VARISES : GEJALA, PENYEBAB, FAKTOR RISIKO, DAN PENGOBATAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

 

shoes, elegance, woman
Varises sangat kerap terjadi di area kaki.

 

Varicose vein ataupun varises kerap kali jadi momok seram bagi wanita, secara khusus apabila ingin liburan ke tepi laut ataupun darmawisata air lain yang terbuka. Tak hanya memunculkan rasa sakit, varises juga jadi pengusik penampilan. Pembuluh darah vena yang sembab atau bengkak menonjol muncul di permukaan kulit. Lalu, seperti apa penyebab Varises dan penanganannya? Mari kita simak ulasan Varises di bawah ini.

 

Apa itu Varises?

Varises adalah pembengkakan ataupun pelebaran pembuluh darah vena yang diakibatkan oleh adanya penimbunan darah di dalam pembuluh tersebut. Varises ditandai dengan pembuluh vena yang bercorak ungu ataupun biru gelap, dan menonjol bengkak.

Varises dapat terjadi di semua pembuluh vena dalam tubuh. Akan tetapi, hal ini sangat kerap kali terjadi di area kaki, paling utama betis dan paha, sebab tekanan besar disaat kita berdiri ataupun berjalan. Varises pula dapat timbul di komponen panggul, dubur(ambeien/ sembelit), vagina, rahim, ataupun kerongkongan (varises esofagus).

 

Gejala Varises

Bila varises masih tergolong ringan, pengidapnya tidak akan merasakan tanda-tanda yang mengganggu. Tanda- tanda varises paling utama akan kian terasa ketika pengidap berdiri terlalu lama ataupun tinggal di daerah dengan cuaca hangat. Untuk sedikit meredakannya, kalian dapat berusaha buat berjalan kaki bebas sejenak ataupun istirahat sembari duduk atau berbaring dengan menaruh kaki di atas bantalan sebagai penyangga supaya posisi kaki terangkat.

 

Penyebab Varises

Penimbunan darah di dalam pembuluh vena terjadi imbas melemahnya atau hancurnya katup vena. Pembuluh vena berperan mengalirkan darah dari semua tubuh ke jantung. Di dalam pembuluh vena, terdapat katup yang berperan bagaikan pintu satu arah agar darah yang sudah melewatinya tidak bisa kembali lagi. Lemah atau hancurnya katup vena menimbulkan terbentuknya arus balik darah serta penimbunan darah di dalam pembuluh vena. Penimbunan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh tersebut meluas. 

Penyebab umum  terkena Varises, antara lain:

  1. Faktor Genetik. Penyebab utama Varises timbul yaitu karena faktor genetik atau keturunan. Apabila salah satu anggota keluargamu memiliki riwayat penyakit varises, kemungkinan besar keturunannya juga akan mengalami hal yang sama saat beranjak dewasa nanti.
  2. Berdiri terlalu lama. Berdiri atau duduk terlalu lama juga sering menjadi penyebab Varises. Darah Anda tidak akan mengalir jika Anda berada di posisi yang sama dalam waktu yang lama.
  3. Menderita obesitas. Apabila bobot tubuh semakin berat, maka tekanan di sekitar pembuluh vena juga semakin besar, yang dapat menyebabkan katup vena melemah. Darah yang tadinya harus dialirkan ke jantung perlahan akan berbalik arah, sehingga memicu terjadinya endapan di pemuluh vena. Tak heran kalau orang yang memiliki bobot tubuh berat rentan terhadap Varises.
  4. Kebiasaan memakai high heels. Tak bisa dipungkiri, pemakaian high heels membuat wanita lebih cantik, elegan, dan percaya diri saat melangkah. Tapi, Anda tetap harus berhati-hati. Pasalnya, terlalu sering memakai high heels ternyata dapat menyebabkan varises. Sebab saat high heels dipakai, kinerja pembuluh darah menjadi berkurang dan menyebabkan otot-otot kaki menegang. Bagi yang suka memakai high heels, sebaiknya pijat kaki selama 5-10 menit sesudah pemakaian agar otot kaki tidak tegang.
  5. Bertambahnya usia. Varises biasanya menyerang orang-orang yang sudah berumur. Penyebabnya tak lain karena katup vena orang yang sudah berumur jauh lebih lemah, sehingga proses mengalirnya darah ke jantung menjadi kurang maksimal.

Sebelum terlambat, cegah varises dengan cara meningkatkan gravitasi posisi atau peregangan kaki, terutama saat kaki terasa pegal dan kaku.

 

Aspek Resiko Varises

Kasus varises mayoritas dialami oleh perempuan ketimbang laki- laki. Tidak cuma itu, aspek lain yang dapat meningkatkan risiko seorang terserang varises merupakan obesitas, kehamilan, serta usia tua.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa memicu kerusakan pada katup pembuluh vena dan meningkatkan risiko seseorang terkena varises. Di antaranya adalah:

  • Posisi berdiri terlalu lama. Budaya ini menyebabkan darah di pembuluh vena komponen kaki sulit mengalir ke jantung.
  • Usia. Risiko varises semakin tinggi seiring pertambahan umur. Penuaan menyebabkan fungsi katup vena semakin lemah saat membantu pembuluh vena untuk mengalirkan darah ke jantung.
  • Wanita. Sebagian besar varises dialami oleh wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama masa kehamilan dan melahirkan, menstruasi, atau menopause. Perubahan hormon menyebabkan dinding pembuluh vena merenggang, sehingga berakibat pada melemahnya katup vena.
  • Unsur keturunan. Varises adalah salah satu variasi penyakit yang diwariskan. Apabila seseorang memiliki member keluarga penderita varises, karenanya peluang orang hal yang demikian untuk terkena penyakit ini menjadi lebih tinggi.
  • Obesitas. Tekanan pada pembuluh vena akan semakin bertambah bila muatan tubuh semakin besar. Selain mempersulit pembuluh vena dalam mendukung darah kembali ke jantung, tekanan akibat berat badan berlebih juga bisa memperlemah katup vena sehingga darah berbalik arah dan mengendap di dalam vena.
  • Permasalahan kesehatan lain, seumpama cacat pembuluh darah, pembengkakan atau tumor di dalam rongga pinggul, dan penyakit yang disebabkan oleh penggumpalan darah.

 

Diagnosis Varises

Diagnosis varises didahului dengan pengecekan riwayat kesehatan, yang mencakup tanda-tanda, riwayat penyakit, kebiasaan, lingkungan kegiatan, dan faktor risiko yang mengakibatkan pengidap terserang varises. Berikutnya, dokter akan melangsungkan pengecekan fisik dengan mengamati bagian tubuh yang alami varises. Pemeriksaan penunjang jarang dilakukan, kecuali dokter mencurigai terdapatnya permasalahan lain, seperti pada vena dalam( deep vein thrombosis). Beberapa jenis tes penunjang yang mungkin dicoba merupakan USG Doppler dan angiografi.

Bila rasa tidak nyaman atau perih efek varises semakin terasa, maka dokter akan mengusulkan metode operasi baik operasi kecil maupun besar, misalnya dengan pengobatan laser atau mengikat pembuluh vena jikalau tanda- tanda terus menjadi memburuk alias varises sudah menimbulkan komplikasi.

 

Komplikasi Varises

Varises tidak boleh dianggap sepele dan wajib ditangani dengan tepat. Bila situasi ini telah berlangsung bertahun-tahun, terganggunya aliran darah di dalam pembuluh vena berpotensi memunculkan komplikasi, seperti:

  • Tromboflebitis, ialah situasi disaat terjadi penggumpalan darah dan peradangan pada pembuluh vena kecil yang posisinya berdekatan dengan permukaan kulit. Gejalanya dapat ditandai dengan rasa sakit dalam bagian yang terkena varises dan kulit yang nampak memerah.
  • Trombosis vena dalam. Faktornya nyaris serupa dengan tromboflebitis, ialah penggumpalan darah di dalam pembuluh. tanda- tanda trombosis vena dalam berupa bengkak serta perih pada kaki.
  • Tukak ataupun luka terbuka. Situasi ini diakibatkan oleh penumpukan cairan di dalam jaringan yang mengarah pada meningkatnya tekanan darah di dalam pembuluh vena. Lama kelamaan, cedera bakal terbentuk pada kulit sekitar area varises dan akan terasa amat sakit. Bagian yang umumnya rentan hadapi komplikasi ini merupakan pergelangan kaki. Situasi ini berlangsung disaat pembuluh vena yang alami varises mengalami pecah-pecah. Pendarahan yang terjadi biasanya bersifat ringan.

 

Penanganan Varises di Klinik Pandawa

Klinik Pandawa memiliki dokter ahli yang berpengalaman dalam melakukan pengobatan Varises. Klinik Pandawa memiliki fasilitas dan alat yang memadai, modern dan lengkap. Klinik Pandawa juga sudah cukup lama dan berpengalaman melayani pasien penyakit kulit dan kelamin.

Rata-rata semua pasien puas dengan pelayanan dan pengobatan yang di lakukan oleh dokter Klinik Pandawa. Hampir semua pasien tidak ada yang bermasalah setelah pengobatan, dan hasil pengobatan lebih maksimal.

Apabila membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut silahkan berkonsultasi online gratis ke dokter kami melalui konsultasi atau menghubungi 0821-1141-0672/ 021-62313337  whatsapp / SMS / telp. Kami dengan senang hati melayani Anda. Segala rahasia medis terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Spesialis Kami