Kenali Azoospermia Sulit Untuk Menghamili Perempuan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Azoospermia Sulit Buat Menghamili Perempuan, Kenali Lebih Awal

Azoospermia

Sperma merupakan salah satu faktor yang menentukan seorang wanita mempunyai keturunan atau buah hati. Banyak cara yang dapat dilakukan pria untuk mendapatkan kualitas sperma yang baik. Tapi bagi penderita azoospermia sangat sulit untuk bisa menghamili perempuan karena cairan sperma yang tidak berisi sel sperma alias kosong.

Masalah kesuburan pria diperkirakan terjadi pada paling tidak satu persen dari keseluruhan populasi laki- laki. Sebesar 10- 15 persen pria yang tidak produktif diperkirakan pula mengalami azoospermia. Perlu diketahui, azoospermia tidak senantiasa diakibatkan sebab testis tidak dapat memproduksi sel- sel sperma. Alasannya, dapat saja testis menciptakan sperma, tetapi jumlah sel yang keluar saat laki- laki hadapi ejakulasi tidak mencukupi sebab terdapat halangan.

Oleh sebab itu, mengambil keterangan di halaman Hopkins Medicine, terdapat 2 tipe azoospermia. Pertama, merupakan azoospermia obstruktif, ialah terdapatnya penyumbatan yang menghindari sperma buat keluar saat ejakulasi. Kedua, azoospermia non- obstruktif yang terjalin sebab penyusutan produksi sperma oleh testis.

Terdapat bermacam pemicu azoospermia. Aspek genetik semacam sindrom Klinefelter, chemotherapy ataupun radiasi dikala perawatan, mengkonsumsi obat- obatan khusus serta narkotika merupakan beberapa pemicu masalah kesuburan laki- laki. Keanehan anatomi semacam varikokel ataupun tidak terdapatnya vas deferens ialah saluran yang menyalurkan sperma saat ejakulasi, pula dapat jadi pemicu permasalahan kesuburan laki- laki.

Penindakan permasalahan ini dilakukan sesuai dengan tipenya. Azoospermia obstruktif bisa diatasi dengan menyambung serta merekonstruksi saluran yang membuat sperma tidak mengalir bersama air mani saat ejakulasi. Usaha ini bisa jadi akan melibatkan operasi ataupun metode lain. Mengkonsumsi obat- obatan pula bisa menolong bila pemicu penting permasalahan kesucuran pria merupakan produksi hormon yang kecil.

Sedangkan, azoospermia non- obstruktif dapat jadi tidak mungkin ditangani dengan pemeliharaan kedokteran. Pendamping yang menemui permasalahan ini dapat memperjuangkan kehamilan lewat fertilisasi in vitro ataupun injeksi sperma intracytoplasmic. Yuk, simak lebih lanjut kenapa laki-laki sulit menghamili perempuan?

 

Apa itu Azoospermia?

Sebuah kondisi ketika jumlah sperma yang terkandung dalam air mani laki-laki sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali akan menyebabkan Azoospermia atau masalah kesuburan pria. Kondisi ini bisa terjadi sekitar 1% dari semua pria di dunia dan 15% pada pria yang tidak subur. Jika anda belum kunjung hamil setelah tahunan terus berusaha, bisa jadi ini penyebabnya.

 

Gejala dan Diagnosis

Secara garis besar, tidak ada gejala khusus yang menanda pria mengidap Azoospermia atau masalah kesuburan pria. Namun, pada beberapa masalah, pasien yang terkena Azoospermia ayau masalah kesuburan pria memiliki testis kecil atau struktur pembengkakan pada testis.

Cara mendiagnosis Azoospermia atau masalah kesuburan pria bisa dicoba dengan analisis sperma dan cairan semen. Pria akan diminta untuk memberikan sample sperma dan dokter akan menganalisis jumlah, bentuk, pergerakan dan variabel sperma.

 

Apa Penyebabnya Masalah Kesuburan Pria?

Ada tiga penyebab kurangnya produksi sperma, yakni:

  1. Gangguan hormon

Mr.P memerlukan hormone hipofisis untuk merangsang untuk sperma. Jika hormone tersebut tidak ada atau sangat kurang, maka testis tidak akan memproduksi sperma secara maksimal. Gangguan hormon dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, seperti androgen (steroid), antibiotik, serta obat-obatan untuk mengobati peradangan atau kanker. Rokok, alkohol, dan narkotika juga bisa menyebabkan gangguan hormon.

  1. Kegagalan testis

Kegagalan pada Mr.P merujuk pada ketidakmampuan testis (epitel seminiferus) memproduksi sperma atau masalah kesuburan pria, untuk membuat jumlah sperma matang yang memadai. Kegagalan ini bisa terjadi pada setiap tahap dalam produksi sperma. Terdapat beberapa alasan penyebab kegagalan pada buah zakar, yaitu testis tidak memiliki sel-sel yang membelah menjadi sperma atau yang disebut ‘Sertoli cell-only syndrome’, sperma tidak mampu menyelesaikan tahap perkembangannya (maturation arrest), dan juga disebabkan oleh adanya kelainan genetik.

  1. Varicocele

Varicocele atau varises di buah zakar adalah terbukanya pembuluh darah di dalam skrotum. Varicocele sama halnya dengan varises yang biasa terjadi di kaki. Pembuluh darah vena yang membengkak serta terbuka disebabkan karena darah tidak mengalir dengan baik. Penyebaran pembuluh darah menyebabkan banyak darah yang mengalir ke skrotum, dapat berakibat negatif pada produksi sperma.

Pengobatan Azoospermia di Klinik Pandawa

Dengan pengobatan yang tepat, untuk masalah kesuburan pria, maka Azoospermia akan dapat diatasi. Penanganan Azoospermia meliputi berbagai perawatan kesuburan dan juga menerapkan perubahan gaya hidup.

Klinik pandawa sebagai salah satu klinik andrologi terbaik di kota Jakarta menyediakan layanan untuk pengobatan Azoospermia. Dokter yang berpengalaman, alat-alat kesehatan yang modern, dan fasilitas yang memadai menjadikan Klinik Pandawa pilihan tepat bagi Anda yang ingin melakukan pengobatan Azoospermia sehingga dapat memudahkan Anda untuk memperoleh keturunan.

Anda dapat berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis di nomor 0821-1141-0672/021-6231-3337 (telepon/SMS/WA) atau melalui link layanan. Dapatkan promo menarik setiap bulannya untuk berbagai layanan di Klinik Pandawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman