Selain Bisa Membesar, Penis Bisa Mengecil Ketahui Penyebabnya Sekarang!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Penis Mengecil dan Menyusut? Pria Wajib Waspada

penis mengecil

Sahabat pandawa pernahkah kamu mendengar penis mengecil? Selain bisa patah dan membesar kenyataan ini pun harus kamu terima. Kondisi penis mengecil atau atrofi penis ini walau tak tidak terlihat signifikan, tetap saja bisa berpengaruh pada kehidupan seksualmu. Kondisi ini terjadi dimana penis mengalami penyusutan beberapa inci oleh berbagai penyebab.

Penyusutan penis ini harus diwaspadai para pria sebab bisa saja permanen. Faktor gaya hidup dan pertanda bahaya penyakit bisa menjadi faktor penyebab penis mengecil. Maka itu, jika kamu menemui perubahan pada area kelamin jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter kulit kelamin terpercaya agar cepat mendapatkan penanganan.

Faktor Penyebab Penis Mengecil

Ukuran penis setiap pria tentu bervariasi. Kalau selama ini ukuran penis kerap dikaitkan dengan ras atau etnis, rupanya tidak selamanya benar. Berikut ini beberapa faktor penis mengecil atau atrofi penis, diantaranya meliputi:

  1. Penis mengecil akibat faktor usia

Faktor utama yang bisa menyebabkan penis mengecil yaitu faktor usia atau penuaan. Seiring bertambahnya usia seorang pria, penis dan testis pun bisa ikut menyusut. Tentu hal ini disebabkan timbunan lemak di arteri sehingga menyebabkan aliran darah ke penis tak selancar dulu sewaktu usia muda.

Sehingga sel-sel otot di saluran ereksi dalam penis menjadi lemah. Lambat laun akan memicu timbulnya jaringan parut saat beraktivitas seks atau berolahraga dan menyebabkan penis menyusut dan kemampuan ereksi berkurang.

Jangan Sembarangan, Bahaya Seks Anal Bisa Picu Penyakit Kelamin Menular

  1. Obesitas

Apabila kamu termasuk golongan obesitas maka penumpukan lemak terutama di perut bawah bisa membuat penis terlihat lebih kecil. Hal ini karena sebagian batang penis tertutup oleh lemak perut. Pada pria yang sangat gemuk, lemak perut bahkan bisa menutupi hampir seluruh batang penis sehingga yang bisa dilihat dari atas hanyalah ujung kepala penisnya saja.

  1. Penis mengecil akibat Operasi prostat

Diketahui hampir 70 persen pada pria yang pernah melakukan operasi prostat ukuran penisnya mengecil. Prosedur ini disebut dengan radical prostatectomy. Para peneliti masih terus mencari tahu apa penyebab penis mengecil setelah prosedur prostactectomy ini. Salah satu dugaan terbesar adalah penis mengecil karena ada kontraksi otot di lipatan paha sehingga penis seakan “tertarik” ke arah tubuh.

Penyusutan penis pasca operasi prostat biasanya sekitar ½ hingga ¾ inci yang diukur ketika penis tidak ereksi. Kondisi ini juga bisa membuat pria kesulitan ereksi. Akibatnya jaringan ereksi yang ada kekurangan oksigen dan memicu penyusutan sel-sel otot di jaringan ereksi tersebut. Sebab itu jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter ahli perihal keluhan ini.

Ini Loh Bahaya Perilaku Seks Bebas Bila Terus Kamu Jalani

  1. Penyakit peyronie juga bisa sebabkan penis mengecil

Jika kamu belum tahu, penyakit peyronie ini merupakan gangguan yang bisa membuat penis bengkok atau melengkung. Kondisi inipun mempengaruhi penis tampak mengecil. Penis bengkok sebenarnya adalah kondisi umum, tapi jika diakibatkan oleh peyronie sudut kelengkungannya sangat tajam dan tampak tidak wajar. Penis bengkok karena peyronie juga disertai rasa sakit atau bahkan ketidakmampuan beraktivitas seksual.

Pada kasus ini, cara mengatasi penis yang mengecil adalah dengan mengobati penyakit utamanya tersebut terlebih dahulu. Biasanya untuk penanganan penis bengkok peyronie, dokter akan mempertimbangkan pembedahan. Pembedahan ini bisa dilakukan untuk mengangkat jaringanparut yang menyebabkan penyusutan, bengkok maupun nyeri.

  1. Efek Obat-obatan

Faktor konsumsi obat-obatan juga bisa mempengaruhi penis mengecil. Biasanya, obat-obat yang bisa memicu atrofi penis adalah antidepresan, obat hiperaktif, atau obat untuk mengatasi pembesaran prostat.

  1. Merokok

Selain berbahaya bagi ibu hamil karena bisa merusak kesehatan janin, substansi kimia yang ada pada rokok juga bisa memicu cedera di pembuluh darah pada penis.

Akibatnya, penis akan mengalami penyusutan. Pada kasus yang lebih parah, merokok bahkan dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Diketahui pula dalam penelitian oleh Boston University of Medicine meneliti perihal penis ereksi dari 200 pria, menemukan perokok memiliki penis ereksi lebih pendek dibanding pria yang tidak merokok. Dipercaya pula karena merokok menghambat aliran darah dan mencegah penis menegang.

Nyeri dan Gatal Berair Pada Kulit Jangan Abaikan, Ini Dia Penyebabnya

Bagaimana cara mengatasi atrofi penis?

Banyak kasus yang ditemukan, penyusutan ukuran penis ini bisa terjadi secara permanen. Namun, tidak ada salahnya kamu menerapkan gaya hidup sehat, seperti

  • Tidak merokok
  • Makan makanan bergizi
  • Aktif berolahraga
  • Hindari menggunakan celana ketat

Untuk mencegah penyusutan, kamu harus bisa mempertahankan fungsi ereksi sebab sewaktu ereksi penis terisi dengan darah yang kaya akan oksigen sehingga dapat membantu penis berfungsi dengan baik.

Bila penis kamu menyusut setelah pengangkatan prostat, kamu harus bersabar dan menunggu. Dalam banyak kasus, penyusutan akan berbalik dalam waktu 6 hingga 12 bulan. Biasanya, penis akan kembali ke ukuran normal setelah periode tersebut.

Hal tersebut juga harus didukung dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti yang telah disebutkan di atas.

Kapan harus ke dokter?

Apabila kamu mengalami penyusutan atau penis mengecil akibat peyronie atau efek operasi yang tak berangsur pulih, maka bicarakan dan konsultasikan pada dokter andrologi. Begitupun bila kamu disertai kesulitan ereksi atau disfungsi ereksi jangan ragu untuk pergi ke dokter ahli.

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab penis mengecil, bila kamu membutuhkan informasi seputar gangguan penis, konsultasikan pada kami Klinik Pandawa dengan cara menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337 (WA/TLP/SMS). Atau klik KONSULTASI ONLINE GRATIS. Rahasia terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *