10 Pilihan Perawatan Terapi Disfungsi Ereksi
Terapi disfungsi ereksi menjadi solusi medis yang semakin banyak dicari pria untuk mengembalikan performa seksual, kepercayaan diri, dan keharmonisan hubungan.
Kondisi ini bukan sekadar persoalan kemampuan ereksi, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas hidup secara keseluruhan. Sayangnya, masih banyak pria yang menunda penanganan karena rasa malu atau menganggap disfungsi ereksi sebagai hal wajar seiring bertambahnya usia.
Padahal, dengan evaluasi medis yang tepat dan pilihan terapi yang sesuai penyebabnya, disfungsi ereksi dapat ditangani secara aman dan efektif.
Baca Juga: Obat Impotensi: Fakta, Jenis, dan Cara Kerjanya
Apa Itu Disfungsi Ereksi?
Disfungsi ereksi atau impotensi adalah kondisi ketika pria mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk aktivitas seksual. Kondisi ini dapat terjadi sesekali atau berulang, dan sering kali berkaitan dengan faktor fisik, psikologis, maupun gaya hidup.
Penyebab umum disfungsi ereksi meliputi gangguan aliran darah, gangguan hormon pada pria, stres, kecemasan, penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

Baca Juga: Terapi Ejakulasi Dini dengan Ozon: Solusi Pria Tahan Lama
10 Perawat Disfungsi Ereksi Pilihan Dokter Andrologi
Berikut ini adalah 10 pilihan perawatan terapi disfungsi ereksi atau impotensi yang umum digunakan secara medis dan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi masing-masing pasien.
1. Konsultasi Dokter Spesialis Andrologi atau Urologi
Langkah awal dan terpenting dalam menangani disfungsi ereksi adalah konsultasi dengan dokter spesialis andrologi. Pemeriksaan menyeluruh membantu menentukan penyebab utama dan merancang terapi yang tepat.
2. Perubahan Gaya Hidup
Perbaikan pola hidup seperti olahraga teratur, pola makan sehat, berhenti merokok, dan mengelola stres dapat meningkatkan fungsi ereksi secara signifikan.
3. Terapi Obat Resep Dokter
Terapi obat resep dokter menjadi salah satu pilihan utama dalam penanganan disfungsi ereksi. Obat-obatan ini bekerja dengan membantu meningkatkan aliran darah ke penis sehingga ereksi dapat tercapai dan dipertahankan.
Penggunaan obat harus melalui evaluasi medis menyeluruh dan resep dokter untuk memastikan keamanan, dosis yang tepat, serta meminimalkan risiko efek samping.
4. Terapi Hormon
Jika disfungsi ereksi berkaitan dengan kadar testosteron rendah, terapi hormon dapat menjadi pilihan setelah evaluasi laboratorium.
5. Psikoterapi dan Konseling Seksual
Untuk disfungsi ereksi yang dipengaruhi faktor psikologis, konseling dapat membantu mengatasi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri.
6. Terapi Vakum Ereksi
Alat vakum membantu menarik darah ke penis dan mempertahankan ereksi secara mekanis.
7. Shockwave Therapy
Terapi gelombang kejut intensitas rendah (shockwave) bertujuan merangsang pembentukan pembuluh darah baru pada jaringan penis, sehingga membantu memperbaiki aliran darah secara alami.
8. Terapi Ozon
Terapi ozon merupakan pendekatan medis yang memanfaatkan campuran oksigen-ozon untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme jaringan.
Pada beberapa kasus disfungsi ereksi, terapi ozon digunakan sebagai terapi pendukung untuk membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah dan respons ereksi, dengan pengawasan dokter berpengalaman.
9. P-Shot (PRP Therapy)
P-Shot atau prp treatment menggunakan plasma kaya trombosit dari darah pasien sendiri untuk membantu regenerasi jaringan penis.
10. Tindakan Bedah atau Implan Penis
Pilihan terakhir untuk kasus berat yang tidak merespons terapi lain.
Setiap terapi memiliki indikasi, manfaat, dan risiko masing-masing. Oleh karena itu, evaluasi medis menyeluruh sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan hasil optimal.
Kapan Sebaiknya Pria Melakukan Terapi Disfungsi Ereksi?
Jika gangguan ereksi terjadi berulang, berlangsung lebih dari tiga bulan, atau disertai penyakit tertentu seperti diabetes dan hipertensi, konsultasi dokter sangat dianjurkan.
Terapi Disfungsi Ereksi di Klinik Utama Pandawa
Jika Anda mengalami disfungsi ereksi dan ingin mendapatkan solusi yang tepat, konsultasi dokter online terkait kondisi Anda dengan dokter profesional di Klinik Utama Pandawa. Dengan pendekatan medis profesional dan teknologi modern, setiap terapi disesuaikan dengan kebutuhan Anda untuk hasil yang aman dan optimal.

Referensi
- WebMD Diakses pada 2026 https://www.webmd.com/erectile-dysfunction/guide/erectile-dysfunction-treatment-care
- Mayo Clinic Diakses pada 2026 https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/diagnosis-treatment/drc-20355782
- Samitivej Hospitals Diakses pada 2026 https://www.samitivejhospitals.com/article/detail/Treating-erectile-dysfunction-bangkok-thailand

Aktif menulis dan membagikan edukasi yang telah ditinjau oleh tim medis Klinik Utama Pandawa seputar kesehatan kulit, kelamin, estetika, bedah minor & mulut dan gigi berbasis bukti medis.