buried penis

Waspadai! Ini Tanda dan Bahaya Buried Penis pada Pria!

Buried Penis mungkin terdengar asing, tapi kondisi ini bisa membuat banyak pria merasa malu dan canggung dengan tubuhnya sendiri. Bayangkan, penis tampak “tersembunyi” di balik kulit atau jaringan lemak, hingga terlihat lebih kecil bahkan hampir tak tampak.

Padahal, ukuran aslinya normal hanya saja tertutup oleh jaringan di sekitarnya. Kondisi ini tak hanya memengaruhi kepercayaan diri, tetapi juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti infeksi, iritasi, hingga kesulitan buang air kecil.

Menariknya, Buried Penis bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari obesitas, kelainan bawaan, hingga komplikasi setelah tindakan medis seperti sunat. Sayangnya, banyak pria yang menutupi masalah ini karena rasa malu, padahal penanganannya kini bisa dilakukan dengan aman dan efektif melalui prosedur medis modern.

Fakta Menarik Tentang Buried Penis

Meskipun tidak umum dibahas, Buried Penis bukanlah hal yang langka. Dalam beberapa kasus, pria yang mengalaminya bahkan tidak sadar bahwa mereka memiliki kondisi medis ini menganggap ukuran penis memang kecil sejak lahir. Padahal, penyebabnya bisa diperbaiki secara medis.

Beberapa fakta penting yang perlu kamu ketahui:

  • Buried Penis tidak selalu berhubungan dengan ukuran penis sebenarnya.
  • Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan kulit di area genital.
  • Jika tidak ditangani, bisa menyebabkan gangguan buang air kecil dan masalah psikologis.
  • Kasus Buried Penis bisa terjadi pada anak-anak setelah sunat, terutama bila prosedurnya tidak dilakukan dengan benar.

Penyebab Buried Penis

Penyebab Buried Penis bisa beragam, tergantung usia dan kondisi seseorang. Berikut beberapa faktor umum yang dapat memicu kondisi ini:

1. Obesitas (Kelebihan Berat Badan)

Ini merupakan penyebab paling umum pada pria dewasa. Penumpukan lemak di area perut bawah atau pangkal penis bisa membuat penis tampak tenggelam. Kondisi ini bisa menyebabkan penis terlihat jauh lebih kecil, padahal sebenarnya normal.

2. Kelainan Kulit atau Jaringan

Kadang, kulit atau jaringan di sekitar penis terlalu longgar atau terlalu banyak, sehingga menutupi batang penis. Hal ini bisa terjadi sejak lahir (kongenital) atau akibat faktor tertentu seperti penuaan dan penurunan elastisitas kulit.

3. Komplikasi Setelah Sunat

Sunat yang dilakukan dengan cara tidak tepat bisa menyebabkan jaringan parut atau kulit tertarik secara berlebihan, sehingga penis tampak tertimbun atau “tertarik” ke dalam.

4. Infeksi atau Peradangan Kronis

Infeksi berulang di area genital dapat menyebabkan jaringan menebal atau membentuk jaringan parut yang menutupi penis. Kondisi ini sering terjadi pada penderita diabetes atau mereka yang sulit menjaga kebersihan area genital.

5. Faktor Genetik

Pada beberapa kasus langka, Buried Penis terjadi akibat faktor genetik yang memengaruhi struktur jaringan di sekitar alat kelamin.

Tanda-Tanda Buried Penis yang Harus Diwaspadai

Kondisi ini bisa tampak ringan di awal, tapi jika dibiarkan, gejalanya akan makin jelas dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan:

1. Penis Terlihat Kecil atau Tidak Keluar Sepenuhnya

Ini adalah tanda paling umum. Penis tampak seperti tenggelam di dalam kulit atau lemak, padahal ukuran aslinya normal.

2. Sulit Membersihkan Area Genital

Karena tertutup kulit atau lemak, membersihkan area penis jadi sulit. Akibatnya, keringat dan kotoran bisa menumpuk dan menimbulkan infeksi.

3. Iritasi dan Infeksi Kulit

Lembapnya area yang tertutup membuat bakteri dan jamur mudah berkembang, menimbulkan ruam, gatal, atau bau tidak sedap.

4. Kesulitan Buang Air Kecil

Beberapa pria dengan Buried Penis mengalami kesulitan buang air kecil karena lubang uretra tertutup lipatan kulit. Kadang urin bisa menyebar ke arah yang tidak terkontrol.

5. Masalah Psikologis dan Seksual

Banyak pria merasa malu, stres, bahkan kehilangan kepercayaan diri akibat bentuk penis yang tampak tidak normal. Kondisi ini juga bisa mengganggu kehidupan seksual.

Apakah Buried Penis Berbahaya?

Secara medis, Buried Penis bukan penyakit menular atau kanker, namun dampaknya bisa cukup serius jika tidak ditangani. Selain mengganggu kebersihan dan fungsi organ intim, kondisi ini juga dapat menyebabkan:

  • Infeksi berulang (seperti balanitis atau infeksi kulit penis).
  • Masalah buang air kecil karena saluran terhalang.
  • Gangguan psikologis seperti rendah diri dan depresi.
  • Disfungsi ereksi akibat aliran darah ke penis terganggu.

Jadi, meskipun terlihat sepele, Buried Penis sebaiknya tidak diabaikan dan perlu diperiksa oleh dokter untuk mencegah komplikasi jangka panjang.

Cara Mengatasi Buried Penis

Mengatasi hal tersebut melibatkan pendekatan medis dan non-medis. Berikut adalah beberapa opsi pengobatan yang dapat membantu:

1. Penurunan Berat Badan

Salah satu cara terbaik untuk mengatasinya pada pria yang mengalami obesitas adalah dengan menurunkan berat badan. Dengan mengurangi lemak tubuh di area perut dan selangkangan, penis akan lebih terlihat dan tidak tersembunyi. Penurunan berat badan yang sehat melalui diet seimbang dan olahraga bisa membantu mengurangi jumlah lemak yang menutupi penis.

2. Pembedahan (Surgery)

Pada kasus ini yang parah atau tidak dapat diperbaiki dengan cara lain, pembedahan bisa menjadi pilihan. Beberapa prosedur bedah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pembedahan pengurangan lemak: Mengurangi lemak yang menutupi penis dengan prosedur liposuction atau liposculpture untuk meningkatkan visibilitas penis.
  • Pembedahan rekonstruktif: Jika kulit yang kendur menjadi masalah utama, pembedahan rekonstruktif untuk mengangkat atau memperbaiki jaringan kulit yang kendur bisa membantu mengungkapkan penis.
  • Pemulihan dari fimosis: Jika disebabkan oleh fimosis, prosedur khatan atau pengobatan lain dapat dilakukan untuk memperbaiki masalah ini.

3. Penggunaan Alat Medis

Beberapa alat medis, seperti pompa penis atau perangkat ekstensor penis, dapat digunakan untuk membantu menarik penis keluar atau meningkatkan panjangnya. Meskipun tidak sepenuhnya mengatasi, alat-alat ini dapat memberikan bantuan sementara dalam memperbaiki penampilan atau fungsionalitas penis.

4. Perawatan Topikal

Jika penyebab buried penis berkaitan dengan kulit yang terlalu kendur atau iritasi, pengobatan topikal untuk mengurangi peradangan atau menghidrasi kulit bisa menjadi salah satu solusi. Penggunaan pelembap atau krim pengencang kulit tertentu dapat membantu memperbaiki elastisitas kulit di area selangkangan.

Pencegahan Buried Penis

Meskipun beberapa penyebab tidak dapat dicegah, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko:

  1. Menjaga berat badan yang sehat: Dengan menjaga berat badan ideal, Anda dapat mengurangi kemungkinan lemak berlebih yang menutupi penis.
  2. Olahraga secara teratur: Aktivitas fisik yang rutin dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar dan mengurangi akumulasi lemak tubuh.
  3. Menjaga kebersihan tubuh yang baik: Selalu menjaga kebersihan area genital untuk mencegah iritasi atau infeksi yang dapat memperburuk kondisi kulit di sekitar selangkangan.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Buried Penis?

Diagnosis Buried Penis dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter, biasanya oleh dokter spesialis bedah urologi atau andrologi. Dokter akan memeriksa:

  • Bentuk penis dan jaringan di sekitarnya.
  • Ketebalan jaringan lemak di pangkal penis.
  • Adanya infeksi, luka, atau bekas jaringan parut.

Penyembuhan Buried Penis yang Efektif di Klinik Utama Pandawa

Konsultasi Dokter Gratis

Tampil lebih percaya diri dengan ukuran alat vital yang diinginkan kini semakin mudah! Klinik Utama Pandawa menawarkan layanan filler penis yang aman dan profesional, dengan dukungan tenaga medis spesialis andrologi Jakarta berpengalaman serta teknologi canggih. 

Filler penis merupakan prosedur estetika yang dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi mereka yang menginginkan perubahan pada penampilan alat vital, tanpa operasi besar dan waktu pemulihan lama.

Di Klinik Utama Pandawa, keselamatan dan kenyamanan pasien adalah prioritas utama. Kami memastikan setiap prosedur dilakukan dengan standar medis yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami dan temukan solusi terbaik untuk penampilan yang lebih jantan dan percaya diri!

Konsultasi Dokter Online CTA
Referensi