Waspadai Nevus Pigmentosus, Tumor Jinak yang Berbentuk Tahi Lalat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email

Daftar Isi

nevus pigmentosusKelainan kulit yang disertai dengan pigmentasi termasuk nevus pigmentosus merupakan hal yang banyak ditemui di kalangan masyarakat umum. Pada umumnya setiap orang memiliki nevus pigmentosus. Nevus pigmentosus disebut juga dengan tahi lalat dalam bahasa awam.

Nevus jarang menyebabkan komplikasi. Namun, nevus perlu diwaspadai  karena ada kemungkinan dapat berevolusi menjadi melanoma atau menyebabkan komplikasi melanosis neurokutaneus.

Mari kita simak pembahasan lengkap mengenai nevus pigmentosus berikut ini.

 

Definisi Nevus Pigmentosus

Nevus pigmentosus merupakan tumor jinak atau lesi kulit melanositik jinak yang terjadi akibat proliferasi melanosit pada jaringan kulit. Melanosit adalah sel penghasil melanin yang secara normal terdapat di antara keratinosit pada lapisan basal epidermis kulit. Lesi yang terdapat pada nevus mempunyai diameter, warna dan jumlah yang bervariasi antar individu.

Ada beberapa teori berkaitan dengan proliferasi melanosit pada nevus, antara lain

  1. Terjadi migrasi melanosit selama proses embryogenesis
  2. Sebagai variasi morfologi dari melanosit
  3. Sebagai akibat proliferasi lentiginosa pada epidermis.

 

Nevus terjadi lebih banyak pada orang kaukasia atau berkulit terang dan lebih sedikit pada orang yang berkulit hitam. Pada umumnya wanita dewasa mempunyai total nevus yang lebih banyak pada bagian kaki. Sedangkan laki-laki lebih banyak ditemukan pada bagian badan.

Bentuk dari nevus bervariasi sesuai dengan jenis nevus yang dimiliki. Gambaran klinis dari nevus dapat dilihat seperti permukaan yang homogen, bentuk bulat atau oval, memiliki batas regular, dapat berbentuk papilomatous, pedunkulasi, kubah, dan umumnya memiliki warna seperti daging, merah muda ataupun coklat.

Umumnya nevus tidak menyebabkan keluhan pada penderitanya karena tidak disertai rasa gatal, nyeri, bengkak, atau peradangan. Namun pada beberapa kasus tertentu, tahi lalat ini dapat mengganggu secara estetika ataupun merusak penampilan.

 

Klasifikasi Nevus Pigmentosus

Berdasarkan sifatnya, nevus pigmentosus dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
  1. Kongenital yaitu nevus telah ada di tubuh sejak lahir atau pada tahun pertama kehidupan.
  2. Acquired (didapat) yaitu bahwa sebagian besar nevus pigmentosus yang didapat oleh tubuh berkembang pada 20 tahun pertama kehidupan.

 

Sebuah studi di Skotlandia memperlihatkan bahwa dalam dekade pertama kehidupan, wanita rata-rata mempunyai tiga nevus sedangkan laki-laki rata-rata mempunyai dua nevus. Pada interval usia puncak kehidupan (20-29 tahun), wanita dan laki-laki rata-rata mempunyai jumlah nevus masing-masing 33 dan 22 buah. Setelah itu, umumnya akan terjadi penurunan yang progresif.  Wanita rata-rata mempunyai enam nevus dan laki-laki rata-rata mempunyai empat nevus pada dekade ketujuh kehidupan. Pada usia dewasa rata-rata jumlah nevus pigmentosus berkisar antara 25 sampai 35 per orang. Makin tinggi jumlah nevus seseorang, maka akan semakin besar resiko nevus tersebut berkembang menjadi melanoma.

Berdasarkan gambaran histopatologinya, nevus pigmentosus dapat dibagi menjadi 9 jenis, yaitu:
  1. Junctional Nevus yaitu sel-sel nevus yang terletak di lapisan bawah epidermis atau pada daerah perbatasan epidermis
  2. Compound Nevus yaitu sel-sel nevus yang terletak baik pada dermis maupun epidermis
  3. Intradermal Nevus yaitu sel-sel nevus yang terletak pada lapisan dermis
  4. Displastik Nevus yaitu sel-sel nevus yang dapat berkembang menjadi melanoma maligna yang ditandai dengan pertumbuhan kulit berwarna gelap yang menonjol atau mendatar, namun lebih besar dari tahi lalat biasa (diameternya lebih dari 1 cm). Bentuk dan warnanya bervariasi dan tidak selalu bulat.
  5. Amelanotik Nevus yaitu sel-sel nevus yang tidak lagi menghasilkan pigmen (melanin) atau memproduksi melanin sangat sedikit sehingga tidak mudah dikenali.
  6. Flammeus Nevus yaitu sel sel-sel nevus yang berupa tanda lahir berwarna merah muda atau ungu yang terdapat pada kulit.
  7. Halo Nevus yaitu sel-sel nevus yang berupa tahi lalat yang dikelilingi oleh lingkaran putih atau cincin.
  8. Sebaceous Nevus yaitu sel-sel nevus berupa tanda lahir yang merupakan suatu area kecil pada kulit, mempunyai kelenjar minyak yang terlalu banyak dan tumbuh lebih besar dari biasanya.
  9. Spitz Nevus yaitu sel-sel nevus yang cenderung tumbuh dengan cepat dan dapat mengeluarkan cairan atau berdarah. Nevus ini menimbulkan gatal-gatal di sekitar tahi lalat dan umumnya terlihat merah muda serta berbentuk seperti kubah.

 

Gejala Nevus Pigmentosus

Pada umumnya, nevus tidak menimbulkan gejala apa pun karena memang bersifat jinak. Namun demikian, Kita perlu mengetahui tanda-tanda nevus ketika berkembang menjadi ganas atau berubah menjadi melanoma, antara lain sebagai berikut:

  • Timbulnya Luka dan perdarahan secara spontan atau tiba-tiba
  • Tahi lalat atau lesi tersebut membesar dengan cepat dan berwarna semakin gelap
  • Mulai menyebar ke kulit di sekitarnya
  • Terdapat bercak yang lebih kecil mengelilingi lesi tersebut
  • Peradangan atau inflamasi pada kulit di sekitar lesi yang timbul secara tiba-tiba tanpa adanya trauma
  • Rasa nyeri
  • Gatal pada lesi

 

Penyebab Nevus Pigmentosus

Faktor-faktor etiologi nevus masih belum diketahui dengan pasti hingga saat ini, namun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan nevus antara lain:

  1. Paparan sinar ultraviolet dari matahari.
  2. Trauma kulit.
  3. Imunosupresi atau penurunan system kekebalan tubuh.
  4. Faktor hormonal.
  5. Faktor genetik.

 

Komplikasi Nevus Pigmentosus

Jika nevus yang Anda alami menunjukkan gejala atau keluhan-keluhan tertentu sebaiknya Anda segera melakukan pengobatan ke dokter karena dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi lain yang berbahaya seperti:

  1. Melanoma yaitu salah satu jenis kanker kulit.
  2. Neurocutneous Melanocytosis yaitu salah satu bentuk gangguan pada saraf.

 

Diagnosis Nevus Pigmentosus

Nevus umumnya didiagnosis berdasarkan gambaran klinis. Bercak nevus biasanya memiliki bentuk yang menyerupai kubah atau kutil. Lesi ini terkadang tampak pada kaki dan memiliki bentuk seperti huruf D.

Warnanya pun terkadang berbeda-beda mulai dari cokelat hingga hitam. Ukurannya pun umumnya tidak terlalu besar, yakni sekitar 24 mm. Lesi ini dapat berbentuk tunggal maupun ganda dalam satu area dan seringkali tumbuh pada bagian wajah ataupun leher.

Pemeriksaan penunjang hampir tidak diperlukan dan dilakukan hanya apabila terdapat kecurigaan yang mengarah kepada keganasan.

 

Pencegahan Nevus Pigmentosus

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah semakin besarnya nevus antara lain:

  1. Menghindari paparan sinar matahari yang lama, terutama siang hari.
  2. Menggunakan tabir surya ketika berpergian keluar rumah.
  3. Tidak menggaruk lesi jika terasa gatal.
  4. Jangan mencabut bulu atau rambut yang tumbuh di atas tahi lalat atau lesi tersebut.

 

Pengobatan Nevus Pigmentosus Di Klinik Pandawa

Pada sebagian besar kasus nevus pigmentosus umumnya tidak diperlukan pengobatan yang khusus.

Opsi pembedahan atau pengangkatan nevus pigmentosus dapat dilakukan dengan mempertimbangkan penilaian dari berbagai aspek, antara lain:

  1. Lesi yang mengganggu secara estetika dan fungsional.
  2. Nevus pigmentosus kongenital yang berdiameter besar. Jenis nevus ini mempunyai risiko keganasan yang lebih tinggi dibandingkan  dengan nevus yang berukuran kecil atau sedang.
  3. Timbul iritasi pada lesi secara terus menerus.
  4. Kekhawatiran mengenai potensi biologis dari lesi tersebut.

 

Klinik Pandawa sebagai salah satu klinik kecantikan dan kulit terbaik di kota Jakarta menyediakan layanan untuk pengangkatan atau pengobatan nevus pigmentosus. Dokter yang berpengalaman, alat-alat kesehatan yang modern, dan fasilitas yang memadai menjadikan Klinik Pandawa pilihan tepat bagi Anda yang ingin melakukan pengangkatan atau pengobatan nevus pigmentosus. Dokter di Klinik Pandawa akan menyarankan pengobatan atau tindakan medis yang tepat untuk menangani pengangkatan atau pengobatan nevus pigmentosus yang Anda derita.

Anda dapat berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis di nomor 0821-1141-0672/021-6231-3337 (telepon/SMS/WA) atau melalui link layanan konsultasi. Dapatkan promo menarik setiap bulannya untuk berbagai layanan kecantikan di Klinik Pandawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

klinik-pandawa-logo-white.png

Tanya Dokter sekarang

Konsultasikan keluhanmu
dengan Dokter Kami yang Berpengalaman