengan cepat dan tepat. Hanya dengan menggunakan antibiotik oral atau injeksi, penyakit kencing nanah atau Gonore bisa disembuhkan.

Apabila kondisi Anda tidak menjadi lebih baik dengan antibiotik, dokter mungkin akan memberikan suntikan antibiotik yang lebih kuat atau kombinasi antibiotik. Setelah itu, Anda perlu melakukan  beberapa tindakan lebih lanjut untuk memantau kemajuan Anda.

Bahkan dalam kondisi tertentu, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan sejumlah tes dan tindakan medis untuk mengobati dan menghentikan penularan kencing nanah agar tidak semakin menyebabkan berbagai komplikasi.

Ingat, bila Anda divonis menderita penyakit kencing nanah atau Gonore, segera periksakan pula pasangan Anda ke dokter untuk menghindari infeksi dan penyebaran penyakit lebih lanjut. Jika Anda dan pasangan Anda terbukti mengidap Gonore, hanya gunakan obat-obatan yang diresepkan kepada Anda karena setiap pasien mungkin mendapatkan resep yang berbeda.

Sebelum penderita Gonore menyelesaikan pengobatannya dengan tuntas, pasien tersebut sebaiknya menghindari hubungan seksual. Namun, penggunaan alat pengaman seperti kondom lateks yang benar dan konsisten dapat mencegah terjadinya penularan.