Alami Miss V Gatal Setelah Berhubungan? Kenali Penyebabnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

vagina gatal setelah berhubungan

Ladies, pernah alami vagina gatal setelah berhubungan? pada area vagina banyak dialami oleh hampir setiap perempuan. Rasa gatal di area miss V seringkali banyak dialami hampir setiap wanita. Pasalnya karena berada di area lembap dan keringat pada area vagina. Namun, bagaimana kalau rasa gatal pada vagina selalu muncul setiap kali usai berhubungan seks? Tentu menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Ada banyak kondisi yang menyebabkan vagina terasa gatal setelah berhubungan. Beberapa di antaranya bersifat sementara dan akan hilang seiring dengan berjalannya waktu, tetapi ada pula yang memerlukan perhatian khusus.

Penyebab Miss V Gatal

Ada berbagai alasan atau penyebab yang membuat vagina gatal setelah berhubungan seksual. Berikut Penyebab vagina gatal setelah berhubungan seksual, antaralain;

Pertama, Hilangnya Keseimbangan pH 

Berhubungan seksual dapat mengubah keseimbangan pH miss V sehingga menimbulkan rasa gatal. Dituturkan oleh pakar seks dan Professor of Human Sexuality di New York University, Dr. Zhana Vrangalova, bila vagina Anda tidak basah dengan maksimal sebelum tindakan penetrasi, gesekan yang timbul saat penetrasi akan membuat vagina terasa gatal dan iritasi. Rasa gatal ini juga bisa ditandai dengan melakukan hubungan seks terlalu aktif dan dalam jangka waktu yang lama.

 

Kedua, Alergi

Gatal menjadi ciri-ciri yang umum terjadi pada suatu reaksi alergi. Jika Anda merasa gatal pada area vagina, maka bisa saja Anda mempunyai alergi terhadap kondom berbahan latex, cairan lubrikan, atau bahkan cairan sperma pasangan Anda sekalipun.

 

Ketiga, Iritasi – Penggunaan sabun yang mengandung pengharum

Membersihkan diri setelah berhubungan intim dapat mencega gatal setelah berhubungan. Anda dapat membilas organ intim dengan menggunakan sabun biasa saja. Adapun penggunaan produk pembersih kewanitaan yang memiliki fragrance atau mencuci celana dalam dengan detergen yang sama mengandung fragrance. Hal ini kemungkinan bisa saja mempengaruhi vagina gatal terus-menerus.

 

Keempat, Infeksi jamur

Dikutip dari Mayo Clinic, infeksi jamur vagina merupakan infeksi jamur yang menimbulkan iritasi, keputuhan dan rasa gatal yang intens pada miss V dan Vulva. Kondisi ini disebut kandidiasis vagina, infeksi jamur vagina yang memengaruhi 3 hingga 4 wanita dalam hidup mereka.

 

Kelima, Memiliki masalah kulit

Beberapa masalah kulit seperti eksim dan lichen sclerosis (gangguan kulit kronis yang sering menyerang daerah genital dan anus) juga bisa menjadi penyebab vagina gatal setelah berhubungan seks. Biasanya, rasa gatal ini menyerang area vulva (bibir vagina) yang jika digaruk terus-menerus akan membuat vulva menjadi merah dan iritasi.

Keenam, Mengalami kekeringan

Ada beberapa alasan mengapa Anda mungkin masalah pelumasan, seperti stress, dalam pengoban dan berbagai faktor lainnya. Sehingga bisa menimbulkan vagina kering dan sakit saat berhubungan. Begitu juga dengan pria.

 

Ketujuh, Infeksi Menular Seksual

Vagina gatal setelah berhubungan belum tentu pertanda miss V mengalami Infeksi Menular Seksual (IMS). Tetapi ini bisa saja terjadi, karena menurut CDC kurang dari 5 % infeksi klamidia dan 50% infeksi gonore yang telah memiliki gejala.

Untuk diketahui, IMS dapat menular kepada pasangan seksual melalui vaginal, oral maupun anal. Karena itu jika Anda merasakan keanehan dan mengalami gejala IMS, periksakan langsung pada dokter ahli.

 

Kapan Harus Periksa Ke Dokter?

Bila dilihat dari penyebab, vagina gatal tidak selalu menandakan masalah serius. Meski begitu, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter saat rasa gatalnya tak lagi wajar. Anda juga perlu tetap berhati-hati dan peka terhadap perubahan yang terjadi. Pasalnya, rasa gatal ini biasanya muncul hanya sebagai gejala penyakit utama.

Dokter dapat menentukan apa penyebab gatal yang Anda alami melalui pemeriksaan dan tes tertentu. Setelah itu, barulah dokter akan merekomendasikan perawatan yang tepat sesuai kondisi.

Gejala dan penyebab vagina gatal setelah berhubungan biasanya berbeda pada tiap wanita. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika mengalami berbagai gejala lain yang tidak disebutkan.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan panggul dan mengambil sampel cairan vagina untuk mencari tahu sumber masalahnya. Tes lain juga akan dilakukan bila diperlukan untuk menentukan penyebab utamanya.

 

Penanganan Vagina Gatal Setelah Berhubungan

Rasa gatal memang membuat tidak nyaman. Lalu, bagaimana mengatasi vagina gatal setelah berhubungan yang bisa Anda coba? Ini dia! Pertama, Selalu menjaga kebersihan. Sebagai wanita harus memperhatikan mahkota kita. Salah satunya dengan menjaga kebersihan area genital, area vagina dan sekitarnya. Kedua, Berhubungan intim dengan aman. Sebaiknya, sebelum berhubungan seksual dan aman, lebih baik Anda mengetahui terlebih dulu riwayat seksual dari pasangan.

Untuk informasi lebih lanjut dan pengobatan, hubungi layanan konsultasi kami atau konsultasi dokter online Gratis di nomor 0821-1141-0672 (WA/TLP/SMS). Kami siap melayani.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Paste your AdWords Remarketing code here
klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman